Timnas Indonesia memulai Piala AFF 2026 dengan kemenangan telak 5-1 atas Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor. Penyerang muda Mitchell Baker menjadi sorotan utama setelah mencetak hattrick pada laga debutnya bersama Skuad Garuda.
Penampilan impresif Baker, yang berusia 19 tahun, langsung memicu perbincangan di media sosial. Postur tubuhnya yang tinggi dan ketajamannya di depan gawang membuatnya dibandingkan dengan penyerang Manchester City, Erling Haaland. Julukan “Mitchell ‘Haaland’ Baker” bahkan mulai populer di berbagai platform media sosial.
Debut Gemilang Mitchell Baker
Baker hanya membutuhkan enam menit untuk membuka keran golnya bagi Timnas Indonesia. Gol pertamanya tercipta melalui sundulan setelah memanfaatkan tendangan bebas dari Thom Haye. Pemain kelahiran Melbourne, Australia, ini kemudian menambah dua gol lagi, melengkapi hattrick pada menit ke-56 dan menegaskan dominasi Indonesia.
Selain Baker, Sandy Walsh dan Jens Raven juga turut menyumbangkan gol untuk Garuda. Sementara itu, satu-satunya gol balasan dari Kamboja berasal dari gol bunuh diri Nadeo Argawinata. Kemenangan 5-1 ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Indonesia atas Kamboja sejak tahun 1995 dan menjadi awal yang baik di bawah arahan pelatih John Herdman dalam perburuan gelar Piala AFF 2026.

Reaksi positif terhadap penampilan Baker membanjiri media sosial seperti X, TikTok, dan Instagram. Video gol dan selebrasinya tersebar luas, disertai pujian dari para suporter. Banyak netizen mengungkapkan keterkejutan mereka melihat pemain berusia 19 tahun tersebut tampil percaya diri dan langsung mencetak tiga gol pada pertandingan pertamanya.
Netizen menyoroti beberapa kesamaan antara Baker dan Haaland, termasuk postur tubuh, kekuatan fisik, kemampuan duel udara, dan naluri mencetak gol. Chemistry antara Baker dan Thom Haye juga mendapat perhatian, dinilai menunjukkan koneksi yang menjanjikan meskipun baru pertama kali bermain bersama dalam pertandingan resmi Timnas.
Evaluasi dan Pertandingan Selanjutnya
Pemain Timnas Indonesia, Marc Klok, yang bermain di babak pertama, memuji penampilan Baker. Klok menilai bahwa dengan kualitas Baker sebagai striker, yang memiliki tinggi 1,97 meter, akan menambah kekuatan Indonesia di lini depan. Menurut Klok, timnya sebenarnya bisa mencetak lebih banyak gol, mungkin tujuh atau delapan, namun ia cukup puas dengan tiga poin pertama.
Klok juga menyatakan kebanggaannya terhadap tim dan keyakinannya pada kualitas pemain serta pelatih. Ia menambahkan bahwa chemistry di dalam tim sudah cukup bagus. Kemenangan ini menempatkan Indonesia sementara di posisi ketiga Grup A dengan tiga poin, di bawah Singapura yang memiliki enam poin dan Vietnam dengan tiga poin.
Selanjutnya, Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Timor Leste pada Jumat, 31 Juli, pukul 17.00 WIB di Stadion Chonburi, Thailand.
Klok menekankan pentingnya pemulihan dan fokus untuk pertandingan berikutnya melawan Timor Leste, dengan target yang sama seperti pertandingan pertama.
Pada hari yang sama, Singapura berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Timor Leste di Stadion Jalan Besar, Kallang. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Singapura untuk bersaing di papan atas klasemen Grup A.
Meskipun sempat kesulitan menembus pertahanan Timor Leste, tim berjulukan The Lions tersebut akhirnya mampu memaksimalkan peluang dan mengamankan tiga poin. Sejak peluit kick-off dibunyikan, Singapura tampil dominan dengan lebih banyak menguasai bola dan mengendalikan tempo permainan.
Selain berita sepak bola, Timnas Voli Putra Indonesia juga mencatat peningkatan peringkat dalam ranking FIVB. Setelah meraih peringkat ketiga SEA V Cup 2026, Indonesia kini berada di peringkat ke-44 dunia atau kedelapan Asia dengan 102,51 poin.
Timnas Voli Indonesia baru saja menyelesaikan agenda SEA V Cup 2026. Meskipun gagal menjadi juara di leg satu dan dua, tim Merah Putih tetap masuk dalam jajaran delapan besar di pentas Asia. Skuad asuhan Reidel Toiran ini menempati peringkat kedelapan di kawasan Asia per 27 Juli 2026.
Pertandingan Timnas Indonesia selanjutnya di Piala AFF 2026 akan berlangsung pada Jumat, 31 Juli, melawan Timor Leste.
Source: inet.detik.com










