Guardiola Tolak Tawaran dari FIGC
Pep Guardiola, mantan pelatih Manchester City, telah menolak tawaran untuk melatih timnas Italia. Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) sebelumnya telah mendekati Guardiola untuk mengisi posisi pelatih kepala yang kosong. Guardiola, yang baru saja mengakhiri masa baktinya selama sepuluh tahun bersama Manchester City, sempat bertemu dengan perwakilan federasi.
Menurut laporan Gazzetta dello Sport, Guardiola menyatakan bahwa ia belum merasa siap untuk mengambil peran tersebut. Pelatih berusia 55 tahun itu menekankan bahwa jika ia melatih, ia harus melakukannya dengan totalitas 100 persen, dan kondisi saat ini tidak memungkinkan hal tersebut.
Negosiasi Kontrak dan Gaji
FIGC terus berupaya mendapatkan Guardiola, bahkan setelah pembicaraan awal di Barcelona. Direktur Teknik FIGC, Paolo Maldini, bersama penasihatnya, Leonardo, telah bertemu dengan Guardiola untuk membujuknya agar bersedia menangani timnas Italia.
Salah satu kendala dalam negosiasi adalah perbedaan mengenai nilai gaji. Guardiola dilaporkan meminta gaji sebesar 20 juta euro per tahun, angka yang jauh lebih tinggi dari tawaran awal FIGC senilai 5 juta euro per musim. FIGC dikabarkan siap meningkatkan tawaran awal menjadi sekitar 10 juta euro per tahun untuk pelatih tersebut.
Meskipun demikian, pembicaraan belum membuahkan hasil. FIGC berencana untuk melanjutkan negosiasi dalam acara pernikahan Gianluigi Donnarumma di Bari, Italia. Pertemuan ini diharapkan menjadi kesempatan penting untuk menemukan titik temu terkait nilai kontrak Guardiola.
Alasan Penolakan dan Proyek Timnas Italia
Guardiola baru saja memutuskan untuk rehat dari kursi kepelatihan setelah periode yang sukses di level klub, di mana ia meraih trofi bersama semua klub yang ditanganinya. Melatih tim nasional merupakan pengalaman yang belum pernah ia jalani.
Selain Italia, Inggris juga sempat mengajukan tawaran kepadanya sebelum akhirnya menunjuk Thomas Tuchel. Italia sendiri sedang dalam proses membangun kembali kekuatan setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2026. FIGC telah merekrut Paolo Maldini dan Leonardo Araujo sebagai Direktur Teknik dan Penasihat, yang bertugas mencari pelatih baru.
Selain Guardiola, Carlo Ancelotti juga sempat didekati oleh FIGC, namun ia menolak tawaran tersebut karena masih terikat kontrak dengan timnas Brasil hingga 2030. Sementara itu, Gianluigi Buffon juga telah menolak tawaran untuk kembali ke jajaran staf teknis tim nasional utama, memilih untuk menjauh dari sepak bola dan fokus pada keluarga serta studinya.
FIGC terus mencari pelatih baru untuk timnas Italia setelah kegagalan di kualifikasi Piala Dunia 2026.
Source: sport.detik.com










