Perjalanan Spanyol menuju final
Tim nasional Spanyol berhasil melaju ke babak final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Prancis dalam pertandingan semifinal. Kemenangan ini disaksikan langsung oleh Raja Felipe VI bersama Ratu Letizia, Putri Mahkota Leonor, dan Infanta Sofía. Mereka menonton pertandingan tersebut bersama-sama, menunjukkan dukungan penuh keluarga kerajaan terhadap tim nasional.
Momen kebersamaan keluarga kerajaan ini dibagikan melalui akun Instagram resmi Rumah Tangga Kerajaan Spanyol, Casa de Su Majestad el Rey. Dalam unggahan tersebut, terlihat keempat anggota kerajaan mengenakan jersey timnas Spanyol. Mereka duduk berdekatan di sofa, menyaksikan pertandingan di layar televisi.
Ekspresi tegang, serius, hingga gembira terlihat jelas di wajah mereka sepanjang pertandingan. Puncak perayaan terjadi saat La Roja mencetak gol kemenangan di akhir pertandingan, yang disambut dengan pelukan erat antar anggota keluarga kerajaan.
Kemenangan Spanyol atas Prancis dengan skor 2-0 di Dallas Stadium, Texas, Amerika Serikat, juga membawa dampak signifikan pada peringkat FIFA. Sebelum pertandingan ini, Spanyol berada di urutan kedua di bawah Argentina, namun kini mereka berhasil menempati peringkat pertama.
Dukungan dan harapan untuk gelar juara
Setelah kemenangan di semifinal, akun resmi kerajaan menyampaikan ucapan selamat dan semangat untuk tim. Mereka menulis, “Spanyol lolos ke final! Kalian telah sekali lagi menunjukkan mengapa kalian adalah salah satu tim terbaik di dunia.”
Pihak kerajaan juga menegaskan bahwa seluruh dukungan akan diberikan kepada timnas yang akan berjuang untuk menciptakan sejarah baru di babak final mendatang. “Sekarang, dengan dukungan seluruh negeri, saatnya berjuang untuk meraih gelar juara. Terima kasih telah membuat perjalanan ini begitu menyenangkan. Semangat, @sefutbol!” demikian pernyataan dari akun kerajaan.
Gol kemenangan Spanyol dicetak oleh Mikel Oyarzabal melalui tendangan penalti dan sontekan Pedro Porro. Pedro Porro juga dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan semifinal pertama Piala Dunia 2026 ini.
Kemenangan ini menjadi penegasan bahwa barisan pertahanan Spanyol sama efektifnya dengan lini tengah dan depan mereka. Tim asuhan Luis de la Fuente menunjukkan performa yang nyaris sempurna di semua sektor, termasuk penjaga gawang Unai Simon.
Spanyol berhasil mengalahkan tim-tim kuat seperti Uruguay, Portugal, Belgia, dan runner-up Piala Dunia 2022, Prancis, dalam perjalanan mereka menuju final. Ini merupakan final Piala Dunia kedua bagi Spanyol, setelah edisi 2010.
Analisis pertandingan dan kekuatan tim
Dalam pertandingan semifinal, Prancis yang diasuh Didier Deschamps kesulitan untuk bangkit setelah La Roja bertarung spartan di semua lini. Para pemain Spanyol selalu cepat menutup ruang gerak Prancis dan langsung melancarkan serangan begitu menguasai bola.
Meskipun Prancis memiliki probabilitas gol (xG) yang lebih tinggi sebelum laga, mereka gagal memanfaatkan peluang tersebut. Spanyol justru menang meyakinkan, menunjukkan efektivitas mereka dalam mengonversi dominasi penguasaan bola menjadi gol dan kemenangan.
Spanyol mencatat 10 peluang dalam laga semifinal melawan Prancis, dengan dua di antaranya berbuah gol. Total, La Roja telah menciptakan 120 peluang sepanjang turnamen, atau rata-rata 17 peluang per pertandingan, angka tertinggi dibandingkan tiga semifinalis lainnya.
Kekalahan ini merupakan antiklimaks bagi Prancis, yang sebelumnya selalu menang dalam enam laga dengan mencetak 16 gol dan hanya kebobolan dua gol. Namun, di semifinal, mereka menghadapi pertahanan Spanyol yang lebih solid dan serangan yang lebih tajam.
Prancis tidak mampu mencetak gol dan kebobolan dua gol, yang merupakan kali pertama mereka alami selama Piala Dunia ini. Didier Deschamps sendiri mengakui bahwa timnya bermain dengan gaya yang tidak biasa, terjebak dalam permainan ofensif Spanyol.
Spanyol juga memperbanyak catatan clean sheet mereka menjadi enam kali, setelah tiga kali mereka lakukan selama fase grup. Mereka hanya kebobolan sekali pada perempat final melawan Belgia. Ini menunjukkan soliditas pertahanan Spanyol yang menjadi landasan kuat untuk menghadapi final.
Di pusat permainan Spanyol, Fabian Ruiz dan Rodri berperan sebagai dirigen yang memastikan permainan tim harmonis dan kompak. Mereka berhasil membuat para kreator lini tengah Prancis tidak lagi dominan dan efektif seperti pada pertandingan sebelumnya. Spanyol kini berada di ambang menjuarai Piala Dunia keduanya.
Read Also
Source: news.detik.com










