wartawarganews

Latest News, Stories and Updates from Citizens

Timnas Indonesia bersiap hadapi permainan keras Timor Leste di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Antisipasi Permainan Keras Timor Leste

Timnas Indonesia akan melanjutkan perjuangannya di Grup A Piala AFF 2026 atau ASEAN Championship 2026 dengan menghadapi Timor Leste. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Chonburi, Thailand, pada Jumat, 31 Juli 2026, pukul 17.00 WIB. Ini akan menjadi pertemuan kedua antara kedua tim di ajang Piala AFF.

Sebelumnya, kedua tim pernah bertemu di turnamen dua tahunan ini pada edisi 2018, di mana Indonesia berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 3-1. Di luar Piala AFF, Indonesia dan Timor Leste juga tercatat telah berhadapan tiga kali dalam laga persahabatan, dan semua pertandingan tersebut dimenangkan oleh Indonesia. Rekor pertemuan ini memberikan optimisme tinggi bagi skuad Garuda.

Bek Timnas Indonesia, Jordi Amat, menyatakan bahwa timnya telah siap untuk menampilkan performa terbaik guna meraih kemenangan. Tim asuhan John Herdman datang dengan modal kemenangan besar 5-1 atas Kamboja di pertandingan sebelumnya. Sementara itu, Timor Leste telah menelan dua kekalahan dan saat ini berada di posisi juru kunci Grup A.

Antisipasi Taktik Timor Leste

Meskipun Timor Leste dianggap sebagai tim terlemah di Grup A, dengan menempati peringkat 201 dunia, mereka tetap dinilai berpotensi menyulitkan skuad Garuda. Timor Leste dikenal kerap menerapkan permainan agresif dan tidak segan melakukan pelanggaran yang seringkali berujung pada kartu dari wasit. Sejauh ini, tim berjuluk O Sol Nascente tersebut telah mengoleksi tiga kartu kuning sepanjang Piala AFF 2026.

Menanggapi hal ini, Jordi Amat mengakui bahwa sepak bola adalah olahraga yang erat kaitannya dengan kontak fisik. Oleh karena itu, Timnas Indonesia mengantisipasi permainan keras yang berpotensi diterapkan oleh Timor Leste. Persiapan tim disebut berjalan dengan baik, dan para pemain siap untuk menghadapi pertandingan.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memiliki kesempatan untuk melakukan rotasi pemain dalam pertandingan melawan Timor Leste. Rotasi yang presisi dianggap sebagai kunci untuk mempertahankan dominasi dan mengamankan tiga poin penuh di Chonburi. Beberapa pemain yang belum mendapatkan banyak waktu bermain, seperti Wahyu Prasetyo, Jordi Amat, Cahya Supriadi, Rizky Eka Pratama, Rayhan Hannan, dan Tim Geypens, bisa saja diturunkan.

Namun, Herdman perlu mempertimbangkan dengan cermat pemilihan pemain yang akan diturunkan, terutama mengingat pertandingan berikutnya melawan Vietnam. Hanya Marselino Ferdinan dan Ragnar Oratmangoen yang masih diragukan untuk berlaga, sementara pemain lainnya diproyeksikan prima untuk menghadapi Timor Lorosae. Duel ini juga menjadi kesempatan bagi Herdman untuk menerapkan pendekatan baru, mengingat mantan pelatih timnas Kanada itu dikenal sering menghadirkan kejutan dalam strateginya.

Pesepak bola Timnas Indonesia Jens Raven berselebrasi bersama usai membobol gawang Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (27/7/2026). Timnas Indonesia mengalahkan Kamboja dengan skor akhir 5-1. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc.
Pesepak bola Timnas Indonesia Jens Raven berselebrasi bersama usai membobol gawang Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (27/7/2026). Timnas Indonesia mengalahkan Kamboja dengan skor akhir 5-1. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc. Credit: cnnindonesia.com

Target Poin Penuh dan Peningkatan Kualitas

Jordi Amat menegaskan target skuad Garuda untuk meraih hasil maksimal, khususnya pada dua pertandingan awal Grup A ASEAN Hyundai Cup 2026. Ia menyebut bahwa kemenangan menjadi hal penting untuk menjaga momentum tim dalam turnamen. Seluruh pemain memiliki fokus yang sama untuk meraih kemenangan, dan hasil positif pada dua laga awal akan menjadi modal penting bagi perjalanan Indonesia di kompetisi ini.

Jordi menyatakan bahwa persiapan tim berjalan sangat bagus dan para pemain sudah tidak sabar untuk memulai pertandingan. Menurutnya, sangat krusial bagi Indonesia untuk bisa meraih enam poin dari dua pertandingan pertama. Pemain yang pernah membela Real Betis di Liga Spanyol ini juga menambahkan bahwa skuad Garuda tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga ingin terus meningkatkan kualitas permainan sepanjang turnamen.

Gagasan sepak bola yang diterapkan tim dinilai menjadi salah satu kekuatan Indonesia. Kemenangan pada pertandingan pertama melawan Kamboja menjadi bukti kerja keras seluruh elemen tim. Namun, Jordi menilai Indonesia harus terus berkembang agar mampu mencapai target yang lebih besar di ASEAN Hyundai Cup 2026. Ia berharap tim bisa meraih tiga poin pada pertandingan melawan Timor Leste.

Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi skuad Garuda untuk melanjutkan tren positif setelah mengalahkan Kamboja 5-1 pada pertandingan perdana.

Pesepak bola Timnas Indonesia Thom Haye (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Timnas Kamboja Sovann Ouk (tengah) pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (27/7/2026). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/app/tom.
Pesepak bola Timnas Indonesia Thom Haye (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Timnas Kamboja Sovann Ouk (tengah) pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (27/7/2026). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/app/tom. Credit: cnnindonesia.com

Source: bola.kompas.com