wartawarganews

Latest News, Stories and Updates from Citizens

Harga minyak di Indonesia mengalami penurunan

harga minyak — ID news

Harga minyak goreng kemasan bermerk 1 di Indonesia mengalami penurunan rata-rata meskipun harga minyak mentah global terus melonjak. Rata-rata harga mencapai Rp.22,81 ribu per kg pada 30 April 2026. Ini terjadi di tengah fluktuasi harga minyak mentah dunia yang disebabkan oleh ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Data harga minyak goreng:

  • Harga termahal di Kep. Bangka Belitung adalah Rp.24.350 per kg.
  • Di Sumatera Barat, harga mencapai Rp.23.600 per kg.
  • Harga di Lampung adalah Rp.23.050 per kg.
  • Di Jambi, harga tercatat Rp.22.900 per kg.
  • Sementara itu, harga di Bengkulu adalah Rp.22.750 per kg.

Pihak Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional melaporkan bahwa meskipun harga minyak goreng menurun, tekanan terhadap harga bahan bakar masih tinggi. Badiul Hadi dari Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) menyatakan, “Terkait dengan BBM nonsubsidi, tekanan penyesuaian harga juga makin kuat.” Harga Pertamax diprediksi akan naik ke kisaran Rp13.800—Rp14.500 per liter pada Mei 2026.

Kenaikan harga BBM:

  • Harga Pertamax Turbo dipatok Rp19.400/liter dan berpotensi naik ke Rp21.000/liter hingga Rp22.000/liter.
  • Harga Dexlite menjadi Rp23.600/liter, naik Rp9.400 dibandingkan sebelumnya.
  • Sementara itu, harga Pertamina Dex dipatok Rp23.900/liter, juga naik Rp9.400 dibandingkan sebelumnya.

Sementara itu, harga minyak mentah Brent sempat menyentuh posisi tertinggi di level 126,41 dollar AS per barel. Lonjakan ini berdampak pada nilai tukar rupiah yang diprediksi akan menembus level Rp17.500 per dollar AS. Ibrahim Assuaibi mengungkapkan, “Kemudian kita lihat bahwa kok kenapa sih rupiah ini kok terus melemah?” Ia juga menambahkan bahwa penggunaan avtur untuk pesawat meningkat sehingga banyak pesawat mengurangi penerbangannya.