Agus Harimurti Yudhoyono menekankan pentingnya pembangunan tanggul laut untuk melindungi lahan pertanian dan industri di Jakarta pada 4 Mei 2026. Proyek ini bertujuan menjaga ketahanan pangan di tengah ancaman perubahan iklim.
Pembangunan tanggul laut di Pantura akan membantu mengatasi masalah banjir dan abrasi. Agus menyatakan, “Kita tidak boleh hanya fokus pada industri, tetapi juga pada kawasan pangan yang menjadi penopang kebutuhan nasional.” Sekitar 115 ribu hektare lahan sawah di Pulau Jawa telah mengalami gangguan akibat kondisi lingkungan yang memburuk.
Pembangunan tanggul laut sepanjang sekitar 500 kilometer direncanakan untuk meningkatkan infrastruktur pesisir. Kenaikan muka air laut diperkirakan mencapai 0,8 hingga 1,2 sentimeter per tahun. Tanpa penanganan serius, kondisi pesisir Pantura dapat memburuk pada tahun 2050.
Kawasan Pantura menyumbang 27,53 persen terhadap produk domestik bruto nasional. Oleh karena itu, ketahanan pangan menjadi isu krusial. Agus juga menekankan pentingnya modernisasi sektor pertanian dan perbaikan sistem irigasi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
Bintang Muda Indonesia mendukung peran Agus dalam percepatan realisasi janji Presiden Prabowo Subianto. Agus menyatakan, “Relokasi nelayan diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan, bukan sebaliknya.” Dengan langkah-langkah ini, diharapkan kesejahteraan pekerja akan meningkat seiring dengan perbaikan infrastruktur.














