Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama saat ini menempati posisi ketujuh dalam klasemen sementara Moto3 2026 menjelang GP Jerman. Balapan ini akan diselenggarakan di Sirkuit Sachsenring pada akhir pekan. Veda, yang merupakan bagian dari Honda Team Asia, telah mengumpulkan 82 poin dari 10 seri yang telah berlangsung.
Jumlah poin Veda sama dengan perolehan Hakim Danish dari FRINSA-MT Helmets-MSI. Namun, Veda berada di bawah pembalap Malaysia tersebut berdasarkan hasil terbaik yang dicapai sepanjang musim. Posisi Veda turun ke peringkat ketujuh setelah ia tidak berhasil finis di Moto3 Belanda yang berlangsung di Sirkuit Assen. Saat itu, pembalap berusia 17 tahun tersebut sempat memimpin balapan sebelum terjatuh pada lap kedelapan.
Persaingan di Klasemen Sementara
Puncak klasemen sementara Moto3 masih dipegang oleh Maximo Quiles dari CFMoto Valresa Aspar Team. Pembalap asal Spanyol ini telah mengumpulkan 211 poin, dengan keunggulan yang cukup signifikan dari para pesaingnya. Posisi kedua ditempati oleh Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo dengan 121 poin, diikuti oleh David Almansa dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP yang mengumpulkan 109 poin.
Persaingan ketat juga terlihat di papan tengah klasemen. Brian Uriarte dan Marco Morelli sama-sama mengoleksi 102 poin. Veda dan Hakim Danish akan berupaya memperbaiki posisi mereka pada balapan di Sachsenring.

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, menyatakan semangatnya menjelang Moto3 Jerman 2026. Aoyama menilai Veda memiliki alasan untuk membuat timnya percaya diri dalam seri ke-11 musim ini. Ia menyebutkan bahwa Veda sudah memiliki pengalaman di sirkuit tersebut dan terus menunjukkan perkembangan setiap akhir pekan.
Aoyama menambahkan bahwa tim telah melihat banyak perbaikan sepanjang musim ini dan yakin dapat melanjutkan ke arah yang sama pada akhir pekan ini. Ia juga memastikan bahwa Honda Team Asia akan memberikan dukungan terbaik untuk Veda di Jerman. Sirkuit Sachsenring dianggap unik karena menggabungkan kombinasi tikungan cepat, medium, dan lambat dengan 10 tikungan ke kiri, serta banyak perubahan elevasi.
Tantangan di Sachsenring
Veda menyambut tantangan balapan di Sachsenring dengan optimisme. Ia menyatakan menyukai Sirkuit Sachsenring karena sirkuitnya sangat teknis dan berbeda dibandingkan banyak sirkuit lain, menjadikannya tantangan yang bagus. Pembalap debutan Moto3 ini pada tahun lalu menjadi juara pada balapan kedua seri Sachsenring di ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup, sementara pada balapan pertama ia menempati peringkat keempat.
Dua hasil yang cukup baik di Sachsenring tersebut mengantarkannya menjadi runner-up Rookies Cup 2025, berada di bawah Brian Uriarte. Moto3 Jerman menjadi kesempatan bagi Veda untuk kembali ke jalur positif dan memperbaiki posisinya di klasemen. Jika mampu finis di zona depan, peluang pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta ini, untuk menembus lima besar klasemen masih terbuka, mengingat selisih poin dengan para rival di depannya belum terlalu jauh.
Sementara itu, di kelas MotoGP, pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez berambisi untuk meraih kemenangan kesepuluh di Sirkuit Sachsenring pada seri MotoGP Jerman akhir pekan ini. Marquez telah mencatatkan total sembilan kemenangan dan berstatus sebagai pembalap dengan kemenangan terbanyak di MotoGP Jerman.
Langkah Marc Marquez kali ini mungkin akan terasa berat mengingat performanya di seri terakhir belum menunjukkan stabilitas. Selain itu, terdapat pesaing seperti pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi yang berambisi memutus rentetan hasil negatif. Pembalap Trackhouse Ai Ogura juga patut diwaspadai, mengingat kemenangan perdananya di MotoGP terjadi di seri Belanda yang berlangsung di Sirkuit Assen.
Jadwal MotoGP Jerman meliputi latihan bebas 1 pada Jumat pukul 15.45 WIB, latihan pada Jumat pukul 20.00 WIB, latihan bebas 2 pada Sabtu pukul 15.10 WIB, kualifikasi 1 pada Sabtu pukul 15.50 WIB, kualifikasi 2 pada Sabtu pukul 16.15 WIB, sprint pada Sabtu pukul 20.00 WIB, dan balapan utama pada Minggu pukul 19.00 WIB.
Read Also
Source: otomotif.kompas.com










