Timnas Prancis berhasil mengamankan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan telak 3-0 atas Swedia. Pertandingan yang berlangsung di MetLife Stadium, East Rutherford, ini menampilkan performa dominan dari Les Bleus, dengan Kylian Mbappe menjadi bintang lapangan.
Mbappe mencetak dua gol penting, masing-masing pada menit ke-45 dan 74. Gol pembuka Mbappe terjadi tepat sebelum jeda, setelah ia melakukan umpan silang-balik yang tajam dengan Ousmane Dembele, melewati Viktor Gyokeres, dan melepaskan tendangan keras ke gawang kiper Jacob Widell Zetterstrom. Gol ini menjadi gol kesembilan Mbappe di babak gugur Piala Dunia, memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang bersama oleh legenda Brasil, Leonidas dan Ronaldo. Gol kedua Mbappe pada menit ke-74, yang memanfaatkan umpan akurat dari Michael Olise, memastikan kemenangan timnya.
Selain Mbappe, Bradley Barcola turut menyumbangkan satu gol pada menit ke-53, memperlebar keunggulan Prancis di awal babak kedua. Kemenangan ini menandai kemenangan terbesar Prancis di babak gugur sejak final 1998, ketika mereka mengalahkan Brasil.
Momen emosional terjadi setelah gol pembuka Mbappe, di mana ia merayakan dengan memeluk pelatih kepala Didier Deschamps di pinggir lapangan. Perayaan ini memiliki makna mendalam karena Deschamps baru saja kembali mendampingi tim setelah sebelumnya meninggalkan kamp latihan Prancis akibat meninggalnya sang ibu. Deschamps bahkan absen pada pertandingan terakhir fase grup.
Deschamps mengungkapkan bahwa sikap Mbappe sangat menyentuh hatinya. Ia memuji Mbappe bukan hanya karena ketajamannya di lapangan, tetapi juga karena kualitas kepemimpinannya yang mampu menyatukan tim dalam situasi sulit. Deschamps menyebut Mbappe sebagai kapten tim yang menunjukkan sikap luar biasa sejak hari pertama.
Pelatih berusia 57 tahun itu juga mengapresiasi para pemain Prancis yang tetap fokus dan menjaga kebersamaan saat ia harus absen. Menurut Deschamps, skuad Les Bleus menunjukkan kedewasaan dan mampu tampil sempurna sepanjang turnamen meskipun menghadapi tantangan. Ia menekankan bahwa mentalitas tim yang kuat sangat penting, meskipun tidak secara otomatis memenangkan pertandingan, mentalitas yang buruk bisa menyebabkan kekalahan.
Mbappe sendiri menyatakan bahwa seluruh tim menyadari apa yang harus dilakukan dan bahwa kompetisi baru telah dimulai. Ia mengakui bahwa tim bermain bagus, namun merasa ada keraguan di awal dan percaya mereka bisa bermain lebih baik.
Dengan dua golnya, Mbappe kini sejajar dengan legenda Argentina Lionel Messi dalam perebutan Sepatu Emas di turnamen 2026, dengan total enam gol. Ia juga hanya tertinggal satu gol dari rekor sepanjang masa Messi di Piala Dunia, yaitu 19 gol. Pencapaian ini menunjukkan performa gemilang Mbappe yang terus memecahkan rekor.
Di babak 16 besar, Prancis akan menghadapi Paraguay. Paraguay sebelumnya membuat kejutan dengan menyingkirkan Jerman melalui adu penalti. Pertandingan krusial ini akan berlangsung di Philadelphia pada 4 Juli.

Dukungan Emosional untuk Deschamps
Kehadiran kembali Didier Deschamps di bangku cadangan setelah absen karena urusan keluarga disambut hangat oleh para pemain. Momen perayaan gol Kylian Mbappe yang langsung memeluk Deschamps menjadi simbol kekompakan tim. Deschamps mengungkapkan bahwa ia sangat tersentuh dengan tindakan kaptennya tersebut, yang menunjukkan dukungan penuh dari skuad.
Deschamps juga memuji mentalitas para pemain Prancis yang tetap solid dan fokus meskipun ia sempat tidak bersama mereka. Ia merasa bangga dengan kedewasaan yang ditunjukkan tim dalam menjaga performa dan kebersamaan. Menurutnya, hal ini membuktikan bahwa skuad Les Bleus memiliki mentalitas yang kuat, sebuah faktor penting dalam turnamen besar.
Mbappe menegaskan bahwa Deschamps tidak akan pernah sendirian dan tim akan selalu mendukungnya. Pernyataan ini mencerminkan ikatan kuat antara pelatih dan pemain, yang menjadi fondasi penting bagi kesuksesan tim di Piala Dunia 2026.
Perjalanan Prancis Menuju Babak Selanjutnya
Kemenangan 3-0 atas Swedia tidak hanya mengamankan tiket ke babak 16 besar, tetapi juga menegaskan posisi Prancis sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan. Dengan Kylian Mbappe yang tampil gemilang dan memecahkan rekor, serta dukungan dari pemain lain yang menunjukkan performa terbaik, Les Bleus terlihat sebagai tim yang sulit dikalahkan.
Pertandingan selanjutnya melawan Paraguay akan menjadi ujian penting bagi Prancis. Paraguay telah menunjukkan kemampuannya dengan menyingkirkan Jerman, sehingga Prancis harus tetap waspada dan mempertahankan fokus mereka. Pertandingan ini akan menjadi langkah krusial dalam upaya Prancis untuk melaju lebih jauh di turnamen Piala Dunia 2026.
Dengan performa impresif dan kekompakan tim yang ditunjukkan, Prancis memiliki modal kuat untuk menghadapi tantangan di babak-babak selanjutnya. Pertandingan babak 16 besar melawan Paraguay dijadwalkan berlangsung pada 4 Juli.
Read Also
- Mbappe kirim pesan menyentuh untuk Deschamps usai kemenangan atas Swedia
- Maroko diminta tetap membumi setelah singkirkan Belanda di Piala Dunia
- Prancis melaju ke babak 16 besar Piala Dunia setelah kemenangan atas Swedia
- Yogyakarta: Bhabinkamtibmas Suryatmajan nobar laga sengit Belanda vs Maroko bersama warga
Source: tribratanews.polri.go.id










