Indonesia Hadapi Timor Leste di ASEAN Championship 2026
Timnas Indonesia akan menghadapi Timor Leste dalam pertandingan lanjutan Grup A ASEAN Championship 2026 pada Jumat, 31 Juli 2026. Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Chonburi, Thailand. Laga ini menjadi kesempatan penting bagi skuad Merah Putih untuk melanjutkan tren kemenangan mereka di turnamen tersebut.
Saat ini, Timnas Indonesia telah mengumpulkan tiga poin dari satu pertandingan setelah meraih kemenangan 5-1 atas Kamboja pada pertandingan pertama. Jika berhasil mengamankan tiga poin penuh melawan Timor Leste, Timnas Indonesia akan menyamai perolehan enam poin Vietnam di puncak klasemen sementara Grup A.
Meskipun demikian, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan bahwa timnya tidak akan meremehkan kekuatan lawan. Herdman menilai bahwa Timor Leste telah menunjukkan perkembangan permainan yang signifikan sepanjang turnamen ASEAN Championship 2026. Ia menekankan bahwa target utama tim adalah meraih tiga poin penuh, bukan mengejar kemenangan dengan skor mencolok.
“Saya pikir setiap pertandingan itu berbeda. Timor Leste terus berkembang sepanjang turnamen ini,” kata Herdman dalam konferensi pers sebelum pertandingan. “Menurut saya, penampilan mereka di pertandingan terakhir sangat kuat. Mereka mulai memahami tempo dan ritme turnamen ini.”
Herdman menambahkan, “Jadi, saya mengharapkan tim yang lebih baik. Setelah bermain dua pertandingan bersama, pada pertandingan ketiga, Anda akan lebih memahami taktik dan rekan setim Anda. Jadi, kami tidak boleh meremehkan Timor Leste. Ini bukan soal mencetak gol. Ini soal tiga poin.” Pelatih asal Inggris ini juga menuntut para pemainnya untuk tidak cepat puas dan terus meningkatkan performa dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.
Rekor Pertemuan dan Kondisi Tim
Menurut catatan, Timnas Indonesia memiliki rekor pertemuan yang dominan melawan Timor Leste. Timnas Indonesia berhasil menyapu bersih lima pertemuan terakhir menghadapi Timor Leste. Selain itu, skuad Garuda memenangkan empat dari lima laga terakhir yang mereka jalani, sementara Timor Leste telah menelan tiga kekalahan.
Pertemuan antara Timnas Indonesia dan Timor Leste di Piala AFF atau ASEAN Championship terbilang jarang. Dalam lima kali berlaga di Piala AFF, Timor Leste baru sekali bertemu Indonesia. Pertemuan sebelumnya terjadi pada Piala AFF 2018, di mana kedua tim berada di Grup B. Laga tersebut berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Pada pertandingan Piala AFF 2018, Timor Leste sempat mengejutkan dengan mencetak gol lebih dulu melalui Rufino Gama pada menit ke-48, setelah babak pertama berakhir imbang tanpa gol. Namun, Timnas Indonesia berhasil bangkit di 30 menit terakhir. Alfath Fathier menyamakan kedudukan pada menit ke-61, diikuti oleh gol Stefano Lilipaly pada menit ke-69 yang membalikkan keadaan. Beto Goncalves kemudian memastikan kemenangan Indonesia pada menit ke-82.
Pada Piala AFF 2018, Timnas Indonesia meraih hasil yang kurang memuaskan, gagal melangkah ke semifinal setelah hanya menduduki peringkat keempat di bawah Thailand, Filipina, dan Singapura. Delapan tahun berselang dari pertemuan pertama tersebut, kedua tim akan kembali berhadapan di ajang yang sama. Dalam skuad Timnas Indonesia saat ini, tidak ada lagi nama-nama pemain yang tersisa dari edisi Piala AFF 2018. Sementara itu, di kubu Timor Leste, masih ada satu nama yang bertahan dari Piala AFF 2018, yaitu Joao Pedro yang mengisi lini serang tim asuhan Ze Pedro.
Rotasi Pemain dan Misi Kemenangan
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memilih untuk tidak membocorkan rencana permainan dan kemungkinan rotasi pemain yang akan diterapkan pada pertandingan melawan Timor Leste. “Saya harus membuat kalian menebak-nebak untuk besok,” kata Herdman pada jumpa pers pra-pertandingan. Ia menambahkan bahwa penting untuk menjaga antusiasme penggemar dan membiarkan mereka memprediksi susunan pemain.
Pada pertandingan sebelumnya melawan Kamboja, Herdman menurunkan tiga pemain debutan: Mitchell Baker yang tampil sebagai starter dan mencetak tiga gol, Jens Raven yang juga menyumbang gol, serta bek tengah Brian Fatari. Selain itu, Herdman juga memainkan beberapa nama lama seperti Marc Klok, yang sebelumnya tidak dipanggil dalam empat laga Herdman.
Kiper Nadeo Argawinata, yang terakhir kali membela Indonesia pada November 2023 di Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran kedua, juga diturunkan. Egy Maulana Vikri, yang tidak tampil dalam enam laga terakhir Indonesia sejak September 2025, juga masuk dalam skuad. Gelandang Kadek Agung, yang tidak mendapatkan panggilan sejak Januari 2022 dan penampilan terakhirnya bersama Indonesia adalah di Piala AFF 2020 akhir tahun 2021, juga menjadi bagian dari tim.
Kehadiran nama-nama baru dan lama ini disebabkan karena Piala AFF tidak termasuk dalam kalender resmi FIFA, sehingga pemain-pemain terbaik Indonesia yang bermain di Eropa tidak dilepas oleh klub mereka. Meskipun merahasiakan detail rotasi, Herdman menegaskan bahwa misi timnya adalah meraih kemenangan. Ia menyatakan bahwa hanya kemenangan yang akan memperbesar peluang Indonesia untuk lolos ke semifinal, dan kemudian berjuang di final untuk memutus kutukan belum pernah juara.
“Kami akan memberikan yang terbaik, seperti biasa. Itulah yang selalu saya minta dari para pemain, bahwa kami memiliki standar dan mereka tetap berada di atasnya dari peluit awal hingga peluit akhir,” tutup Herdman. Pertandingan akan dimulai pada pukul 17.00 WIB pada Jumat, 31 Juli 2026.

Source: bola.kompas.com










