wartawarganews

Latest News, Stories and Updates from Citizens

Prancis incar juara grup di Piala Dunia 2026 untuk keuntungan logistik

Prancis Bidik Juara Grup demi Hindari Perjalanan Jauh di Piala Dunia 2026 - detikTravel

Timnas Prancis menargetkan kemenangan dalam pertandingan terakhir Grup I Piala Dunia 2026 melawan Norwegia. Tujuan utama adalah mengamankan posisi juara grup, yang akan memberikan keuntungan signifikan dalam hal logistik perjalanan di babak gugur.

Kedua tim, Prancis dan Norwegia, telah memastikan lolos ke babak 16 besar setelah memenangkan dua pertandingan awal mereka. Namun, Prancis hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjadi juara grup karena unggul dalam selisih gol.

Keuntungan Juara Grup

Asisten Pelatih Prancis, Guy Stephan, menjelaskan bahwa finis di puncak klasemen akan memberikan keuntungan ganda, baik dari sisi perjalanan maupun kondisi cuaca. Stephan sementara menggantikan Didier Deschamps, yang kembali ke Prancis untuk menghadiri pemakaman ibunya.

Menurut Stephan, Deschamps dan seluruh pemain menginginkan posisi juara grup karena perbedaan logistik yang akan sangat terasa. Jika finis sebagai runner-up, waktu perjalanan ke kota-kota tujuan berikutnya akan jauh lebih lama, ditambah lagi dengan faktor suhu yang perlu dipertimbangkan. Menjadi juara grup dianggap sebagai hasil terbaik untuk tim.

Jika berhasil menjadi juara Grup I, Prancis dapat tetap bermarkas di wilayah timur laut Amerika Serikat hingga babak perempat final. Sebaliknya, tim yang finis sebagai runner-up harus melakukan perjalanan ke Dallas, Miami, dan Atlanta untuk pertandingan berikutnya, yang tentunya akan lebih melelahkan.

Stephan juga menyebutkan bahwa Didier Deschamps diperkirakan akan kembali ke Boston pada Jumat malam atau Sabtu dini hari setelah pemakaman ibunya.

Kondisi Tim dan Persiapan Lawan Norwegia

Dalam pertandingan melawan Norwegia, bek William Saliba dipastikan absen. Sementara itu, penyerang Marcus Thuram masih mengalami cedera pada betisnya.

Gelandang Prancis, Aurelien Tchouameni, mengakui bahwa kepergian sementara Deschamps memberikan dampak bagi tim. Pemain Real Madrid itu menyatakan bahwa situasi ini merupakan momen yang berat bagi semua orang, baik bagi pelatih maupun bagi para pemain. Meskipun demikian, tim berusaha menjalani semuanya senormal mungkin dan fokus untuk membuat pelatih bangga dengan memenuhi tugas yang diberikan.

Pertandingan antara Prancis dan Norwegia juga diprediksi akan menarik perhatian karena mempertemukan dua penyerang top yang bersaing dalam perebutan sepatu emas Piala Dunia 2026. Kylian Mbappe dari Prancis dan Erling Haaland dari Norwegia sama-sama telah mencetak empat gol dari dua pertandingan, hanya terpaut satu gol dari Lionel Messi. Stephan mewaspadai Haaland, menyatakan bahwa penyerang tersebut bisa mencetak gol kapan saja dan kelengahan sedikit saja bisa berakibat fatal.

Strategi Norwegia

Di sisi Norwegia, pelatih Stale Solbakken dikabarkan akan merombak total susunan pemainnya menjelang laga terakhir fase grup melawan Prancis. Laporan dari L’Équipe dan berbagai sumber di Norwegia menyebutkan bahwa Erling Haaland akan memulai pertandingan dari bangku cadangan.

Meskipun Norwegia berhasil memenangkan dua pertandingan grup pertama melawan Irak dengan skor 4-1 dan Senegal dengan skor 3-2, pertandingan melawan Prancis diperkirakan akan jauh lebih sulit. Media Prancis melaporkan bahwa Solbakken akan menurunkan susunan pemain yang berbeda dengan sepuluh nama baru dibandingkan saat melawan Senegal, termasuk mencadangkan Haaland.

Haaland akan digantikan oleh mantan penyerang FC Groningen, Jørgen Strand Larsen. Lini serang Norwegia akan dilengkapi oleh Andreas Schjelderup dan Oscar Bobb. Satu-satunya pemain yang akan menjadi starter untuk ketiga kalinya berturut-turut saat melawan Prancis adalah mantan pemain Feyenoord, Fredrik Aursnes, gelandang Benfica yang dianggap tak tergantikan bagi Solbakken.

Pemenang Grup I akan menghadapi Swedia di babak berikutnya, sementara tim peringkat kedua akan berhadapan dengan Pantai Gading.

Read Also

Source: travel.detik.com