wartawarganews

Latest News, Stories and Updates from Citizens

Uruguay pulang dengan penerbangan komersial setelah tersingkir di Piala Dunia 2026

Uruguay Pulang 'Ngecer' usai Tersingkir Cepat di Piala Dunia 2026

Tim nasional Uruguay menghadapi perjalanan pulang yang tidak biasa setelah tersingkir lebih awal dari fase grup Piala Dunia 2026. Setelah gagal melaju ke babak 32 besar, skuad asuhan Marcelo Bielsa ini akan kembali ke Montevideo menggunakan penerbangan komersial biasa, bukan pesawat sewaan yang semula direncanakan.

Pembatalan pesawat sewaan oleh Federasi Sepak Bola Uruguay (AUF) berarti para pemain, termasuk Rodrigo Bentancur, akan kembali secara bertahap dalam beberapa kloter penerbangan komersial. Situasi ini menandai berakhirnya partisipasi Uruguay di turnamen tersebut, di mana mereka menjadi satu-satunya wakil Amerika Selatan yang gagal lolos ke babak selanjutnya.

Perjalanan sulit di fase grup

Uruguay tergabung dalam Grup H bersama Spanyol, Tanjung Verde, dan Arab Saudi. Meskipun awalnya dijagokan untuk lolos, setidaknya sebagai runner-up, La Celeste justru finis di posisi ketiga tanpa meraih satu pun kemenangan. Performa mereka di fase grup mengecewakan banyak pihak.

Pertandingan pertama mereka berakhir imbang 1-1 melawan Arab Saudi, diikuti hasil seri 2-2 saat menghadapi Tanjung Verde. Dalam laga pamungkas grup, Uruguay menelan kekalahan 0-1 dari Spanyol. Dengan hanya mengumpulkan dua poin, Uruguay gagal melaju ke fase gugur karena tidak termasuk dalam delapan tim peringkat ketiga terbaik.

Kekalahan dari Spanyol terjadi di Guadalajara, Meksiko, di mana Rodri bermain penuh selama 90 menit untuk Spanyol. Gol tunggal Spanyol dicetak pada menit ke-42 oleh Álex Baena, menyusul kesalahan dari kiper veteran Uruguay, Fernando Muslera. Insiden ini menyebabkan Marcelo Bielsa mengganti Muslera pada babak pertama. Selain itu, gelandang Agustin Canobbio juga diusir keluar lapangan di akhir pertandingan karena pelanggaran keras terhadap Pau Cubarsi.

Ini adalah kali kedua secara beruntun Uruguay tersingkir di fase grup Piala Dunia, setelah mengalami nasib serupa pada edisi 2022. Saat itu, mereka juga menempati posisi ketiga di bawah Portugal dan Korea Selatan yang berhasil melangkah ke babak 16 besar.

Tanggung jawab dan reaksi

Pelatih Marcelo Bielsa menyatakan bertanggung jawab penuh atas kegagalan timnya di Piala Dunia 2026. Ia mengungkapkan bahwa dukungan yang diberikan seorang manajer sepak bola di negara tempatnya bekerja selama tiga tahun tidak akan berarti apa-apa jika tidak diiringi dengan hasil yang memuaskan.

Sementara itu, kegagalan Uruguay memicu perdebatan mengenai peran beberapa pemain, termasuk kiper Fernando Muslera. Surat kabar AS melaporkan bahwa kesalahan-kesalahan Muslera dianggap krusial dalam tersingkirnya Uruguay, karena penampilannya tidak sesuai ekspektasi di babak penyisihan grup.

Muslera disebut-sebut menjadi penyebab gol yang masuk ke gawangnya saat melawan Arab Saudi, kemudian kebobolan dua kali saat menghadapi Tanjung Verde, dan kembali melakukan kesalahan pada gol Álex Baena yang berujung pada pergantiannya di jeda babak pertama. Agen kiper tersebut membela Muslera melalui media sosial, menyatakan bahwa sang kiper sangat marah pada dirinya sendiri dan sedih karena tidak dapat mewujudkan impian rakyat Uruguay. Beberapa jam sebelum pesan ini, Muslera telah mengumumkan pengunduran dirinya dari tim nasional.

FBL-WC-2026-MATCH66-URU-ESP
FBL-WC-2026-MATCH66-URU-ESP Credit: goal.com

Di sisi lain, Spanyol berhasil memuncaki Grup H dan akan menghadapi Austria atau Aljazair di babak 32 besar pada Jumat, 3 Juli. Sementara itu, tim-tim lain juga telah memastikan tempat di babak gugur. Belgia, dengan Jeremy Doku bermain selama 56 menit, mengalahkan Selandia Baru 5-1 untuk memuncaki Grup G dan akan menghadapi tim peringkat ketiga yang belum ditentukan pada Rabu, 1 Juli. Di grup yang sama, Mesir finis kedua setelah bermain imbang 1-1 dengan Iran, dan akan menghadapi Australia di babak 32 besar pada Sabtu, 4 Juli.

Dampak dan perjalanan pulang

Keputusan untuk membatalkan pesawat sewaan dan menggunakan penerbangan komersial biasa menunjukkan dampak langsung dari kegagalan Uruguay di turnamen tersebut. Para pemain akan pulang secara terpisah, yang berbeda dari kebiasaan tim yang kembali bersama-sama setelah turnamen besar.

Situasi ini menjadi sorotan, mengingat Uruguay adalah satu-satunya tim dari Amerika Selatan yang tidak berhasil melaju ke babak sistem gugur. Perjalanan pulang yang ‘ngecer’ ini menjadi penutup dari kampanye Piala Dunia 2026 yang mengecewakan bagi La Celeste.

Read Also

Source: sport.detik.com