Real Madrid dilaporkan berencana untuk mengaktifkan klausul pembelian kembali untuk gelandang muda Nico Paz dari Como. Langkah ini akan membawa Paz kembali ke Santiago Bernabeu menjelang musim 2026-2027. Namun, ada indikasi bahwa Madrid mungkin akan segera menjual kembali pemain tersebut.
Paz, yang saat ini berusia 21 tahun, telah membela Como sejak musim panas 2024. Penampilannya di Serie A musim lalu cukup menonjol, dengan mencetak 12 gol dan memberikan tujuh assist dalam 35 pertandingan. Kontraknya dengan Como masih berlaku hingga musim panas 2028, namun Real Madrid memiliki klausul pembelian kembali yang dapat diaktifkan hingga musim panas 2027.
Detail Klausul Pembelian Kembali
Menurut berbagai sumber, Real Madrid akan mengeluarkan 9 juta Euro untuk mengaktifkan klausul pembelian kembali Nico Paz. Klausul ini sudah ada sejak kesepakatan penjualan Paz pada tahun 2024. Struktur klausul tersebut menetapkan harga rilis yang berbeda untuk setiap musim panas: 8 juta Euro untuk musim panas 2025, 9 juta Euro untuk musim panas 2026, dan 10 juta Euro untuk musim panas 2027.
Meskipun Real Madrid akan membawa kembali Paz, laporan menunjukkan bahwa sang gelandang muda tidak termasuk dalam rencana tim untuk musim depan. Real Madrid dikabarkan akan menjual Paz dengan harga yang lebih tinggi. Harga yang dipatok Madrid untuk Paz diperkirakan mulai dari 60 juta Euro.
Nilai pasar Nico Paz saat ini disepakati pada angka 120 juta Euro. Dalam kesepakatan sebelumnya, Como diwajibkan membayar 60 juta Euro untuk 50 persen hak kepemilikan pemain, yang akan dicicil selama empat tahun untuk menghindari sanksi Financial Fair Play (FFP). Pada saat yang sama, Real Madrid mengantongi opsi pembelian kembali dengan nilai 80 juta Euro, yang menurut pakar transfer Gianluca Di Marzio, baru akan berlaku untuk bursa transfer musim panas 2027.
Dinamika Transfer dan Minat Klub Lain
Awalnya, Real Madrid berniat mengaktifkan opsi pembelian kembali pada musim panas ini untuk kemudian menjualnya kembali dengan target keuntungan sekitar 70 juta Euro. Namun, transaksi berantai semacam itu, yang dikenal sebagai transfer “jembatan”, dilarang oleh FIFA dan berisiko terkena sanksi. Hal ini secara otomatis menutup peluang Inter Milan yang sebelumnya difavoritkan untuk memboyongnya.
Sikap proaktif Nico Paz juga menjadi faktor penting. Pemain berusia 21 tahun itu dilaporkan tidak tertarik untuk bergabung dengan proyek skuad baru yang sedang dibangun oleh pelatih Jose Mourinho di ibu kota Spanyol. Penolakan ini membuat manajemen Real Madrid harus mengubah strategi mereka.
Como, meskipun akan menerima keuntungan finansial dari penjualan Paz, merasa frustrasi karena harus kehilangan pemain yang telah mereka kembangkan. Mereka membeli Paz seharga 6 juta Euro pada tahun 2024 dan kini menerima 158,4 miliar Rupiah. Real Madrid juga masih mengantongi hak 50 persen dari nilai penjualan Paz di masa depan, sebuah klausul yang sempat membuat CEO Como, Carlalberto Ludi, mencoba menegosiasikan ulang.
Kasus Nico Paz ini menjadi contoh bagaimana Real Madrid memanfaatkan klausul pembelian kembali dan bagi hasil saat melepas talenta akademi mereka ke klub lain. Semua dokumen dan proses formal wajib dirampungkan sebelum tenggat waktu kontrak pada tanggal 30 Mei mendatang.
Read Also
Source: sport.detik.com










