BPK RI melakukan pemeriksaan rutin terhadap 100 kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten Barito Selatan di Kalimantan Tengah. Pemeriksaan ini berlangsung selama 2 hari, bertujuan untuk mengetahui keberadaan, kelayakan, dan surat-menyurat kendaraan dinas.
Kendaraan yang dalam kondisi rusak berat akan dilelang. Pemkot Tanjungbalai juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melunasi pajak kendaraan dinas.
Fakta penting mengenai pemeriksaan:
- Pemeriksaan dilakukan oleh BPK RI untuk tertib administrasi.
- Kendaraan yang mati pajak akan dicek oleh tim khusus di Pemkot Tanjungbalai.
- Kendaraan dinas TNI AD terlibat dalam insiden melawan arus di Jakarta.
Brigjen Donny Pramono menjelaskan bahwa kendaraan dinas TNI AD terjebak dalam kemacetan. Dia menyatakan bahwa mereka berkomitmen untuk menindak tegas jika ditemukan pelanggaran prosedur berlalu lintas.
Khristianto Yudha dari BPK menegaskan pentingnya pemeriksaan ini. “Oleh karena itu semua kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang terdaftar pada aset daerah, semuanya dikumpulkan dan diperiksa,” ujarnya.
Muhammad Fadly Abdina dari Pemkot Tanjungbalai menambahkan, “Nanti kita akan sisir semua kendaraan yang merupakan aset milik pemkot untuk dicek satu per satu.”
Pemeriksaan ini adalah bagian dari upaya untuk memastikan validitas data kendaraan dan kepatuhan terhadap pajak. Insiden lalu lintas yang melibatkan kendaraan dinas menunjukkan perlunya perhatian lebih terhadap penggunaan dan pengelolaan kendaraan operasional ini.













