“Boeing perlu ekosistem di sekitar Indonesia untuk mendukung operasi dan bisnis Boeing,” kata Tatacipta Dirgantara, perwakilan dari Boeing. Pada 4 Mei 2026, Boeing dan Institut Teknologi Bandung (ITB) meluncurkan program Boeing University Innovation Leadership Development (BUILD) untuk menghubungkan mahasiswa dan perusahaan rintisan dengan industri dirgantara global.
Program BUILD dirancang untuk membangun ekosistem inovasi kedirgantaraan di Indonesia. Program ini berlangsung dari Mei hingga September 2026. Tiga tim terbaik dalam program ini akan mendapatkan total pendanaan sebesar 12.500 dolar AS.
Boeing berperan sebagai jangkar yang memberikan pendampingan dan mentoring dalam program ini. “Melalui BUILD, Boeing berperan sebagai jangkar yang menghadirkan mentor dan membangun ekosistem, sehingga peluang keberhasilan inovasi hingga tahap hilirisasi menjadi lebih tinggi,” tambah Tatacipta.
Program ini terbuka bagi peserta di luar ITB. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem kedirgantaraan global. Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek, Dr. M. Fauzan Adziman, menyebut kolaborasi ini sebagai model ideal yang menghubungkan pendidikan tinggi dengan kebutuhan industri.
Fakta penting tentang program BUILD:
- Boeing dan ITB meluncurkan program pada 4 Mei 2026.
- Program berlangsung dari Mei hingga September 2026.
- Tiga tim terbaik mendapatkan total pendanaan sebesar 12.500 dolar AS.
- Kolaborasi diharapkan memperkuat posisi Indonesia dalam industri kedirgantaraan.
Potensi industri dirgantara di Indonesia dinilai sangat besar, tetapi belum didukung dengan ekosistem yang kuat. “Kolaborasi seperti ini tidak hanya memperkuat riset, tetapi juga membuka peluang lahirnya perusahaan rintisan dan ekosistem industri baru yang berdampak luas,” kata Indra Duivenvoorde, salah satu pembicara dalam acara tersebut.














