Masa Depan Pogba di Monaco
Paul Pogba berpotensi mengakhiri kontraknya dengan AS Monaco lebih awal. Pembicaraan mengenai pemutusan kontraknya sedang berlangsung dan disebut dapat segera mencapai kesepakatan. Pogba bergabung dengan Monaco pada musim panas 2025 setelah diizinkan kembali ke sepak bola profesional, menyusul hukuman akibat pelanggaran aturan anti-doping.
Gelandang berusia 33 tahun itu menandatangani kontrak dua tahun, yang seharusnya membuatnya bertahan di Monaco hingga akhir musim 2026-2027. Namun, situasi terkini membuka kemungkinan Pogba pergi sebelum masa kontraknya berakhir. Monaco belum memberikan pernyataan resmi mengenai perkembangan ini.
Musim pertama Pogba di Monaco tidak berjalan lancar. Cedera menghambat kesempatannya bermain, meskipun sebelumnya ada harapan ia dapat tampil lebih rutin pada musim baru. Perubahan pelatih di AS Monaco, dengan Filipe Luis menggantikan Sebastien Pocognoli, juga dapat memengaruhi rencana klub dalam menyusun lini tengah.
Tantangan Cedera dan Kondisi Fisik
Masa sulit Pogba di AS Monaco mengalami kemunduran baru setelah ia mengalami cedera saat sesi latihan pramusim di St George’s Park. Ia terpaksa meninggalkan lapangan lebih cepat setelah berteriak dan terjatuh saat latihan umpan. Staf medis segera memberikan penanganan dan membantunya keluar lapangan, menimbulkan kekhawatiran di antara rekan-rekannya.

Cedera terbaru ini datang tepat ketika Pogba mulai kembali berintegrasi ke sesi latihan penuh bersama tim setelah periode yang sulit. Setelah absen dalam banyak pertandingan akibat serangkaian masalah fisik, ia hanya sempat tampil singkat pada pramusim. Pelatih kepala Filipe Luís sebelumnya menyatakan optimisme untuk kembali memasukkan gelandang berpengalaman itu ke dalam skuad.
Pada usia 33 tahun, pemain asal Prancis itu sekali lagi menghadapi perjuangan berat untuk memulihkan kebugaran penuh dan konsistensinya. Waktu kemunduran baru ini tidak bisa lebih buruk bagi klub Ligue 1 tersebut saat mereka merampungkan persiapan untuk musim baru. Petinggi Monaco sebelumnya mencatat bahwa penilaian pada pramusim akan sangat krusial dalam menentukan masa depan jangka panjang sang pemain di klub.
Dengan kondisi fisiknya yang tetap menjadi kekhawatiran berkepanjangan, manajemen kini akan menunggu hasil pemindaian medis untuk mengukur tingkat keparahan sebenarnya dari masalah tersebut. Pogba baru-baru ini kembali dibekap cedera pada lutut kanan dan paha kirinya, yang membuat klub tersebut merasa jengah. Dikabarkan AS Monaco sudah berniat memutus kontraknya sejak akhir tahun 2025 karena masalah fisiknya.
Perjalanan Setelah Kasus Doping
Pogba sempat mendapat larangan bermain selama empat tahun setelah hasil tes menunjukkan adanya dehydroepiandrosterone (DHEA). Tes tersebut dilakukan pada Agustus 2023 dan kasusnya berlanjut hingga 2024. Gelandang Timnas Perancis itu menyatakan dirinya tidak sengaja menggunakan zat terlarang, menjelaskan konsumsi tersebut berasal dari suplemen tanpa mengetahui kandungan di dalamnya.
Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) kemudian memangkas masa hukuman Pogba dari empat tahun menjadi 18 bulan. Keputusan itu membuat Pogba mendapat izin kembali bermain pada Maret 2025. Setelah kasus dopingnya selesai, ia akhirnya menjalani debut bersama Monaco pada November 2025.

Penampilan tersebut menjadi laga pertamanya sejak September 2023, atau setelah sekitar 26 bulan tidak bermain akibat sanksi anti-doping. Sejak memutuskan bergabung, pemain jebolan akademi Man United ini hanya tampil di enam pertandingan resmi. Hubungan baik yang dimilikinya dengan presiden klub, Dmitri Rybolovlev, membuat pemutusan kontrak yang sudah direncanakan pada akhir 2025 urung terjadi.
Source: bola.kompas.com










