Putri Kusuma Wardani, satu-satunya wakil tunggal putri Indonesia, harus mengakhiri perjalanannya di perempat final China Open 2026. Pertandingan yang berlangsung di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, pada Jumat (24/7/2026) sore WIB, menyaksikan Putri kalah dalam pertarungan rubber game melawan pebulutangkis Jepang, Tomoka Miyazaki.
Putri memulai gim pertama dengan kuat, berhasil meraih lima angka pertama. Meskipun Miyazaki sempat mengejar dan menyamakan kedudukan menjadi 9-9, Putri kemudian mengambil alih momentum dengan meraih sembilan angka beruntun, unggul 18-9. Putri mengamankan gim pertama dengan skor 21-16, meskipun sempat kehilangan enam poin berturut-turut setelah mencapai game point pada kedudukan 20-10.
Memasuki gim kedua, Putri menghadapi kesulitan dalam menghadapi permainan Miyazaki. Ia juga sering melakukan kesalahan sendiri. Setelah awal yang ketat, Putri tertinggal jauh 8-15 setelah Miyazaki berhasil meraih enam poin beruntun. Putri akhirnya kehilangan gim kedua dengan skor 11-21, memaksa pertandingan dilanjutkan ke rubber game.
Pada gim penentuan, Putri masih kewalahan menghadapi strategi Miyazaki dan beberapa kali melakukan kesalahan dalam pengamatan bola yang berujung pada kehilangan poin. Putri tertinggal jauh 4-13 setelah Miyazaki merebut tujuh poin beruntun. Tidak mampu keluar dari tekanan, Putri akhirnya kalah telak 9-21 di gim ketiga, mengakhiri langkahnya di perempat final.
Perjalanan Ganda Putra dan Ganda Putri
Di sisi lain, pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri berhasil melaju ke babak semifinal China Open 2026. Mereka mengalahkan pasangan Korea, Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju, dalam dua gim langsung dengan skor 21-15, 21-17. Pertandingan ini berlangsung cukup cepat, hanya dalam durasi 40 menit.
Fajar/Fikri meraih poin pertama di gim pertama, namun pasangan Korea sempat unggul dengan meraih tiga poin beruntun. Dalam situasi tertekan, Fajar/Fikri meningkatkan irama permainan mereka, menyamakan kedudukan menjadi 5-5. Mereka kemudian meraih enam poin total untuk unggul 8-5 dan terus memimpin. Saat interval gim pertama, Fajar/Fikri unggul 11-9.
Meskipun skor sempat diperkecil menjadi 11-10, Fajar/Fikri kembali melesat dengan 14-10. Mereka akhirnya mengakhiri gim pertama dengan kemenangan 21-15 atas Min Hyuk/Dong Ju.
Gim kedua berjalan lebih sengit. Fajar/Fikri membuka gim ini dengan dua poin beruntun, namun sempat disalip Min Hyuk/Dong Ju menjadi 3-2, sebelum kedudukan kembali imbang 3-3 dan 4-4. Setelah itu, Fajar/Fikri secara perlahan namun pasti terus unggul dengan selisih satu poin. Interval gim kedua dikuasai Fajar/Fikri dengan selisih dua poin, 11-9.
Dari selisih dua poin tersebut, Fajar/Fikri berhasil memperlebar keunggulan menjadi tiga poin, 15-12. Tidak lama kemudian, keunggulan mereka melebar menjadi 19-13, dan akhirnya gim kedua berhasil diakhiri dengan skor 21-15, memastikan tempat mereka di semifinal.
Sementara itu, pasangan ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum juga terhenti di babak perempat final. Rachel/Febi kalah dari wakil tuan rumah, Li Yi Jing/Luo Xu Min, dalam dua gim dengan skor 21-18, 21-18.
Wakil Indonesia di Perempat Final
Sebelumnya, turnamen BWF Tour Victor China Open 2026 di babak perempat final pada Jumat, 24 Juli 2026, menjadi ujian penting bagi Indonesia. Setelah melalui persaingan ketat sejak babak awal, hanya tersisa empat wakil Merah Putih yang masih bertahan di perempat final.
Wakil-wakil tersebut adalah Jonatan Christie di sektor tunggal putra, Putri Kusuma Wardani di tunggal putri, pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, serta ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum.
Jonatan Christie, yang menjadi satu-satunya wakil di sektor tunggal putra, harus menerima kekalahan dari pebulutangkis Kanada, Victor Lai, dalam dua gim langsung dengan skor 21-14, 21-17. Sementara itu, Putri Kusuma Wardani menghadapi Tomoka Miyazaki dari Jepang.
Harapan lain datang dari sektor ganda putra melalui duet baru Fajar/Fikri. Kolaborasi keduanya mulai menunjukkan chemistry yang semakin solid. Kombinasi pengalaman Fajar dan permainan agresif Fikri menjadi modal penting menghadapi lawan-lawan berat di babak delapan besar. Pasangan Fajar/Fikri dijadwalkan melawan pasangan dari Korea, Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju.
Rachel/Febi menjadi kejutan menyenangkan bagi Indonesia di sektor ganda putri. Pasangan muda ini terus menunjukkan perkembangan signifikan dengan keberanian bermain menyerang dan pertahanan yang semakin rapi. Lolos ke babak perempat final menjadi bukti bahwa regenerasi ganda putri Indonesia berjalan ke arah positif. Lawan Rachel/Febi adalah Li Yi Jing/Luo Xu Min, dari China. Turnamen ini disiarkan secara eksklusif melalui layanan OTT Vidio.

Jadwal pertandingan perempat final pada Jumat, 24 Juli 2026, mencakup beberapa pertandingan penting. Selain kekalahan Jonatan Christie dari Victor Lai dan Putri Kusuma Wardani dari Tomoka Miyazaki, serta kemenangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri atas Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju, ada juga pertandingan Li Yi Jing/Luo Xu Min melawan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum.
Keberhasilan Fajar/Fikri melaju ke semifinal memberikan harapan bagi Indonesia untuk meraih gelar di turnamen bergengsi level Super 1000 ini. Mereka akan melanjutkan perjuangan mereka di babak selanjutnya pada China Open 2026.
Source: sport.detik.com










