Pertandingan puncak Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Argentina dan Spanyol, sebuah duel yang disebut-sebut sebagai final ideal. Kedua tim saat ini menduduki peringkat teratas dalam peringkat FIFA. Argentina, setelah mengalahkan Inggris di semifinal, naik ke posisi pertama dengan 1970,37 poin, sementara Spanyol berada di posisi kedua dengan 1965,81 poin.
Kapten tim nasional Argentina, Lionel Messi, memberikan pujian terhadap kekuatan Spanyol menjelang final. Ia menyoroti kualitas skuad serta sistem permainan yang diterapkan oleh Spanyol. Messi memprediksi pertandingan akan berjalan ketat, mengingat filosofi bermain Spanyol yang telah diterapkan selama bertahun-tahun dan ia juga mengenal para pemainnya, beberapa di antaranya berasal dari Barcelona.
Perjalanan menuju final
Argentina berhasil melaju ke final setelah meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Inggris di semifinal. Dalam pertandingan tersebut, Argentina sempat tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya membalikkan keadaan melalui gol dari Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez di akhir pertandingan. Kemenangan ini menandai final kedua Argentina dalam dua edisi terakhir Piala Dunia.
Di sisi lain, Spanyol, yang merupakan juara bertahan Piala Eropa, juga menunjukkan performa yang mengesankan. Mereka lolos ke partai puncak dengan catatan tidak terkalahkan sejak fase grup, sama seperti Argentina. Spanyol juga memiliki pertahanan yang kokoh, dengan hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen, menunjukkan kekuatan mereka tidak hanya pada lini serang tetapi juga pada lini pertahanan.
Pertandingan semifinal Argentina melawan Inggris juga menyoroti strategi yang menarik. Inggris sempat memimpin, namun memilih untuk bertahan lebih dalam pada 20 menit terakhir. Keputusan ini, meskipun memperkuat pertahanan, memberikan Argentina kesempatan untuk menguasai bola dan mengendalikan ritme permainan. Messi kemudian turun mengatur serangan, yang akhirnya berujung pada gol penyama kedudukan dari Enzo Fernandez dan gol kemenangan dari Lautaro Martinez di masa tambahan waktu.
Duel generasi berbeda
Final Piala Dunia 2026 ini akan menampilkan duel antara bintang dari generasi yang berbeda. Di kubu Argentina, ada Lionel Messi yang mewakili generasi senior, sementara Spanyol akan mengandalkan Lamine Yamal sebagai representasi generasi muda. Pertemuan ini menghadirkan narasi menarik antara pemain yang berada di penghujung karier dengan pemain yang baru memulai perjalanan menuju puncak.
Messi sendiri mengakui kehebatan Spanyol, sebuah negara yang memiliki peran besar dalam mengangkat namanya di dunia sepak bola. Ia menyatakan bahwa Spanyol adalah tim besar dengan pemain-pemain fantastis dan gaya bermain yang hebat. Pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina dijadwalkan berlangsung di New York New Jersey Stadium.

Read Also
- Argentina kalahkan Inggris 2-1, melaju ke final Piala Dunia 2026
- Jakarta: Pesepakbola AS Luke Anthony Vickery resmi jadi WNI, siap bela Timnas Indonesia
- Bellingham dan Messi terlibat adu mulut saat Inggris melawan Argentina
- Selebrasi Argentina usai tekuk Inggris picu kontroversi, terancam sanksi FIFA
Source: epaper.mediaindonesia.com









