<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Singapura artikel - wartawarganews</title>
	<atom:link href="https://wartawarganews.com/tag/singapura/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Latest News, Stories and Updates from Citizens</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 May 2026 00:06:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://wartawarganews.com/wp-content/uploads/2026/03/cropped-warta-favicon-32x32.png</url>
	<title>Singapura artikel - wartawarganews</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>John Herdman Berusaha Mengubah Sejarah Timnas Indonesia di Piala AFF 2026</title>
		<link>https://wartawarganews.com/john-herdman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 00:06:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[BRI Super League]]></category>
		<category><![CDATA[Cahya Supriadi]]></category>
		<category><![CDATA[John Herdman]]></category>
		<category><![CDATA[Liga 1]]></category>
		<category><![CDATA[Piala AFF]]></category>
		<category><![CDATA[Singapura]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Vietnam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/john-herdman/</guid>

					<description><![CDATA[<p>John Herdman berusaha mengubah sejarah Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 setelah 30 tahun tanpa gelar. Ia memanggil 23 pemain untuk turnamen tersebut.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/john-herdman/">John Herdman Berusaha Mengubah Sejarah Timnas Indonesia di Piala AFF 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>John Herdman berusaha mengubah sejarah Timnas Indonesia di <strong>Piala AFF 2026</strong> setelah 30 tahun tanpa gelar. Ia adalah pelatih baru yang ditunjuk untuk membawa tim meraih sukses. Piala AFF ke-14 ini akan berlangsung dari 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.</p>
<p>Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan pemenang playoff antara Brunei Darussalam atau Timor Leste. Herdman telah memanggil <strong>23 pemain</strong> untuk memperkuat tim, termasuk Cahya Supriadi, penjaga gawang PSIM Yogyakarta.</p>
<p><strong>Statistik penting:</strong></p>
<ul>
<li>Indonesia sudah <strong>15 kali</strong> berpartisipasi di Piala AFF sejak 1996.</li>
<li>Timnas Indonesia belum pernah memenangkan Piala AFF sejak penyelenggaraan pertama pada tahun <strong>1996</strong>.</li>
<li>Indonesia sudah enam kali menjadi runner-up Piala AFF.</li>
<li>Cahya Supriadi mencatatkan <strong>delapan clean sheet</strong> dalam <strong>28 pertandingan</strong> di Liga 1.</li>
</ul>
<p>Cahya Supriadi menyatakan, &#8220;Saya akan bekerja keras sampai mendapatkan posisi nomor satu.&#8221; Pernyataan ini menunjukkan tekadnya untuk tampil baik di level internasional. Namun, banyak yang bertanya-tanya, mampukah John Herdman mengukir sejarah dengan merebut Piala AFF 2026?</p>
<p>Piala AFF sudah seperti &#8216;Piala Dunia&#8217; Asia Tenggara. Herdman ingin memberi kesempatan kepada pemain dari liga domestik untuk unjuk kualitas di pentas internasional. Indonesia terakhir kali meraih trofi pada tahun <strong>2008</strong>.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/john-herdman/">John Herdman Berusaha Mengubah Sejarah Timnas Indonesia di Piala AFF 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Singapura: Pajak Bahan Bakar Ramah Lingkungan Diterapkan di</title>
		<link>https://wartawarganews.com/singapura-pajak-bahan-bakar-ramah-lingkungan-diterapkan-di/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 19:58:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tren]]></category>
		<category><![CDATA[bahan bakar ramah lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[CAAS]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Palma]]></category>
		<category><![CDATA[ICAO]]></category>
		<category><![CDATA[KBRI]]></category>
		<category><![CDATA[pajak]]></category>
		<category><![CDATA[penerbangan]]></category>
		<category><![CDATA[Singapura]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/singapura-pajak-bahan-bakar-ramah-lingkungan-diterapkan-di/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemerintah Singapura akan memberlakukan pajak untuk penggunaan bahan bakar ramah lingkungan di sektor penerbangan mulai 1 April 2026.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/singapura-pajak-bahan-bakar-ramah-lingkungan-diterapkan-di/">Singapura: Pajak Bahan Bakar Ramah Lingkungan Diterapkan di</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pemerintah Singapura telah mengumumkan bahwa mulai 1 April 2026, akan berlaku pajak terkait penggunaan bahan bakar ramah lingkungan untuk sektor penerbangan. Ini menjadikan Singapura sebagai negara pertama yang mengenakan tarif khusus untuk mendorong pemakaian bahan bakar aviasi berkelanjutan.</p>
<p>Tarif pajak ini akan dikenakan kepada seluruh penumpang yang terbang dari Singapura. Besaran pajak bervariasi tergantung pada jarak tempuh dan kabin perjalanan. Misalnya, penumpang kelas ekonomi yang terbang ke Bangkok akan dikenakan pajak sebesar S$1, sedangkan untuk penerbangan ke Tokyo, London, dan New York, pajaknya masing-masing adalah S$2,80, S$6,40, dan S$10,40.</p>
<p>Han Kok Juan, seorang pejabat dari Otoritas Penerbangan Sipil Singapura (CAAS), menyatakan, &#8220;Pengenalan Retribusi SAF menandai langkah signifikan dalam upaya Singapura untuk membangun pusat udara yang lebih berkelanjutan dan kompetitif.&#8221; Ia juga menambahkan, &#8220;Kita perlu memulai. Kita telah melakukannya secara terukur, dan kita memberi waktu bagi industri, bisnis, dan publik untuk beradaptasi.&#8221;</p>
<p>Langkah ini sejalan dengan komitmen Singapura untuk mencapai target emisi karbon nol bersih untuk penerbangan internasional pada tahun 2050. Dengan adanya pajak ini, diharapkan akan ada peningkatan penggunaan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan di sektor penerbangan.</p>
<p>Sementara itu, pada 10 April 2026, Atase Kejaksaan pada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura akan menjadi saksi dalam persidangan terkait PT Duta Palma Group. Hal ini menunjukkan adanya perhatian yang lebih besar terhadap isu-isu lingkungan dan keberlanjutan di kawasan ini.</p>
<p>Di sisi lain, kunjungan wisatawan asal Singapura dan Malaysia ke Batam mengalami peningkatan signifikan. Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Kota Batam mencapai 1.613.202 kunjungan sepanjang tahun 2025, yang menunjukkan adanya dampak positif dari kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah.</p>
<p>Dengan berbagai langkah yang diambil, Singapura berupaya untuk tidak hanya menjadi pusat penerbangan yang kompetitif, tetapi juga berkelanjutan. Hal ini penting bagi industri penerbangan dan bagi para penumpang yang semakin peduli terhadap isu-isu lingkungan.</p>
<p>Keputusan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi negara-negara lain dalam upaya mengurangi emisi karbon dan mendorong penggunaan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan dalam sektor penerbangan.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/singapura-pajak-bahan-bakar-ramah-lingkungan-diterapkan-di/">Singapura: Pajak Bahan Bakar Ramah Lingkungan Diterapkan di</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sepak Bola Hari Ini: Inggris dan Piala Asia 2027</title>
		<link>https://wartawarganews.com/sepak-bola-hari-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 09:41:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Filipina]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Asia]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Singapura]]></category>
		<category><![CDATA[Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[Vietnam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/sepak-bola-hari-ini/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita terkini sepak bola hari ini mencakup perjalanan Inggris dan tim Asia Tenggara menuju Piala Asia 2027.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/sepak-bola-hari-ini/">Sepak Bola Hari Ini: Inggris dan Piala Asia 2027</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>What observers say</h2>
<p>&#8220;Mungkin Inggris, yang dulu menjadi penguasa, kini bisa belajar dari murid-muridnya,&#8221; ungkap Ferenc Puskas, yang menggambarkan perubahan dinamika dalam dunia sepak bola. Pernyataan ini mencerminkan perjalanan Inggris yang penuh liku, terutama setelah mereka tidak ikut serta dalam tiga edisi pertama Piala Dunia karena mengundurkan diri dari FIFA.</p>
<p>Inggris, yang dikenal sebagai salah satu kekuatan sepak bola, mengalami kekalahan memalukan di Piala Dunia 1950 ketika mereka kalah 1-0 dari Amerika Serikat. Hal ini menjadi titik balik bagi tim yang kemudian ditangani oleh Alf Ramsey, yang ditunjuk sebagai manajer sepuluh tahun setelah kekalahan tersebut. Ramsey membangun tim Inggris di atas pertahanan yang kokoh, tidak kebobolan hingga menit ke-83 semifinal Piala Dunia 1966.</p>
<p>Sementara itu, di Asia Tenggara, perkembangan positif terjadi menjelang Piala Asia 2027. Tiga tim dari kawasan ini, yaitu Indonesia, Singapura, dan Vietnam, telah mengamankan tempat di putaran final. Indonesia menjadi tim pertama dari Asia Tenggara yang lolos, diikuti oleh Singapura yang mengamankan tempat setelah menang 2-1 atas Hong Kong pada 18 November 2025.</p>
<p>Vietnam juga menunjukkan performa yang mengesankan dengan memimpin Grup F kualifikasi Piala Asia 2027 dengan 15 poin. Filipina dan Thailand juga berpeluang lolos, masing-masing dengan 13 dan 12 poin. Rekor tim Asia Tenggara terbanyak yang berpartisipasi dalam satu putaran final Piala Asia adalah empat, dan saat ini, harapan untuk mencapai angka tersebut semakin besar.</p>
<p>&#8220;Jika Filipina mengalahkan Tajikistan dalam pertandingan yang berlangsung di Hisar malam ini, mereka akan resmi memuncaki Grup A dan mengamankan tempat di babak final,&#8221; ungkap seorang analis sepak bola. Hal ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan di kualifikasi Piala Asia 2027.</p>
<p>Di sisi lain, Thailand juga memiliki kesempatan untuk meningkatkan posisinya. &#8220;Jika Thailand menang melawan Turkmenistan dalam pertandingan malam ini, mereka akan menyalip lawan mereka dan menduduki posisi puncak di grup ini,&#8221; tambahnya. Dengan situasi ini, pertandingan malam ini akan sangat menentukan bagi kedua tim.</p>
<p>Perkembangan ini menunjukkan bahwa sepak bola di Asia Tenggara semakin berkembang, dengan tim-tim yang berusaha keras untuk bersaing di level internasional. Inggris, yang pernah menjadi penguasa, kini melihat tim-tim yang dulunya dianggap murid, berusaha untuk menunjukkan kemampuan mereka di pentas dunia.</p>
<p>Dengan semakin dekatnya Piala Asia 2027, perhatian akan tertuju pada bagaimana tim-tim ini akan bersaing dan apakah mereka dapat membawa kejayaan bagi kawasan mereka. Detail remain unconfirmed.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/sepak-bola-hari-ini/">Sepak Bola Hari Ini: Inggris dan Piala Asia 2027</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
