Barito Pacific Tbk, yang dikenal dengan kode saham BRPT, mencatat laba bersih sebesar US$271 juta pada kuartal pertama tahun 2026. Ini merupakan kenaikan sebesar 803% dibandingkan tahun lalu di tengah ketidakpastian pasar energi global.
Pendapatan konsolidasi perusahaan mencapai US$2,57 miliar, tumbuh 232% dibandingkan tahun lalu. Pertumbuhan ini didorong oleh kinerja segmen petrokimia dan energi terbarukan. Segmen petrokimia berkontribusi besar dengan pendapatan mencapai US$2,404 miliar, naik 286,5% YoY.
Statistik Kinerja Keuangan:
- Laba bersih: US$271 juta (naik 803% YoY)
- Pendapatan konsolidasi: US$2,57 miliar (naik 232% YoY)
- EBITDA: US$567 juta (naik 288% YoY)
- Margin EBITDA: 22,06%
EBITDA perusahaan juga meningkat signifikan menjadi US$567 juta. Margin EBITDA naik dari 18,91% menjadi 22,06%. Rasio net debt to equity tetap stabil di angka 0,77x.
Agus Pangestu, Direktur Utama Barito Pacific, menyatakan bahwa kuartal pertama tahun ini berlangsung dalam kondisi yang sangat dinamis. Ia menambahkan bahwa perusahaan memasuki tahun ini dengan fondasi yang kuat dan didukung oleh kinerja operasional yang tangguh.
Pendapatan dari segmen energi mencapai US$165 juta, meningkat sebesar 10% dibandingkan tahun lalu. Total aset perusahaan tercatat mencapai US$17,619 miliar, naik sebesar 1,5%. Meskipun ada tantangan di pasar energi global, Barito Pacific menunjukkan kekuatan luar biasa dalam kinerjanya.














