wartawarganews

Latest News, Stories and Updates from Citizens

Muhammad Kerry Adrianto Riza Melaporkan Hakim ke Bawas MA dan KY

muhammad kerry adrianto — ID news

Muhammad Kerry Adrianto Riza dan rekan-rekannya melaporkan empat hakim ke Badan Pengawas Mahkamah Agung (Bawas MA) dan Komisi Yudisial (KY) pada 6 April 2026. Pelaporan ini dilakukan atas dugaan pelanggaran kode etik hakim yang dinilai tidak memberikan kesempatan yang adil dalam proses persidangan yang dihadapi Kerry dan timnya.

Empat hakim yang dilaporkan adalah Fajar Kusuma Aji, Khusnul Khatimah, Adek Nurhadi, dan Sigit Herman Binaji. Sementara itu, satu hakim anggota, Mulyono, tidak dilaporkan. Pelaporan ini mencuat setelah Kerry dan rekan-rekannya hanya diberikan satu kali kesempatan sidang untuk pembelaan pada 3 Februari 2026, sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) diberi kesempatan untuk memanggil saksi dan ahli selama lima bulan.

Dalam proses persidangan, putusan hakim dinilai hanya menyalin dakwaan dan tuntutan JPU, yang menimbulkan pertanyaan mengenai keadilan dalam proses hukum. Kerry divonis 15 tahun penjara dan denda sebesar Rp1 miliar subsider 190 hari. Total kerugian keuangan negara akibat kasus ini diperkirakan mencapai Rp25.439.881.674.368,30 dan 2.732.816.820,63 dollar AS.

Kerry telah mengajukan banding atas vonis tersebut dan juga mengajukan permohonan perlindungan hukum kepada Presiden pada 1 April 2026. Laporan yang diterima oleh KY pada 6 April 2026 dengan nomor penerimaan 0361/IV/2026/P ini menambah kompleksitas kasus yang sedang dihadapi oleh Kerry dan rekan-rekannya.

Reaksi terhadap pelaporan ini cukup beragam. Didi Supriyanto, seorang pengamat hukum, menyatakan, “Hal ini jelas melanggar prinsip equality of arms sebagaimana dijamin oleh ICCPR, UU HAM, dan UUD 1945.” Sementara itu, Febby Mutiara Nelson mempertanyakan, “Apakah putusan ini mencerminkan adanya fair trial, due process of law, dan proporsionalitas dalam sistem peradilan pidana?”

Kasus ini menyoroti isu yang lebih luas mengenai integritas sistem peradilan di Indonesia, terutama dalam menangani kasus-kasus yang melibatkan dugaan korupsi. Dengan total kerugian yang sangat besar, perhatian publik terhadap proses hukum yang dijalani oleh Kerry dan rekan-rekannya semakin meningkat.

Details remain unconfirmed.