Klopp dan Tantangan Finansial DFB
Mantan kapten timnas Jerman, Lothar Matthäus, telah menyoroti potensi tantangan finansial yang akan dihadapi Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) jika ingin merekrut Jürgen Klopp sebagai pelatih. Matthäus berpendapat bahwa gaji Klopp, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Sepak Bola Global Red Bull, akan berbeda dengan gaji mantan pelatih timnas Jerman, Julian Nagelsmann.
Nagelsmann, yang mengumumkan pengunduran dirinya baru-baru ini, dilaporkan menerima sekitar tujuh juta euro per tahun. Untuk Klopp, angka yang dibutuhkan diperkirakan jauh lebih besar, dengan Matthäus menyebutnya sebagai “paket gaji yang memicu sakit kepala” bagi para petinggi DFB. Matthäus juga berasumsi bahwa Klopp “tahu betul nilai pasarnya” dan gaji tahunan di bawah angka jutaan euro “jelas tidak akan cukup.”
Gaji Klopp di Red Bull saat ini tidak diketahui secara pasti, namun laporan bervariasi antara 8 hingga 15 juta euro. Sebagai perbandingan, di FC Liverpool, ia dilaporkan menerima gaji tahunan sebesar 18 juta euro. Kontrak Klopp dengan Red Bull masih berlaku hingga akhir 2029, dan dilaporkan tidak ada klausul pelepasan tertulis, hanya kesepakatan lisan. Oleh karena itu, DFB perlu bernegosiasi dengan petinggi Red Bull, termasuk Direktur Olahraga Oliver Mintzlaff, untuk membawanya ke timnas.
Proses negosiasi ini diperkirakan akan sangat rumit, dan Red Bull kemungkinan akan meminta biaya transfer dalam kisaran jutaan. Pembayaran biaya transfer untuk pelatih tim nasional akan menjadi hal baru bagi DFB, yang belum pernah mengeluarkan biaya semacam itu sebelumnya. Meskipun demikian, banyak indikasi menunjukkan bahwa Klopp akan ditunjuk, dengan seorang “manajer puncak berpengaruh di klub papan atas” Bundesliga dikutip mengatakan bahwa penunjukan Klopp “sudah pasti seperti doa ‘Amin’ di gereja.”
Kebutuhan Perubahan dan Dukungan Schweinsteiger
Kegagalan timnas Jerman di Piala Dunia 2026, setelah kalah adu penalti 3-4 dari Paraguay di babak 32 besar, telah memicu seruan untuk perubahan. Mantan pemain timnas Jerman, Bastian Schweinsteiger, secara terbuka mendukung Jürgen Klopp untuk mengambil alih kendali kepelatihan. Schweinsteiger, bagian dari skuad juara dunia 2014, meyakini bahwa perubahan kepemimpinan sangat diperlukan untuk membangkitkan kembali performa tim.

Schweinsteiger, yang berbicara sebagai komentator untuk ARD, menyampaikan firasatnya mengenai potensi pergantian pelatih. Ia merasa ada jalan yang terbuka bagi Klopp untuk menduduki kursi pelatih kepala. “Saya percaya itu akan terjadi,” kata Schweinsteiger ketika ditanya tentang kemungkinan Klopp menggantikan Nagelsmann. Ia menambahkan, “Saya punya firasat bahwa kemungkinan besar itu akan terjadi.”
Meskipun Julian Nagelsmann masih terikat kontrak hingga 2028, posisinya kini berada dalam pengawasan ketat hierarki DFB. Schweinsteiger menekankan bahwa regenerasi kepemimpinan sangat krusial menjelang turnamen berikutnya, menyoroti krisis identitas yang dialami tim. Ia juga memberikan penilaian tajam terkait hilangnya ketangguhan tim, menyatakan bahwa “kita telah kehilangan DNA kita.”
Klopp sendiri tetap bersikap hati-hati menanggapi spekulasi ini. “Saya belum memikirkan hal itu,” kata Klopp mengenai rumor terkait tim nasional Jerman. Ia menambahkan, “Saya mengerti bahwa ketika posisi pelatih tim nasional dibahas, nama saya disebut dalam beberapa bentuk. Tetapi ini bukan saatnya untuk benar-benar membicarakannya. Tidak ada yang perlu dikatakan tentang itu.” Pimpinan DFB, termasuk presiden Bernd Neuendorf dan direktur olahraga Rudi Voller, dijadwalkan akan segera melakukan evaluasi menyeluruh atas kegagalan turnamen tersebut.
Kegagalan Jerman di Piala Dunia 2026 mengikuti kekalahan mengejutkan 1-2 dari Ekuador di laga pamungkas penyisihan Grup E, meskipun mereka tetap menjadi pemuncak klasemen grup.

Read Also
- Ronaldo cetak gol fase gugur piala dunia saat Portugal kalahkan Kroasia
- Portugal maju ke babak 16 besar setelah kemenangan dramatis atas Kroasia
- Portugal melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Kroasia
- Portugal melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah kemenangan dramatis atas Kroasia
Source: goal.com










