Kemenangan Dramatis Maroko atas Belanda
Timnas Maroko berhasil menyingkirkan Timnas Belanda dari Piala Dunia 2026 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Monterrey, Meksiko. Laga babak 16 besar tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1 selama 120 menit, sebelum Maroko mengamankan kemenangan 3-2 melalui adu penalti pada Selasa pagi WIB.
Dalam pertandingan tersebut, Belanda sempat unggul lebih dulu melalui gol dari Cody Gakpo. Namun, Maroko berhasil menyamakan kedudukan di masa injury time berkat gol Issa Diop.
Pemain Maroko, Noussair Mazraoui, menyatakan bahwa kemenangan atas Belanda merupakan hasil yang sangat besar. Ia menekankan pentingnya bagi tim untuk tetap rendah hati setelah pencapaian ini. Menurut Mazraoui, kemenangan tersebut terasa seperti memenangkan sebuah final, dan kerendahan hati adalah alasan mengapa tim bisa mencapai posisi saat ini.
Tiga eksekutor penalti dari Belanda, yaitu Justin Kluivert, Quinten Timber, dan Crysencio Summerville, gagal mencetak gol. Sementara itu, dari kubu Maroko, Neil El Aynaoui dan Achraf Hakimi juga gagal dalam eksekusi mereka. Kemenangan Maroko dipastikan oleh gol-gol penalti dari Soufiane Rahimi, Chemsdine Talbi, dan Ismael Saibari. Gol penalti Belanda dicetak oleh Teun Koopmeiners dan Wout Weghorst.
Kiper Brighton, Bart Verbruggen, melakukan sejumlah penyelamatan penting selama pertandingan untuk menjaga gawang Belanda tetap aman sebelum gol pembuka. Achraf Hakimi, yang mencatatkan penampilan ke-100, sempat membentur mistar gawang.
Reaksi dan Dampak Adu Penalti
Bagi Belanda, pertandingan babak 16 besar ini menjadi malam yang ingin segera dilupakan. Pelatih kepala Ronald Koeman menyaksikan timnya kalah dalam adu penalti yang menentukan. Kegagalan Kluivert, Timber, dan Summerville dalam mencetak gol dari titik penalti membuat mereka menjadi sasaran ujaran kebencian di media sosial.
Adu penalti dimulai dengan menjanjikan bagi Belanda ketika Teun Koopmeiners berhasil mencetak gol, sementara tendangan Neil El Aynaoui dari Maroko membentur mistar gawang. Namun, setelah itu, keadaan berbalik. Kluivert gagal mencetak gol setelah tendangannya membentur tiang gawang meskipun berhasil mengecoh kiper Maroko, Yassine Bounou.
Setelah tendangan penalti Wout Weghorst berhasil, kegagalan Timber yang melenceng dan Summerville yang dihentikan oleh Bounou akhirnya mengakhiri harapan Oranje. Ketiga pemain tersebut tampak sangat terpukul setelah pertandingan, dan rekan-rekan setim berusaha menghibur mereka. Banyak pendukung sepak bola yang meluapkan emosi mereka di media sosial, dengan beberapa di antaranya melampaui batas dengan mengirimkan komentar kebencian kepada ketiga pemain tersebut di Instagram.
Sebagai respons, Quinten Timber menonaktifkan kolom komentar di unggahannya, sementara Kluivert dan Summerville memperketat pengaturan komentar mereka agar hanya orang-orang yang mereka ikuti yang dapat memberikan komentar. Belanda kini telah menjalani 12 adu penalti, termasuk dua pertandingan persahabatan yang berakhir dengan adu penalti, dan hanya memenangkan dua di antaranya: melawan Swedia di Euro 2004 dan Kosta Rika di Piala Dunia 2014.
Gelandang City, Tijjani Reijnders, tetap berada di bangku cadangan selama pertandingan, termasuk saat adu penalti. Sementara itu, Nathan Ake menjadi starter untuk Belanda di Monterrey. Maroko, yang mencapai semifinal empat tahun lalu, akan menghadapi Kanada di babak 16 besar berikutnya.
Pemain City lainnya, Erling Haaland dan Rayan Cherki, dijadwalkan menjalani pertandingan babak gugur pertama mereka pada hari Selasa. Norwegia akan bermain melawan Pantai Gading di Dallas pada pukul 00:00 WIB, sebelum Prancis menghadapi Swedia di New Jersey pada pukul 03:00 WIB.

Langkah Selanjutnya bagi Maroko
Kemenangan ini membawa Maroko melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Mereka akan menghadapi Kanada di pertandingan selanjutnya. Brasil dan Paraguay juga telah lolos ke babak berikutnya setelah mengalahkan Jepang dan Jerman secara berturut-turut.
Pentingnya menjaga kerendahan hati ditekankan oleh Noussair Mazraoui sebagai kunci keberhasilan tim. Ia menegaskan bahwa meskipun ini adalah pencapaian besar, tim harus tetap membumi untuk melanjutkan perjalanan mereka di turnamen ini. Kemenangan atas Belanda, yang dianggap sebagai tim besar dengan kualitas individu luar biasa, menjadi dorongan moral yang signifikan bagi Maroko.
Para pemain Maroko kini diharapkan untuk fokus pada pertandingan berikutnya melawan Kanada, dengan tetap mempertahankan semangat dan kerendahan hati yang telah membawa mereka sejauh ini. Pertandingan melawan Kanada akan menjadi ujian berikutnya bagi Atlas Lions dalam upaya mereka melaju lebih jauh di Piala Dunia 2026.
Read Also
Source: sport.detik.com










