Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, mengakui bahwa pertandingan final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol akan menjadi tantangan yang sangat berat bagi timnya. Meskipun demikian, Messi menegaskan kesiapan Argentina untuk memberikan segalanya demi meraih gelar juara. Pertandingan final ini akan berlangsung di Stadion MetLife.
Argentina semakin dekat dengan misi untuk meraih gelar Piala Dunia secara berturut-turut. Namun, harapan mereka untuk memenangkan Piala Dunia 2026 ini dipastikan tidak akan mudah. Mereka akan berhadapan dengan tim yang dianggap sebagai salah satu yang terkuat di Eropa saat ini, Timnas Spanyol, di partai final. Tim asuhan Luis De La Fuente berhasil melaju ke final setelah mengalahkan Timnas Prancis di babak semifinal.
Messi sendiri menyatakan antusiasmenya untuk menghadapi Timnas Spanyol di final. Ia menyebut bahwa Spanyol adalah tim yang sangat bagus, dan ia mengenal banyak pemain mereka, terutama yang bermain untuk Barcelona, klub yang ia cintai dan masih ia ikuti sampai sekarang. Messi menilai Spanyol sebagai salah satu tim terbaik dalam turnamen ini.
Pentingnya gelar berturut-turut bagi Argentina
Kiper Argentina, Emiliano Martinez, memahami betul pentingnya meraih trofi Piala Dunia secara berturut-turut. Argentina menyandang status sebagai juara bertahan Piala Dunia setelah memenangkan edisi 2022 dengan mengalahkan Prancis.
Hanya dua negara yang sebelumnya berhasil mempertahankan gelar juara Piala Dunia: Brasil pada tahun 1958 dan 1962, serta Italia pada tahun 1934 dan 1938. Jika Argentina berhasil mengalahkan Spanyol, mereka akan menyamai pencapaian Italia dan Brasil.
Martinez mengungkapkan rasa bangganya bisa berada di final Piala Dunia 2026. Ia menyadari makna pentingnya bagi negaranya. Menurutnya, pengalaman memenangkan Piala Dunia adalah sesuatu yang belum pernah ia lihat sebelumnya.
Dalam final yang akan datang, Argentina tidak diunggulkan. Persentase kemenangan Argentina dilaporkan berada di angka 26 persen, sementara kemenangan Spanyol berada di angka 45 persen. Rekor pertemuan kedua tim tercatat imbang, dengan masing-masing tim memenangkan enam pertandingan dan dua pertandingan berakhir seri.
Angka 19 dan final Piala Dunia
Final Piala Dunia 2026 juga diwarnai dengan kemunculan angka 19. Angka ini muncul sebagai kebetulan yang menarik menjelang final, mulai dari tanggal pertandingan hingga kisah di balik foto Lionel Messi dan Lamine Yamal.
Dalam sebuah konferensi pers di Stadion MetLife, pertanyaan dari legenda NFL Tom Brady kepada Lionel Messi menarik perhatian publik. Brady bertanya tentang foto viral yang memperlihatkan Messi remaja sedang memandikan bayi laki-laki yang kini dikenal sebagai bintang Spanyol, Lamine Yamal. Foto tersebut, yang diambil oleh fotografer Joan Monfort, disebut diambil 19 tahun lalu, saat Messi baru menembus tim utama Barcelona dan mengenakan nomor punggung 19.
Saat foto itu diambil, Yamal baru berusia enam bulan. Kini, Yamal yang berusia 19 tahun akan mengenakan nomor punggung 19 saat menghadapi Messi di final yang digelar di Stadion MetLife.
Pengguna media sosial juga mengaitkan angka 19 dengan berbagai kejadian lain, termasuk fakta bahwa Spanyol disebut memenangkan Piala Dunia ke-19 pada tahun 2010. Beberapa bahkan menghubungkannya dengan kartu tarot XIX, The Sun, menafsirkannya sebagai simbol matahari pada bendera Argentina atau sebagai metafora lahirnya era baru Spanyol.
Namun, Yamal memilih untuk tidak terlalu memikirkan isu numerologi ini. Sebelum pertandingan melawan Prancis, ia ditanya tentang kebetulan angka 19 yang melekat padanya, termasuk ulang tahunnya yang ke-19, nomor punggung 19, dan final yang akan dimainkan pada tanggal 19. Ia menjawab dengan singkat, “Tidak.”
Yamal justru menyoroti rekan setimnya, Mikel Merino, yang menjadi penentu kemenangan saat melawan Portugal, menekankan bahwa kerja sama tim dan kemenangan jauh lebih penting daripada kebetulan. Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, juga berupaya meredam ekspektasi terhadap pemain mudanya tersebut. De la Fuente berpesan kepada Yamal untuk tetap tenang dan menikmati momen ini, serta tidak terbebani oleh spekulasi yang ada.
Terlepas dari siapa yang akan mengangkat trofi di final, angka 19 akan dikenang sebagai angka yang terkait dengan pemenang. Namun, kemenangan tidak akan pernah hanya mengandalkan kebetulan.
Read Also
Source: tribratanews.polri.go.id










