Real Madrid telah mengumumkan keputusannya terkait masa depan Nico Paz kepada Como 1907, menjadikannya salah satu pemain yang paling diminati di bursa transfer Eropa. Klub asal Madrid tersebut telah mengaktifkan klausul pembelian kembali untuk Paz dari Como 1907.
Langkah ini dilakukan setelah kunjungan direktur olahraga Como, Ludi, ke Spanyol untuk menegosiasikan ulang persyaratan agar gelandang serang asal Argentina tersebut tetap berada di bawah asuhan Cesc Fabregas. Namun, negosiasi tersebut tidak membuahkan hasil. Jika Cesc Fabregas ingin mempertahankan Nico Paz, Como perlu mengeluarkan dana yang signifikan.
Keputusan Real Madrid dan Klausul Pembelian Kembali
Real Madrid secara resmi mengaktifkan klausul pembelian kembali Nico Paz dari Como 1907. Dana sekitar sembilan juta euro disiapkan oleh Real Madrid untuk membawa pulang Paz. Rencana transfer ini dijadwalkan untuk musim panas 2026.
Pakar transfer asal Italia, Fabrizio Romano, menyatakan bahwa manajemen Real Madrid telah memberitahu Como mengenai langkah ini. Meskipun demikian, Como masih memiliki opsi untuk membeli kembali Paz, namun dengan harga yang jauh lebih tinggi, mencapai 60 juta euro, jika dilakukan sebelum batas waktu yang ditentukan pada Senin, 29 Juni 2026. Jika melewati batas waktu tersebut, harga Paz bisa menjadi lebih tinggi lagi.
Klausul dalam kesepakatan juga memungkinkan Como menerima kompensasi sebesar 10 juta euro jika Real Madrid tidak mengeksekusi pembelian kembali Paz hingga batas waktu yang ditentukan. Namun, Real Madrid tetap memiliki opsi untuk menjual Paz ke klub lain jika kesepakatan dengan Como tidak tercapai.
Minat dari Klub Lain dan Potensi Lelang
Real Madrid berencana untuk melepas pemain muda ini kepada penawar tertinggi. Hal ini juga didasari oleh kebutuhan Los Blancos akan likuiditas segera untuk diinvestasikan kembali dalam transfer pemain baru. Solusi terbaik bagi semua pihak tampaknya adalah transfer permanen agar Paz dapat membuktikan kemampuannya.
Inter Milan telah lama menunjukkan apresiasi terhadap kualitas Nico Paz. Pemain ini dianggap mampu menciptakan keunggulan jumlah pemain dari lini tengah ke depan, sesuatu yang dicari oleh klub Nerazzurri untuk membuat permainan mereka lebih tak terduga dan keluar dari pola 3-5-2 yang biasa mereka gunakan. Kedekatan antara wakil presiden Inter, Javier Zanetti, dan ayah Nico Paz menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan.
Selain itu, Inter dan Real Madrid telah menjalin kontak dalam beberapa pekan terakhir terkait transfer Dumfries, dengan Real Madrid telah menyetujui untuk membayar klausul pelepasan. Presiden Inter, Marotta, juga baru-baru ini mengunjungi ibu kota Spanyol untuk bertemu Florentino Perez dan menyatakan minatnya pada beberapa pemain Real Madrid yang berpotensi dilepas. Tidak menutup kemungkinan nama Nico Paz juga dibahas dalam kesempatan tersebut. Nerazzurri, yang baru saja kehilangan peluang untuk mendatangkan Palestra, kini mungkin akan mempertimbangkan untuk menginvestasikan kembali dana tersebut dan mencoba merealisasikan transfer besar, mungkin dengan membiayainya melalui penjualan pemain yang telah direncanakan.
Hipotesis lain yang berkembang adalah bahwa Liga Premier mungkin menjadi kompetisi ideal untuk memaksimalkan keuntungan dari penjualan Paz. Arsenal, Chelsea, dan Manchester City disebut-sebut berada di barisan terdepan, karena tim-tim tersebut dilatih oleh manajer yang menyukai pemain-pemain dengan karakteristik seperti Paz untuk ditempatkan di lini tengah ke depan. Mengingat potensi ekonomi yang sangat besar di liga Inggris, klub-klub lain di liga tersebut juga bisa menunjukkan minat kepada Real Madrid.
Real Madrid bisa mendapatkan uang hingga 60 juta euro jika Como sepakat untuk membelinya paling lambat Senin, 29 Juni 2026.
Source: goal.com



