Perubahan Skuad Timnas Voli Putra Indonesia
Timnas Voli Putra Indonesia telah mengumumkan perubahan komposisi pemain menjelang putaran kedua turnamen SEA V Cup 2026. Perubahan ini dilakukan setelah Doni Haryono, salah satu pilar utama tim, mengalami cedera. Posisinya kini akan digantikan oleh Luvi Febrian Nugraha, seorang outside hitter muda potensial.
Pergantian pemain ini dikonfirmasi melalui pernyataan tertulis dari akun Instagram resmi Indonesian Volleyball. Disebutkan bahwa rotasi skuad ini terpaksa dilakukan karena Doni harus menjalani pemulihan cedera bahu yang serius. Tim medis merekomendasikan Doni untuk beristirahat total guna mempercepat proses penyembuhan otot yang bermasalah.
Kehilangan Doni Haryono dianggap sebagai pukulan telak bagi strategi permainan yang telah disusun oleh jajaran pelatih di bawah komando Reidel Toiran. Pengalaman internasional yang dimiliki Doni selama ini kerap menjadi tumpuan utama dalam mendulang poin di pertandingan-pertandingan krusial.
Harapan pada Pemain Baru dan Tantangan di Leg Kedua
Meskipun demikian, kehadiran Luvi Febrian Nugraha diharapkan mampu membawa warna baru dan daya gedor segar di posisi menyerang. Pemain muda yang berasal dari klub Bodyguard Headquarter (BHQ) atau Bhayangkara ini dikenal memiliki keunggulan pada jangkauan loncatan yang tinggi, yang bisa menjadi aset berharga bagi tim.
Timnas Voli Putra Indonesia membutuhkan angin segar setelah menelan kekalahan di final leg pertama SEA V Cup. Pada pertandingan final di Candon City Arena, Filipina, tim harus mengakui keunggulan Kamboja dengan skor 2-3 (23-25, 26-28, 25-23, 25-22, 11-15). Kekalahan ini membuat Indonesia harus puas menjadi runner-up di leg pertama.
Asisten pelatih Timnas Indonesia, Nur Widayanto, menyoroti beberapa pekerjaan rumah bagi tim. Menurutnya, mental Kamboja sedang meningkat setelah kemenangan mereka melawan Thailand. Selain itu, Nur Widayanto juga mengidentifikasi masalah dalam penyelesaian serangan dan penerimaan bola pertama yang belum maksimal.
Dalam pertandingan final leg pertama, Kamboja tampil agresif sejak set pertama, membuat Indonesia kesulitan keluar dari tekanan. Meskipun Tim Merah Putih sempat bangkit dan memangkas jarak angka di akhir set pertama, Kamboja berhasil mempertahankan keunggulan dan menutup set pembuka dengan kemenangan 25-23.
Memasuki set kedua, Indonesia bermain lebih efektif, namun Kamboja tetap mampu memetik kemenangan 28-26. Dalam kondisi tertinggal dua set, Indonesia menunjukkan respons positif di set ketiga dan berhasil mengamankan set tersebut dengan skor 25-23. Di set keempat, Indonesia terus mendikte permainan dan memaksa pertandingan berlanjut ke set kelima setelah menang 25-22.
Namun, di set penentuan, Kamboja kembali menunjukkan permainan terbaiknya. Mereka langsung membuka keunggulan dan mampu menjaga jarak hingga menutup pertandingan dengan kemenangan 15-11. Kemenangan ini mengantarkan Kamboja menjadi juara SEA V Cup 2026 leg pertama. Kamboja secara mengejutkan menumbangkan dua kekuatan besar di Asia Tenggara, yaitu Indonesia dan Thailand.
Nur Widayanto juga menyoroti kelemahan pertahanan Indonesia yang masih kerap tembus dalam mengantisipasi pola serangan Kamboja. Meskipun pola serangan lawan sebenarnya cukup mudah dibaca, koordinasi blocker Indonesia dinilai kurang optimal. Serangan Kamboja yang monoton ke arah outside hitter di posisi empat masih bisa menembus pertahanan Indonesia karena blocker kurang sabar menunggu dan kurang rapat.
Selanjutnya, SEA V Cup 2026 akan berlanjut ke leg kedua yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta International Velodrome, Jakarta, pada 22-26 Juli mendatang. Indonesia tergabung di Pool A bersama Filipina dan Kamboja.
Persiapan Menuju Leg Kedua
Dengan adanya perubahan skuad dan evaluasi dari leg pertama, Timnas Voli Putra Indonesia diharapkan dapat tampil lebih baik di leg kedua. Kehadiran Luvi Febrian Nugraha diharapkan dapat mengisi kekosongan yang ditinggalkan Doni Haryono dan memberikan kontribusi positif bagi tim.
Fokus utama tim saat ini adalah memperbaiki kelemahan-kelemahan yang terlihat di leg pertama, terutama dalam hal penyelesaian serangan, penerimaan bola pertama, dan koordinasi pertahanan. Pelatih Reidel Toiran dan jajaran stafnya akan bekerja keras untuk memastikan tim siap menghadapi tantangan di kandang sendiri.
Pertandingan di Jakarta International Velodrome akan menjadi kesempatan bagi Timnas Voli Putra Indonesia untuk membalas kekalahan di leg pertama dan menunjukkan performa terbaik mereka di hadapan publik sendiri. Turnamen ini akan berlangsung dari 22 hingga 26 Juli.
Read Also
Source: cnnindonesia.com










