Kementerian Kesehatan RI menargetkan penurunan drastis angka kematian ibu dan bayi melalui peluncuran Konsorsium 1.000 HPK. Konsorsium ini bertujuan memastikan setiap anak mendapatkan awal kehidupan terbaik.
Target penurunan kematian ibu per tahun adalah dari 4.000 menjadi di bawah 400. Selain itu, kematian bayi ditargetkan turun dari 30.000 menjadi di bawah 3.000. Kemenkes juga menetapkan target penurunan angka stunting di bawah 7 persen.
Kemenkes menggandeng Rabu Biru Foundation sebagai sekretariat konsorsium. Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan, menyatakan, “Kita tidak bisa kerja biasa-biasa saja sementara ini berkaitan dengan nyawa dan masa depan anak-anak kita.” Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan layanan kesehatan.
Untuk mendukung program ini, Kemenkes mendistribusikan 10.000 alat USG ke seluruh Puskesmas. Selain itu, ada 36 Puskesmas dan 9 rumah sakit daerah yang mulai diuji coba penguatan layanan.
Fakta penting:
- Jumlah anak Indonesia yang diprediksi menjadi tumpuan bangsa mencapai 84 juta.
- Pada tahun 2024, Kemenkes berharap dapat mencapai 3 poin indikator kesehatan.
- Pada tahun 2025, diharapkan dapat mencapai 8 poin indikator kesehatan.
Kemenkes juga menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia di RSUD Ulin Banjarmasin. Nurhefi dari Kemenkes mengatakan, “Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini.” Posyandu menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar seperti penimbangan berat badan dan imunisasi.
Hari Posyandu Nasional jatuh pada tanggal 29 April. Dengan memanfaatkan Posyandu secara maksimal, kualitas kesehatan anak Indonesia dapat terus ditingkatkan.














