wartawarganews

Latest News, Stories and Updates from Citizens

Tarif Listrik Tidak Berubah untuk Periode 20-26 April 2026

tarif listrik — ID news

Tarif listrik terbaru PLN untuk periode 20-26 April 2026 tidak mengalami perubahan. Kebijakan ini berlaku untuk seluruh pelanggan, baik golongan subsidi maupun nonsubsidi. Penetapan tarif yang stabil ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat menjelang Idulfitri.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menggunakan listrik secara efisien dan bijak. Penyesuaian tarif listrik dilakukan setiap tiga bulan sekali. Namun, tarif bagi 13 golongan pelanggan nonsubsidi masih mengacu pada keputusan sebelumnya.

Tarif listrik subsidi rumah tangga untuk golongan R-1/TR daya 450 VA adalah Rp415 per kWh. Untuk golongan R-1/TR daya 900 VA, tarifnya adalah Rp1.352 per kWh. Sementara itu, tarif listrik bagi golongan B-2/TR daya 6.600 VA hingga 200 kVA adalah Rp1.444,70 per kWh.

Menurut Tri Winarno, “Masyarakat tidak perlu cemas, karena tarif listrik periode triwulan II-2026 tetap.” Pernyataan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di tengah tantangan inflasi.

Empat indikator ekonomi makro yang dipertimbangkan dalam penetapan tarif adalah nilai tukar rupiah, harga minyak mentah Indonesia (ICP), tingkat inflasi, dan Harga Batubara Acuan (HBA). Dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini, pemerintah berupaya menjaga agar tarif listrik tidak naik secara signifikan.

Tarif listrik subsidi bagi rumah tangga dengan daya di atas R-1/TR daya 900 VA juga tidak mengalami kenaikan. Hal ini memberikan kelegaan bagi banyak keluarga yang bergantung pada subsidi untuk memenuhi kebutuhan energi mereka.

Di sisi lain, tarif listrik untuk golongan I-4/TT dengan daya di atas 30.000 kVA ditetapkan sebesar Rp996,74 per kWh. Penetapan ini mencerminkan upaya pemerintah dalam menyeimbangkan kebutuhan industri dan rumah tangga tanpa membebani masyarakat secara berlebihan.

Details remain unconfirmed. Namun, pemerintah akan terus memantau situasi dan melakukan evaluasi jika diperlukan. Sementara itu, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan tarif yang ada dengan bijak dan efisien.