Evaluasi Marcelo Bielsa terhadap Kinerja Uruguay
Marcelo Bielsa, pelatih tim nasional Uruguay, menyatakan bahwa ia tidak merasa telah meninggalkan kesan positif bagi sepak bola Uruguay setelah timnya tersingkir dari Piala Dunia 2026. Pernyataan ini muncul setelah La Celeste mengakhiri perjalanan mereka di turnamen tersebut dengan hanya mengumpulkan dua poin dari tiga pertandingan di Grup H.
Uruguay memulai kampanye mereka dengan hasil imbang 1-1 melawan Arab Saudi, diikuti dengan hasil imbang 2-2 melawan Cape Verde. Pada pertandingan penentuan, Uruguay kalah 0-1 dari Spanyol, yang membuat mereka gagal melaju ke babak 32 besar, bahkan melalui jalur peringkat ketiga terbaik.
Bielsa secara terbuka menyalahkan dirinya atas kegagalan tim. Ia merasa bahwa kontribusinya selama tiga tahun melatih tidak membuahkan hasil yang signifikan. Menurutnya, finis di posisi keempat dalam kualifikasi dan posisi ketiga di Copa America tidak memiliki banyak arti jika tidak ada pencapaian yang lebih besar.
Perjalanan Uruguay di Piala Dunia 2026
Uruguay, yang saat ini berada di peringkat ke-19 dalam peringkat FIFA, menjadi tim dengan peringkat tertinggi yang tersingkir dari turnamen ini. Kegagalan ini mengulang sejarah pada Piala Dunia 1962, 1974, dan 2002, di mana mereka juga tidak mampu lolos dari fase grup.
Dalam pertandingan terakhir melawan Spanyol di Stadion Akron, Guadalajara, Meksiko, Uruguay ditumbangkan 0-1. Gol tunggal Spanyol dicetak oleh Alex Baena pada menit ke-42. Spanyol menunjukkan dominasi penguasaan bola dengan 53 persen dan melakukan 635 umpan sepanjang laga, dengan 575 di antaranya berhasil.

Meskipun Uruguay memiliki enam percobaan tembakan, hanya satu yang tepat sasaran. Kiper Uruguay, Fernando Muslera, sempat menepis tendangan Baena, namun bola tetap masuk ke gawang. Hasil ini memastikan Spanyol melaju ke babak 32 besar sebagai juara Grup H dengan tujuh poin, diikuti oleh Cape Verde di posisi kedua dengan tiga poin.
Tanggapan Pelatih Spanyol dan Kondisi Pemain
Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, menyatakan kepuasannya terhadap penampilan timnya setelah kemenangan atas Uruguay. Ia memuji kekompakan tim yang hanya kebobolan sedikit gol dan mampu mencetak banyak gol. De la Fuente juga menegaskan bahwa timnya akan terus tampil dengan performa yang sama di babak gugur.
Mengenai strategi taktis, De la Fuente menjelaskan bahwa Spanyol tidak akan mengubah konsep permainan mereka, meskipun mungkin ada penyesuaian posisi pemain karena kekurangan pemain di sayap. Ia juga menyebutkan bahwa timnya memiliki pemain cadangan yang mampu beradaptasi dengan berbagai posisi.
De la Fuente juga memberikan kabar mengenai kondisi fisik pemainnya, menyebutkan bahwa Nico Williams mengalami sedikit ketidaknyamanan, kemungkinan karena kelelahan. Ia juga mengungkapkan kesedihan atas kondisi Yeremi Pino, yang mungkin absen di Piala Dunia.
Spanyol akan menghadapi peringkat kedua Grup J pada 2 Juli di Stadion SoFi, Inglewood, California, Amerika Serikat.
Read Also
Source: sport.detik.com










