Adira Finance meluncurkan Adira Expo Tebar Promo untuk memperluas akses masyarakat terhadap solusi finansial yang relevan dan terintegrasi. Acara ini berlangsung dari 4 hingga 9 Mei 2026 di Alfamidi Super Kotobangon, Kotamobagu.
Adira Finance menunjukkan kinerja keuangan yang positif. Mereka mencatatkan pertumbuhan penyaluran pembiayaan baru sebesar 52% dibandingkan tahun lalu, mencapai total Rp11,9 triliun pada kuartal I-2026. Selain itu, piutang pembiayaan yang dikelola meningkat sebesar 18% menjadi Rp64,7 triliun.
Statistik penting:
- Jumlah jaringan usaha Adira Finance mencapai 879 di seluruh Indonesia.
- Pelanggan aktif meningkat dari 2,0 juta pada kuartal I-2025 menjadi 2,6 juta pada kuartal I-2026.
- Total pembiayaan alat berat mencapai Rp136 miliar per Maret 2026.
Rasio Non-Performing Financing (NPF) Gross konsolidasian juga menunjukkan perbaikan, menurun menjadi 1,9% pada Maret 2026. Recky Doodoh, salah satu eksekutif perusahaan, menyatakan bahwa “Adira Expo Tebar Promo merupakan bagian dari strategi kami untuk memperluas akses masyarakat terhadap solusi finansial yang komprehensif dan relevan dengan kebutuhan saat ini.”
Dewa Made Susila menambahkan bahwa capaian ini mencerminkan efektivitas strategi perusahaan dalam menangkap peluang pasar secara selektif. Dengan demikian, laba bersih perusahaan tumbuh sebesar 26% menjadi Rp484 miliar.
Sylvanus Gani menjelaskan bahwa portofolio pembiayaan alat berat tersebar di berbagai sektor produktif. Hal ini membuat Adira Finance tidak bergantung pada satu industri tertentu, termasuk batubara. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1990 dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2004.














