wartawarganews

Latest News, Stories and Updates from Citizens

Kuba: Ketegangan dengan AS dan Pertahanan Nasional

kuba — ID news

“Kuba bukan negara yang menyerukan perang atau mempromosikannya, tetapi kami juga tidak takut perang jika kami harus berperang untuk membela tanah air kami,” kata Miguel Díaz-Canel, Presiden Kuba.

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Kuba dan Amerika Serikat. Pemerintah Kuba menjadikan pertahanan nasional sebagai prioritas utama sejak ancaman dari AS meningkat. Sanksi yang dijatuhkan oleh AS telah berlangsung selama lebih dari enam dekade.

Perserikatan Bangsa-Bangsa baru-baru ini membunyikan alarm atas krisis energi di Kuba. Krisis ini dipicu oleh pemutusan pasokan bahan bakar oleh AS. Situasi ini semakin diperburuk oleh kehilangan pasokan minyak dari Venezuela.

Pemerintahan Donald Trump mengintensifkan kampanye tekanan terhadap Kuba sejak Januari. Trump bahkan mengisyaratkan kemungkinan invasi ke Kuba setelah operasi militer di Iran. “Kita mungkin akan mampir ke Kuba setelah kita selesai dengan ini,” ungkap Trump.

Trump menyebut Kuba sebagai negara yang dikelola dengan sangat buruk. Ini menambah ketegangan antara kedua negara, yang telah lama berseteru.

Kuba berani melawan AS karena tidak takut berperang untuk membela tanah air. Ini adalah pernyataan tegas dari pemimpin Kuba dalam menghadapi tantangan yang ada.

Ketegangan ini juga mencerminkan sejarah panjang sanksi yang melanggar prinsip-prinsip dasar Piagam PBB dan hukum internasional. Sanksi tersebut telah menghambat perkembangan ekonomi dan infrastruktur Kuba.

Segera, kekuatan besar ini akan membawa hari yang telah ditunggu selama 70 tahun. Itu disebut A New Dawn for Cuba, kata Trump dalam konteks harapan bagi perubahan di Kuba.

Details remain unconfirmed.