Apakah PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) masih menarik bagi investor? Meskipun sahamnya melemah, perusahaan ini siap membagikan dividen final yang signifikan.
Dividen final untuk tahun buku 2025 mencapai US$ 64,54 juta. Ini setara dengan Rp 971 per saham. Cum date dividen jatuh pada 27 April 2026, sedangkan ex date pada 28 April 2026. Pembayaran dividen direncanakan pada 19 Mei 2026.
Saham ITMG mengalami penurunan 1,31% menjadi Rp 26.400 pada 24 April 2026. Dalam sebulan terakhir, saham ini anjlok hingga 10,51%. Meskipun demikian, potensi yield dividen finalnya sekitar 3,6%.
Rasio price to book value (PBV) saham ITMG tercatat sebesar 0,94 kali. Sementara itu, rasio price earning ratio (PER) berada di angka 9,48 kali. Nilai kapitalisasi pasar ITMG mencapai Rp 29,83 triliun.
Berdasarkan hasil RUPST yang digelar pada 17 April 2026, perusahaan sepakat untuk membagikan dividen tunai sebesar US$ 115 juta atau sekitar Rp 1,97 triliun. Keputusan ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk memberikan imbal hasil kepada pemegang saham.
Namun, investor harus mempertimbangkan kondisi pasar saat ini. Penurunan harga saham dapat mempengaruhi keputusan investasi mereka. Apakah mereka akan tetap berinvestasi di ITMG setelah pengumuman dividen?
Perusahaan terus berupaya meningkatkan laba bersih dan kinerja operasionalnya. Dengan langkah ini, mereka berharap dapat menarik kembali minat investor di Bursa Efek Indonesia.
Masih ada ketidakpastian mengenai bagaimana pasar akan merespons pengumuman dividen ini. Investor menunggu sinyal lebih lanjut dari manajemen perusahaan.
Saat ini, fokus utama adalah pada kinerja kuartal berikutnya dan dampaknya terhadap laba bersih perusahaan. RUPST mendatang juga akan menjadi momen penting untuk melihat arah kebijakan dividen di masa depan.














