wartawarganews

Latest News, Stories and Updates from Citizens

Google: Tiga Mahasiswa Universitas Samudra Berhasil Masuk Program

google — ID news

Bagaimana prestasi mahasiswa Indonesia dalam program Google Student Ambassador 2026? Tiga mahasiswa dari Universitas Samudra, yaitu Dewi Sapira, Nirmala Kila Kartika, dan Mistahul Janah, berhasil lolos dalam program tersebut, yang diikuti oleh mahasiswa dari seluruh Indonesia. Program ini merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam bidang teknologi dan pendidikan.

Program Google Student Ambassador 2026 diikuti oleh sekitar 2.000 peserta yang dinyatakan lolos tahap awal dari ribuan pendaftar. Ini menunjukkan tingkat persaingan yang sangat ketat dan prestasi yang membanggakan bagi Universitas Samudra. Program ini berlangsung dari April hingga Juli 2026, memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan dan jaringan mereka di dunia teknologi.

Nirmala Kila Kartika, salah satu mahasiswa yang terpilih, menyatakan, “AI bisa menjadi partner belajar membantu menyusun jadwal, menganalisis jurnal, hingga memahami materi. Namun penggunaannya harus bijak dan tidak disalahgunakan.” Pernyataan ini menunjukkan pentingnya pemahaman yang baik tentang teknologi di kalangan mahasiswa.

Di sisi lain, Kementerian Komunikasi dan Digital juga sedang melakukan pemeriksaan terhadap Meta dan Google terkait dugaan pelanggaran perlindungan pengguna. Pemeriksaan ini dilakukan pada 6-7 April 2026 dan mencakup 29 pertanyaan yang diajukan kepada kedua perusahaan tersebut. Kementerian menegaskan tidak akan mentolerir pelanggaran terhadap ketentuan yang telah ditetapkan, terutama terkait pembatasan akun bagi anak di bawah usia 16 tahun.

Pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya penegakan regulasi terhadap penyelenggara sistem elektronik di Indonesia. Meta dan Google diduga enggan mematuhi regulasi yang telah ditetapkan, yang mulai berlaku pada 28 Maret 2026. Alexander Sabar, seorang pejabat di Kementerian Komdigi, menyatakan, “Langkah ini merupakan bagian dari pengawasan aktif sekaligus penegakan hukum administratif untuk memastikan setiap platform digital mematuhi regulasi nasional.”

Dengan prestasi ini, Universitas Samudra tidak hanya membawa nama baik kampus di tingkat nasional, tetapi juga berpotensi menjangkau skala internasional melalui kontribusi nyata di bidang teknologi dan pendidikan. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa Indonesia memiliki kemampuan dan potensi yang besar dalam menghadapi tantangan global.

Sementara itu, Meta juga menyatakan bahwa pemerintah yang mempertimbangkan larangan harus berhati-hati agar tidak mendorong remaja ke situs yang kurang aman dan tidak diatur. Ini menunjukkan adanya ketegangan antara regulasi pemerintah dan operasional perusahaan teknologi besar.

Ke depan, akan menarik untuk melihat bagaimana kedua perusahaan ini menanggapi pemeriksaan yang dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital, serta bagaimana hal ini akan mempengaruhi operasional mereka di Indonesia. Detail tetap belum terkonfirmasi.