Meskipun penjualan meningkat, laba bersih ICBP justru mengalami penurunan 3% pada kuartal I-2026. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) mencatat laba bersih sebesar Rp2,57 triliun. Penjualan neto konsolidasi ICBP naik 8% menjadi Rp21,72 triliun.
Fakta kunci:
- Laba usaha ICBP turun 10% menjadi Rp4,62 triliun dari Rp5,15 triliun pada kuartal I-2025.
- Segmen mie instan, termasuk produk Indomie, menyumbang Rp15,72 triliun dari total penjualan.
- Marjin laba usaha ICBP tercatat di kisaran 21,3%.
- Penjualan domestik mencapai Rp15,47 triliun.
- Total aset ICBP meningkat menjadi Rp140,15 triliun per Maret 2026.
Anthoni Salim, CEO ICBP, menyatakan bahwa perusahaan mengawali tahun 2026 dengan kinerja yang baik. “ICBP terus memberikan penjualan yang meningkat dan mempertahankan marjin profitabilitas yang sehat,” ujarnya. Namun, meskipun ada peningkatan dalam penjualan, laba bersih menunjukkan tren negatif.
Observasi menunjukkan bahwa sektor makanan mengalami tekanan. Kenaikan biaya produksi dan persaingan ketat dapat mempengaruhi marjin laba di masa depan. Para analis akan memantau perkembangan ini dengan cermat.














