Kementerian Agama RI merayakan prestasi siswa madrasah yang berhasil mencetak rekor global di tengah upaya penguatan program pendidikan dan keluarga. Pada 3 Mei 2026, dua siswa, Rifqi Nadhim Uqail dan Valzan Baruna Arkananta, menerima penghargaan dalam rangka Hari Pendidikan Nasional.
Perubahan signifikan:
- Kepala Kemenag Tuban, Hj. Umi Kulsum, menandatangani MoU dengan PC Muslimat NU Tuban untuk program Bimbingan Keluarga Sakinah.
- Dua siswa madrasah menerima penghargaan di bidang seni dan pendidikan tinggi.
- Rifqi meraih penghargaan di bidang seni lukis, sementara Valzan mendapatkan Letter of Acceptance dari 24 perguruan tinggi luar negeri.
Kemenag Tuban berkomitmen untuk meningkatkan ketahanan keluarga. Program Pusaka Sakinah bertujuan untuk mencegah pernikahan anak dan menekan angka perceraian. Hj. Umi Kulsum mengatakan, “Kementerian Agama terus berupaya melakukan penguatan program Pusaka Sakinah dalam berbagai bentuk program yang menyentuh langsung kepada kebutuhan masyarakat.”
Hari Pendidikan Nasional 2026 juga dihadiri oleh pejabat Kemenag, guru, dan siswa madrasah se-Kota Kendari. Kepala Biro SDM Kemenag RI, Muhammad Zain, memimpin upacara tersebut. Ia menekankan pentingnya pendidikan berkualitas untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. “Pendidikan juga dinilai menjadi fondasi membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan tangguh,” ujarnya.
Pendidikan madrasah kini mendapatkan perhatian lebih. Nasaruddin Umar menyatakan bahwa Rifqi dan Valzan adalah bukti bahwa pendidikan madrasah mampu melahirkan generasi yang tidak hanya kuat secara spiritual tetapi juga unggul secara intelektual dan kreatif.














