wartawarganews

Latest News, Stories and Updates from Citizens

Kericuhan Pecah di Buenos Aires Setelah Argentina Kalah di Final Piala Dunia

Argentina Gagal Juara Piala Dunia, Suporter Bentrok dengan Polisi

Kericuhan terjadi di Buenos Aires, Argentina, setelah tim nasional sepak bola negara itu mengalami kekalahan di final Piala Dunia. Insiden tersebut melibatkan bentrokan antara para suporter dan personel kepolisian di jalanan ibu kota, yang mengakibatkan penangkapan sejumlah individu.

Ribuan suporter berkumpul di jalanan ibu kota untuk menyaksikan pertandingan final Piala Dunia pada Minggu (19/7). Mereka berharap untuk melihat tim mereka mempertahankan trofi, namun harus menghadapi kekecewaan setelah Argentina kalah dari Spanyol dalam pertandingan final yang berlangsung di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat.

Bentrokan di Ibu Kota

Suasana di Buenos Aires, yang awalnya kondusif, berubah menjadi kerusuhan antara polisi dan suporter yang kecewa pada Minggu (19/7) malam. Bentrokan dilaporkan terjadi di sekitar Obelisk, sebuah monumen nasional yang sering menjadi lokasi acara-acara penting.

Menurut laporan surat kabar Argentina, Infobae, sekelompok suporter mencoba menerobos barikade yang dipasang untuk melindungi monumen. Kekacauan berlangsung selama beberapa waktu, dengan sejumlah orang melemparkan botol kaca dan benda-benda lain ke arah polisi.

Polisi merespons dengan menembakkan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan kerumunan. Infobae melaporkan bahwa setidaknya orang ditangkap terkait insiden tersebut. Beberapa warga sipil dan personel kepolisian dilaporkan mengalami luka-luka akibat bentrokan.

Bentrokan mereda setelah personel kepolisian bergerak maju dari Jalan Corrientes ke Jalan Belgrano dan terus bergerak ke selatan, menyebabkan kerumunan mundur. Foto-foto yang beredar menunjukkan puing-puing berserakan di jalanan ibu kota Argentina, serta polisi antihuru-hara yang membawa tameng dan pentungan.

Reaksi Pemain dan Pelatih

Di sisi lain, pemain timnas Spanyol, Dani Olmo, menanggapi sikap tim Argentina yang membelakangi panggung saat penyerahan trofi Piala Dunia. Olmo menyatakan bahwa ia tidak terlalu mempedulikan tindakan tersebut.

Menurut pemain Barcelona ini, yang terpenting adalah nilai-nilai yang ingin disampaikan. Ia menekankan bahwa para pemain adalah contoh bagi banyak generasi dan berharap timnas Argentina juga demikian. Olmo menambahkan bahwa timnya akan menikmati gelar juara.

Pertandingan final Piala Dunia memang penuh drama. Ferran Torres menjadi pahlawan kemenangan bagi Spanyol setelah memanfaatkan umpan dari Nico William Junior di babak tambahan waktu.

Sementara itu, pelatih timnas Argentina, Lionel Scaloni, tidak dapat menahan air matanya dalam konferensi pers setelah kekalahan timnya. Momen emosional ini terjadi di luar Stadion MetLife pada Minggu (19/7) malam.

Scaloni, yang berusia , terpaksa menyudahi sesi konferensi pers lebih awal. Ia meminta maaf kepada para jurnalis dan meninggalkan ruangan sambil meratapi lepasnya takhta juara bertahan. Ia sempat mengungkapkan betapa beratnya beban dan perjuangan untuk bisa kembali mencapai partai puncak turnamen sepak bola terbesar di dunia ini.

Kontrak Scaloni dengan Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) akan berakhir pada Desember mendatang. Ia menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan sisa kontrak tersebut.

Read Also

Source: news.detik.com