Tim Nasional Prancis berhasil mengamankan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan 3-0 atas Swedia. Pertandingan yang berlangsung di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, pada Selasa (30/6/2026) waktu setempat, menampilkan performa dominan dari skuad Didier Deschamps.
Kylian Mbappe menjadi sorotan utama dalam laga ini dengan mencetak dua gol, sementara satu gol lainnya disumbangkan oleh Bradley Barcola. Kemenangan ini memastikan Prancis lolos ke fase berikutnya dengan skor meyakinkan.
Dominasi Prancis dan Peran Kunci Mbappe
Sejak awal pertandingan, Prancis menunjukkan intensitas tinggi dan menguasai jalannya permainan. Meskipun Swedia sempat mendapatkan peluang pertama, tim Prancis terus menekan. Pada menit ke-19, tembakan Barcola masih melesat di atas gawang. Semenit kemudian, gol Mbappe dianulir karena offside.
Setelah jeda rehidrasi, Prancis semakin agresif. Tendangan keras Adrien Rabiot pada menit ke-30 berhasil ditepis oleh kiper Swedia, Jacob Widell Zetterstrom. Dua menit berselang, tembakan Mbappe membentur mistar gawang, diikuti oleh tendangan salto Michael Olise dan tembakan Ousmane Dembele yang juga belum membuahkan hasil.
Keran gol Prancis akhirnya terbuka pada menit ke-45 ketika Kylian Mbappe berhasil membobol gawang Swedia dengan tembakan melengkung ke pojok gawang. Gol ini membawa Prancis unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Prancis tidak mengendurkan serangan. Tim asuhan Didier Deschamps tampil semakin solid. Pada menit ke-53, Bradley Barcola mencetak gol kedua Prancis setelah menerima umpan manis dari Michael Olise, yang melewati bek Swedia.
Mbappe kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-74, mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini setelah berhasil melewati perangkap offside. Dengan dua gol ini, Mbappe menyamai perolehan enam gol Lionel Messi dalam perburuan gelar Sepatu Emas Piala Dunia 2026.
Selain itu, Mbappe juga mencatatkan rekor sebagai pemain dengan jumlah gol terbanyak dalam pertandingan babak gugur Piala Dunia sepanjang sejarah, dengan 10 gol dalam 9 pertandingan. Ia memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang bersama oleh duo Brasil, Leonidas dan Ronaldo, yang masing-masing mencetak 8 gol. Secara keseluruhan, Mbappe telah mencetak 18 gol di ajang Piala Dunia, menempati posisi kedua dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen ini, di belakang Messi yang memimpin dengan 19 gol.
Di akhir babak kedua, Mbappe ditarik keluar dan digantikan oleh Jean-Philippe Mateta, sementara Olise digantikan oleh Rayan Cherki. Pergantian ini dilakukan untuk mengistirahatkan kedua pemain kunci tersebut menjelang pertandingan berikutnya.

Analisis Pertandingan dan Strategi Deschamps
Kemenangan Prancis tidak terlepas dari ketajaman Kylian Mbappe serta kreativitas dan visi Michael Olise sebagai pengatur serangan. Olise memberikan dua assist dalam pertandingan ini, satu untuk Barcola dan satu untuk Mbappe. Satu assist lainnya diciptakan oleh Ousmane Dembele.
Pertandingan ini menunjukkan dominasi Prancis yang jelas, dengan statistik penguasaan bola 61 persen dan 25 tembakan berbanding delapan percobaan dari Swedia. Pelatih Swedia, Graham Potter, mengakui kesulitan timnya menghadapi kualitas Prancis yang merata di semua lini.
Strategi rotasi yang diterapkan oleh pelatih Didier Deschamps juga terbukti efektif. Rotasi di lini serang, khususnya antara Barcola dan Desire Doue, serta di posisi bek kiri dengan memainkan Lucas Digne menggantikan Theo Hernandez, berhasil meredam serangan sayap kanan Swedia yang dihuni Anthony Elanga.
Meskipun Swedia mencoba meniru strategi tim-tim underdog yang sebelumnya mengejutkan, jurang kualitas individu dan permainan yang terlalu jauh membuat upaya mereka tidak membuahkan hasil. Prancis berhasil menghindari “kutukan” Amerika yang sebelumnya menimpa tim-tim favorit seperti Jerman dan Belanda.

Laga Selanjutnya
Dengan kemenangan ini, Prancis akan menghadapi Paraguay di babak 16 besar pada 4 Juli 2026, yang bertepatan dengan perayaan kemerdekaan Amerika Serikat yang ke-250. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Philadelphia.
Kylian Mbappe menyatakan bahwa timnya menyadari tantangan yang akan dihadapi melawan Paraguay, yang sebelumnya berhasil mengalahkan Jerman. Ia menegaskan bahwa Prancis akan berjuang untuk meraih kemenangan di laga berikutnya.
Perayaan gol pertama Mbappe yang menghampiri Didier Deschamps juga menjadi sorotan. Mbappe menjelaskan bahwa itu adalah bentuk penghormatan dan dukungan kepada pelatih yang sedang mengalami masa sulit. Ia menekankan bahwa tim akan selalu mendukung pelatihnya.
Prancis mengakhiri pertandingan dengan skor 3-0.

Read Also
Source: cnnindonesia.com










