PT Global Mediacom dan Adidas sedang meninjau mandat media global mereka, yang mencakup akun media Adidas dan Reebok dengan nilai sekitar USD 300 juta. Proses ini terjadi di tengah peningkatan signifikan harga saham PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), yang mengalami kenaikan 11,39 persen menjadi Rp 1.320 per saham pada 10 April 2026.
Kenaikan harga saham MSIN dalam sebulan terakhir mencapai 166,13 persen, mencerminkan minat investor yang meningkat terhadap perusahaan ini. PT Media Nusantara Citra Tbk, yang memegang 58,41 persen saham MSIN, menjadi pemegang saham mayoritas perusahaan ini.
Adidas sebelumnya ditangani oleh Carat, bagian dari Dentsu, selama hampir dua dekade sebelum beralih ke EssenceMediacom pada tahun 2018. Di bawah pengelolaan EssenceMediacom, Adidas mencatat pengeluaran pemasaran sebesar 3,079 juta Euro pada tahun 2025, meningkat dari 2,841 juta Euro pada tahun 2024.
Selain itu, Adidas juga melaporkan laba operasional sebesar 268 juta Euro, menunjukkan kinerja yang solid meskipun dalam kondisi pasar yang kompetitif.
Dengan adanya peninjauan ini, banyak yang mempertanyakan arah strategi pemasaran Adidas ke depan dan bagaimana hal ini akan mempengaruhi hubungan mereka dengan EssenceMediacom. Para pengamat industri berharap bahwa keputusan ini akan diumumkan dalam waktu dekat.
Di sisi lain, BEI (Bursa Efek Indonesia) melakukan suspensi perdagangan saham MSIN mulai 13 April 2026, yang menambah ketidakpastian di pasar. Details remain unconfirmed.













