Perayaan Penutupan dan Pertunjukan Paruh Waktu
Piala Dunia 2026 akan mencapai puncaknya dengan laga final antara Argentina dan Spanyol di Stadion MetLife, New Jersey. Selain pertandingan yang mempertemukan Lionel Messi dari Argentina dan Lamine Yamal dari Spanyol, acara penutupan turnamen juga akan dimeriahkan oleh sejumlah bintang hiburan global dan kreator konten.
FIFA merencanakan perayaan akbar untuk menandai turnamen ini, dengan rangkaian acara penutupan yang akan berlangsung sekitar 90 menit sebelum pertandingan final dimulai. Acara ini dirancang untuk merayakan perjalanan 48 tim yang telah bertanding di tiga negara tuan rumah dan 16 Kota Penyelenggara.
Pertunjukan bertabur bintang ini akan menampilkan musisi dan pesohor global seperti Laura Pausini, Nicole Scherzinger, Robbie Williams, dan IShowSpeed. Aktor Tom Cruise juga dijadwalkan memberikan penampilan spesial. IShowSpeed, atau Darren Jason Watkins Jr., adalah seorang pemengaruh dan streamer AS yang memiliki jutaan pengikut di berbagai platform media sosial.
Post Malone akan menjadi penampil utama dalam upacara penutupan Piala Dunia. Musisi AS ini dikenal karena kemampuannya mendefinisikan ulang genre musik dan menguasai panggung-panggung besar dunia. Selain itu, peraih penghargaan Emmy, Grammy, dan Oscar, Jennifer Hudson, akan menyanyikan lagu kebangsaan Amerika Serikat sesaat sebelum laga final dimulai.

Acara penutupan ini diproduksi melalui kemitraan kreatif dengan Balich Wonder Studio. Tema upacara ini mengusung misi untuk merayakan semangat, emosi, dan persatuan global yang menjadi warna utama edisi ke-23 Piala Dunia ini. Turnamen dengan format baru 48 tim ini telah memecahkan berbagai rekor dan menginspirasi generasi muda di seluruh dunia.
Heimo Schirgi, Chief Operating Officer Piala Dunia FIFA 2026, menyatakan bahwa upacara penutupan akan menyatukan kembali seluruh rangkaian turnamen melalui musik, budaya, dan sepak bola, tepat sebelum pertandingan sengit yang akan melahirkan juara baru.
Durasi Jeda dan Penampil Tambahan
Selain acara penutupan, FIFA juga akan mengadakan pertunjukan paruh babak (halftime show) untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, mirip dengan acara olahraga besar di Amerika Serikat seperti Super Bowl. Pertunjukan ini akan menampilkan deretan penyanyi papan atas seperti Madonna, Shakira, BTS, Justin Bieber, Burna Boy, Gustavo Dudamel, dan PS22 Chorus bersama Coldplay.
Pertunjukan paruh babak ini diproduksi oleh Global Citizen. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran dan dana bagi Dana Pendidikan Warga Global FIFA (FIFA Global Citizen Education Fund), yang mendukung akses ke pendidikan dan olahraga kepemudaan di seluruh dunia. FIFA berkomitmen bahwa 1 dollar dari setiap tiket Piala Dunia yang terjual akan mendukung inisiatif ini.
Meskipun jeda istirahat paruh babak sepak bola internasional biasanya hanya 15 menit, durasi jeda untuk final ini akan sedikit lebih lama. FIFA telah memberitahukan kepada Asosiasi Sepak Bola Spanyol dan Argentina bahwa jeda tidak akan melebihi 17 menit. Dari waktu tersebut, 11 menit akan dialokasikan untuk pertunjukan musik yang dibawakan oleh Shakira, Madonna, dan Justin Bieber.
Sisa waktu, sekitar 6 menit, akan digunakan untuk persiapan dan pembongkaran panggung pertunjukan musik serta penyiraman lapangan. Keputusan ini diambil untuk meredakan kekhawatiran kedua tim terkait dampak jeda yang terlalu lama terhadap kebugaran dan konsentrasi para pemain. Tidak ada perubahan pada jeda minum air, yang akan tetap ada dua jeda seperti biasa, masing-masing satu di setiap babak.
Kehadiran Tokoh Penting dan Tantangan Lingkungan
Final Piala Dunia juga akan dihadiri oleh Presiden AS Donald Trump. Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, telah memastikan kehadiran Trump pada acara akbar tersebut.
Namun, ajang final Piala Dunia ini menghadapi tantangan dari asap kebakaran hutan yang melanda Kanada. Kawasan New York-New Jersey menerima kiriman asap tersebut, yang menyebabkan kualitas udara di kedua wilayah memburuk. Pada Jumat (17/7/2026), kabut tipis terlihat pada pagi hari di New Jersey dan New York.
Peringatan kualitas udara telah dikeluarkan oleh pemerintah setempat karena nilai indeks kualitas udara (Air Quality Index/AQI) telah mencapai lebih dari 100, yang menunjukkan level berbahaya. Warga diimbau untuk membatasi kegiatan di luar ruangan, terutama aktivitas fisik berat, guna mengurangi dampak terhadap kesehatan akibat kualitas udara yang memburuk.

Pertandingan final akan mempertemukan Argentina, sebagai juara bertahan, melawan kampiun Eropa 2024, Spanyol.
Read Also
- Indonesia bersiap hadapi Vietnam di semifinal SEA V Cup
- Jajak pendapat global tunjukkan dukungan untuk Spanyol jelang final Piala Dunia melawan Argentina
- Putri KW raih kemenangan perdana atas Wang Zhiyi di Japan Open 2026
- Thomas Tuchel akui tidak ada pemain Prancis dan Inggris yang ingin bermain di laga ini
Source: kompas.id










