Dominasi Spanyol di Piala Dunia 2026
Tim nasional Spanyol berhasil meraih gelar juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina di final. Pertandingan tersebut berlangsung di MetLife Stadium, East Rutherford.
Selain gelar juara tim, para pemain Spanyol juga mendominasi penghargaan individual. Tiga penghargaan bergengsi, yaitu Pemain Terbaik, Kiper Terbaik, dan Pemain Muda Terbaik, berhasil disapu bersih oleh tim berjuluk La Roja tersebut.
Rodri dinobatkan sebagai pemain terbaik
Rodrigo Hernandez, atau yang dikenal sebagai Rodri, kapten tim Spanyol, dinobatkan sebagai Pemain Terbaik turnamen dan meraih trofi Golden Ball. Penghargaan ini menegaskan kualitas Rodri yang sebelumnya juga memenangkan Ballon d’Or 2024. Medali perak untuk Pemain Terbaik diberikan kepada Lionel Messi, sementara medali perunggu diraih oleh Kylian Mbappe.
Rodri, seorang gelandang bertahan, tampil gemilang dalam delapan pertandingan Spanyol di Piala Dunia 2026. Meskipun tidak mencetak gol atau memberikan assist, ia menjadi motor utama tim dalam membangun serangan dan pertahanan. Rodri tercatat melakukan 105 operan dengan tingkat keberhasilan 96 persen di final, dan total 799 operan dengan tingkat kesuksesan 93 persen sepanjang turnamen, menjadikannya pemain dengan operan terbanyak di Piala Dunia 2026.

Dalam aspek pertahanan, Rodri memenangkan 80 persen duel di laga puncak. Sejak babak penyisihan hingga semifinal, ia menjadi lapisan pertama pertahanan Spanyol yang efektif, berkontribusi pada rekor tim yang hanya kebobolan satu gol sepanjang edisi 2026. Dari 50 duel dengan lawan, ia memenangkan 30 di antaranya, dan bahkan lebih dominan dalam pertarungan udara dengan tingkat kemenangan 79 persen.
Sebagai gelandang bertahan, Rodri juga aktif menginisiasi serangan, melakukan 21 upaya penetrasi garis pertahanan lawan dengan keberhasilan 90 persen. Persentase ini hanya sedikit di bawah penyerang Spanyol, Lamine Yamal, yang melakukan 36 penetrasi.
Penghargaan individual lainnya
Selain Rodri, kiper Spanyol Unai Simon juga meraih penghargaan Golden Glove sebagai Kiper Terbaik. Simon hanya kebobolan satu gol dari delapan pertandingan di Piala Dunia 2026. Ia mencatat rekor tujuh pertandingan tanpa kebobolan, yang merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah Piala Dunia. Prestasi ini mengulang pencapaian seniornya, Iker Casillas, saat Spanyol menjuarai Piala Dunia 2010.

Sebelum pertandingan perempat final melawan Belgia, Simon menjaga gawang Spanyol selama 649 menit tanpa kebobolan. Satu-satunya gol yang bersarang ke gawangnya dicetak oleh penyerang Belgia, Charles De Ketelaere, dalam pertandingan yang berakhir 2-1 untuk kemenangan Spanyol.
Pemain muda Pau Cubarsi, bek tengah dari Barcelona, terpilih sebagai Pemuda Terbaik. Cubarsi menjadi bek pertama yang memenangkan penghargaan ini sejak pertama kali dianugerahkan pada tahun 2006. Bersama Aymeric Laporte, Cubarsi menjadi perisai utama pertahanan Spanyol dan tidak pernah melakukan kesalahan fatal dalam delapan pertandingan yang dimainkannya.
Satu-satunya gelar individual yang tidak diraih oleh pemain Spanyol adalah Golden Boot atau pencetak gol terbanyak, yang jatuh kepada Kylian Mbappe dari Prancis. Mbappe mencetak total 10 gol, mengungguli Messi yang mencetak delapan gol. Ini merupakan mahkota kedua bagi Mbappe setelah sebelumnya meraihnya pada edisi 2022 di Qatar.

Rodri menyatakan bahwa keberhasilan ini terasa seperti skenario yang sempurna dan ia tidak menyangka. Ia berharap generasi muda dapat melihat perjalanannya sebagai pelajaran untuk mengatasi kesulitan, merujuk pada cedera ACL yang sempat dialaminya pada tahun 2024. Rodri kini masuk dalam daftar elite pemain yang pernah memenangkan Piala Dunia, Ballon d’Or, Liga Champions, dan turnamen kontinental, mengikuti jejak nama-nama besar seperti Franz Beckenbauer, Gerd Mueller, Zinedine Zidane, Rivaldo, Ronaldinho, dan Lionel Messi.
Di level klub, Rodri telah memenangkan empat gelar Premier League bersama Manchester City, serta Liga Champions, Piala Dunia Antarklub, Piala Super Eropa, Piala FA, dan Carabao Cup. Keberhasilan ini semakin melengkapi koleksi gelarnya di level individu dan tim.
Read Also
Source: sport.detik.com










