wartawarganews

Latest News, Stories and Updates from Citizens

Atlanta: Lionel Mpasi tampil gemilang saat Inggris hadapi perlawanan Kongo

Saat Tembok Kongo Bernama Lionel Mpasi Bikin Inggris Nyaris Frustrasi

Inggris berhasil mengalahkan Republik Demokratik Kongo dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Atlanta ini berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Inggris, namun kiper Kongo, Lionel Mpasi, menunjukkan performa luar biasa yang sempat membuat tim Inggris frustrasi.

Pada awal pertandingan, Inggris sempat tertinggal lebih dulu setelah Brian Cipenga mencetak gol untuk Kongo pada menit ke-7. Setelah gol tersebut, Inggris berupaya membalas, namun banyak peluang mereka digagalkan oleh aksi gemilang Lionel Mpasi di bawah mistar gawang.

Penampilan Gemilang Lionel Mpasi

Di babak pertama, Lionel Mpasi berhasil menggagalkan tiga peluang emas Inggris. Upaya dari Bellingham dan Harry Kane berhasil diredam oleh penyelamatan cemerlang Mpasi. Penampilan kiper Le Havre ini memungkinkan Kongo untuk mempertahankan keunggulan mereka hingga jeda babak pertama.

Memasuki babak kedua, Mpasi kembali menunjukkan kehebatannya dengan menahan sepakan keras dari Marcus Rashford yang mengarah ke sudut sempit gawang. Bola kemudian berhasil disapu bersih oleh rekan setimnya dari area berbahaya. Meskipun terus-menerus dihujani serangan, Mpasi menunjukkan ketahanan yang luar biasa.

Sebelum gol penyama kedudukan Inggris tercipta, Mpasi sempat menahan sepakan dari Bellingham. Namun, bola kembali dikuasai Inggris, dan Anthony Gordon kemudian memberikan umpan kepada Harry Kane yang berhasil menanduk bola masuk ke gawang. Meskipun bola sempat mengenai tangan Mpasi, gol tersebut tetap sah, mengubah skor menjadi 2-1 untuk Inggris.

Menurut catatan Sofascore, Lionel Mpasi melakukan 5 penyelamatan dalam pertandingan tersebut dan mendapatkan rating 7.6, yang merupakan rating tertinggi di tim Kongo bersama Aaron Wan-Bissaka. Mpasi sendiri menyatakan bahwa tugasnya adalah membantu tim dan melakukan penyelamatan. Ia mengungkapkan keinginannya untuk bisa menahan dua tembakan yang akhirnya berujung gol, seperti yang dilaporkan oleh Daily Mail.

Kontroversi Penalti dan Rekor Gol Harry Kane

Pertandingan ini juga diwarnai insiden kontroversial pada menit ke-43 ketika Harry Kane terjatuh di kotak penalti setelah bersenggolan dengan Lionel Mpasi. Wasit asal Yordania, Adham Makhadmeh, yang pernah bertugas di Liga 1, awalnya menganggap Kane melakukan diving. Meskipun setelah meninjau ulang tayangan Video Assistant Referee (VAR) yang menunjukkan adanya kontak fisik, Makhadmeh tetap memutuskan untuk melanjutkan permainan tanpa memberikan penalti kepada Inggris.

Keputusan ini memicu protes dari berbagai pihak, termasuk mantan kapten Inggris, Alan Shearer, yang menilai bahwa seharusnya ada penalti karena adanya kontak fisik. Mantan penyerang Inggris, Michael Owen, juga menyampaikan kritiknya melalui media sosial, mempertanyakan keputusan wasit setelah meninjau VAR. Jurnalis Inggris, Piers Morgan, juga berpendapat bahwa insiden tersebut jelas merupakan penalti.

Terlepas dari kontroversi tersebut, Harry Kane berhasil mencetak dua gol dalam pertandingan ini, membawa total golnya di Piala Dunia menjadi 13. Dengan torehan ini, Kane berhasil melewati rekor gol legenda Brasil, Pele, yang memiliki 12 gol di Piala Dunia. Kane kini menyamai rekor gol legenda Prancis, Just Fontaine.

Dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Piala Dunia, Harry Kane hanya terpaut satu gol dari legenda Jerman, Gerd Muller, yang mengoleksi 14 gol. Sementara itu, Ronaldo Luis Nazario de Lima dari Brasil memiliki 15 gol. Pencetak gol terbanyak sepanjang masa saat ini dipegang oleh kapten Argentina, Lionel Messi, dengan 19 gol, disusul oleh Kylian Mbappe dari Prancis dengan 18 gol.

Untuk Piala Dunia 2026, Harry Kane kini mengoleksi 5 gol, hanya tertinggal satu gol dari Messi dan Mbappe yang masing-masing telah mencetak 6 gol. Kemenangan ini memastikan Inggris lolos ke babak 16 besar dan akan menghadapi Meksiko di Estadio Azteca, Mexico City, pada 6 Juli mendatang.

Read Also

Source: sport.detik.com