wartawarganews

Latest News, Stories and Updates from Citizens

Lo Kheng Hong dan Delisting PT Sri Rejeki Isman Tbk

lo kheng hong — ID news

Lo Kheng Hong, seorang investor, memiliki 209 juta saham PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), yang mewakili 1,02% dari total saham perusahaan. Namun, SRIL dijadwalkan untuk delisting dari Bursa Efek Indonesia pada 10 November 2026.

Dengan harga saham terakhir yang tercatat Rp146, nilai portofolio Lo Kheng Hong di SRIL diperkirakan mencapai sekitar Rp31 miliar. Ini menunjukkan dampak signifikan dari keputusan delisting terhadap investasinya.

PT Huddleston Indonesia merupakan pemegang saham terbesar di SRIL dengan kepemilikan sebesar 59,03%. Selain itu, Chesney International Pte Ltd memiliki 4,52%, Grafton Capital Resources Pte Ltd memiliki 4,40%, dan Cassell International Pte Ltd memiliki 3,59% dari total saham SRIL.

Kepemilikan saham oleh Kiatnakin Phatra Bank Public Company Limited juga tercatat sebesar 2,14%. Keputusan delisting ini merupakan bagian dari pengumuman Bursa Efek Indonesia yang mencakup 18 perusahaan lainnya.

Delisting ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor mengenai masa depan perusahaan dan dampaknya terhadap nilai saham yang tersisa. Lo Kheng Hong, sebagai salah satu pemegang saham, kini harus mempertimbangkan langkah-langkah selanjutnya terkait investasinya di SRIL.

Sejak awal, SRIL telah mengalami berbagai tantangan di pasar, yang mungkin berkontribusi pada keputusan delisting ini. Para pengamat pasar kini menunggu informasi lebih lanjut mengenai langkah-langkah yang akan diambil oleh perusahaan setelah delisting.

Details remain unconfirmed.