<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>RUPST artikel - wartawarganews</title>
	<atom:link href="https://wartawarganews.com/tag/rupst/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Latest News, Stories and Updates from Citizens</description>
	<lastBuildDate>Thu, 30 Apr 2026 02:21:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://wartawarganews.com/wp-content/uploads/2026/03/cropped-warta-favicon-32x32.png</url>
	<title>RUPST artikel - wartawarganews</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pembagian dividen bmri</title>
		<link>https://wartawarganews.com/pembagian-dividen-bmri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 02:21:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[dividen]]></category>
		<category><![CDATA[ekuitas]]></category>
		<category><![CDATA[laba bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Net Profit Margin]]></category>
		<category><![CDATA[payout ratio]]></category>
		<category><![CDATA[pembagian dividen bmri]]></category>
		<category><![CDATA[RUPST]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/pembagian-dividen-bmri/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bank Mandiri membagikan dividen tertinggi dalam sejarahnya sebesar Rp44,47 triliun. Pembagian ini mencerminkan kinerja laba bersih yang kuat.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/pembagian-dividen-bmri/">Pembagian dividen bmri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bank Mandiri mencatatkan pembagian dividen tertinggi dalam sejarahnya sebesar <strong>Rp44,47 triliun</strong>. Pembagian ini terjadi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 29 April 2026 di Jakarta. Dividen tersebut setara dengan 79% dari laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp56,3 triliun.</p>
<p>Pembagian dividen ini merupakan nilai tertinggi sepanjang sejarah Bank Mandiri. Sebelumnya, dividen interim yang telah dibagikan pada 14 Januari 2026 adalah Rp9,32 triliun. Sisa jumlah dividen tunai yang akan dibayar adalah Rp35,15 triliun.</p>
<p><strong>Detail pembagian dividen:</strong></p>
<ul>
<li>Dividen interim setara dengan Rp100 per saham.</li>
<li>Estimasi total dividen BMRI berpotensi mencapai Rp475,21 per saham.</li>
<li>Dividen final diperkirakan sebesar Rp375,21 per saham.</li>
</ul>
<p>Net Profit Margin (NPM) Bank Mandiri tercatat sebesar 34,2%. Return on Equity (ROE) berada di level 17,19%. Total ekuitas Bank Mandiri mencapai Rp327,4 triliun.</p>
<p>Henry Panjaitan menyatakan bahwa laba bersih konsolidasi setelah pajak sebesar Rp56,293 triliun akan dialokasikan untuk dividen tunai sebesar 79%. Pembagian ini menunjukkan komitmen Bank Mandiri untuk memberikan return kepada pemegang saham.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/pembagian-dividen-bmri/">Pembagian dividen bmri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indo tambangraya megah</title>
		<link>https://wartawarganews.com/indo-tambangraya-megah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 23:27:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bursa Efek Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[dividen]]></category>
		<category><![CDATA[indo tambangraya megah]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[laba bersih]]></category>
		<category><![CDATA[pasar saham]]></category>
		<category><![CDATA[RUPST]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/indo-tambangraya-megah/</guid>

					<description><![CDATA[<p>PT Indo Tambangraya Megah Tbk akan membagikan dividen final yang signifikan meskipun sahamnya mengalami penurunan. Dividen ini menjadi perhatian di Bursa Efek Indonesia.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/indo-tambangraya-megah/">Indo tambangraya megah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) masih menarik bagi investor? Meskipun sahamnya melemah, perusahaan ini siap membagikan dividen final yang signifikan.</p>
<p>Dividen final untuk tahun buku 2025 mencapai US$ 64,54 juta. Ini setara dengan Rp 971 per saham. Cum date dividen jatuh pada 27 April 2026, sedangkan ex date pada 28 April 2026. Pembayaran dividen direncanakan pada 19 Mei 2026.</p>
<p>Saham ITMG mengalami penurunan 1,31% menjadi Rp 26.400 pada 24 April 2026. Dalam sebulan terakhir, saham ini anjlok hingga 10,51%. Meskipun demikian, potensi yield dividen finalnya sekitar 3,6%.</p>
<p>Rasio price to book value (PBV) saham ITMG tercatat sebesar 0,94 kali. Sementara itu, rasio price earning ratio (PER) berada di angka 9,48 kali. Nilai kapitalisasi pasar ITMG mencapai Rp 29,83 triliun.</p>
<p>Berdasarkan hasil RUPST yang digelar pada 17 April 2026, perusahaan sepakat untuk membagikan dividen tunai sebesar US$ 115 juta atau sekitar Rp 1,97 triliun. Keputusan ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk memberikan imbal hasil kepada pemegang saham.</p>
<p>Namun, investor harus mempertimbangkan kondisi pasar saat ini. Penurunan harga saham dapat mempengaruhi keputusan investasi mereka. Apakah mereka akan tetap berinvestasi di ITMG setelah pengumuman dividen?</p>
<p>Perusahaan terus berupaya meningkatkan laba bersih dan kinerja operasionalnya. Dengan langkah ini, mereka berharap dapat menarik kembali minat investor di Bursa Efek Indonesia.</p>
<p>Masih ada ketidakpastian mengenai bagaimana pasar akan merespons pengumuman dividen ini. Investor menunggu sinyal lebih lanjut dari manajemen perusahaan.</p>
<p>Saat ini, fokus utama adalah pada kinerja kuartal berikutnya dan dampaknya terhadap laba bersih perusahaan. RUPST mendatang juga akan menjadi momen penting untuk melihat arah kebijakan dividen di masa depan.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/indo-tambangraya-megah/">Indo tambangraya megah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dividen BBNI: Pembayaran Dividen Tunai Tahun Buku 2025</title>
		<link>https://wartawarganews.com/dividen-bbni/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 11:18:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[BBNI]]></category>
		<category><![CDATA[dividen]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[laba bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Okki Rushartomo]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan bersih]]></category>
		<category><![CDATA[RUPST]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/dividen-bbni/</guid>

					<description><![CDATA[<p>PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp13,03 triliun pada 7 April 2026.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/dividen-bbni/">Dividen BBNI: Pembayaran Dividen Tunai Tahun Buku 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menjadi bank pertama yang mengumumkan rencana pembagian dividen dari hasil keuntungan tahun buku 2025. BBNI akan melakukan pembayaran dividen tunai sebesar Rp13,03 triliun, yang setara dengan Rp349,41 per saham. Pembayaran dividen ini dijadwalkan cair pada 7 April 2026.</p>
<p>Keputusan pembagian dividen ini disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 9 Maret 2026. Dividen tunai yang ditetapkan merupakan 65% dari laba bersih konsolidasian tahun 2025 yang mencapai Rp20,04 triliun.</p>
<p>Namun, setelah pengumuman dividen, saham BBNI mengalami penurunan hingga 14,95% sejak tanggal ex dividen pada 25 Maret hingga 6 April 2026. Pada 6 April 2026, saham BBNI ditutup minus 1,62% pada harga Rp3.640.</p>
<p>Investor asing juga mencatatkan penjualan bersih (net sell) mencapai Rp1,38 triliun dalam periode yang sama. Rasio price to book value (PBV) BBNI saat ini adalah 0,79 kali, sementara price earning ratio (PER) BBNI berada di angka 6,77 kali.</p>
<p>Okki Rushartomo, salah satu pejabat BBNI, menyatakan, &#8220;Keputusan ini merupakan bagian dari upaya perseroan untuk memberi nilai tambah bagi para pemegang saham, sekaligus memastikan kinerja perusahaan dapat terus tumbuh secara berkelanjutan.&#8221;</p>
<p>Target harga saham BBNI juga diturunkan menjadi Rp5.200, namun rekomendasi untuk saham BBNI tetap pada level &#8216;add&#8217;.</p>
<p>Dengan langkah ini, BBNI berharap dapat meningkatkan kepercayaan investor dan memperkuat posisi di pasar keuangan. Pengumuman ini menjadi perhatian banyak pihak, terutama para pemegang saham yang menanti kepastian pembayaran dividen.</p>
<p>Selanjutnya, para analis dan investor akan memantau perkembangan harga saham BBNI dan dampak dari keputusan dividen ini terhadap kinerja perusahaan di masa mendatang.</p>
<p>Details remain unconfirmed.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/dividen-bbni/">Dividen BBNI: Pembayaran Dividen Tunai Tahun Buku 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alamtri Resources Indonesia Revisi Rencana Pembelian Kembali Saham</title>
		<link>https://wartawarganews.com/alamtri-resources-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 09:18:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ADRO]]></category>
		<category><![CDATA[alamtri resources indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Bursa Efek Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ekuitas]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[pembelian kembali saham]]></category>
		<category><![CDATA[RUPST]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/alamtri-resources-indonesia/</guid>

					<description><![CDATA[<p>PT Alamtri Resources Indonesia Tbk mengumumkan revisi rencana pembelian kembali saham dengan anggaran yang meningkat menjadi Rp 5 triliun.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/alamtri-resources-indonesia/">Alamtri Resources Indonesia Revisi Rencana Pembelian Kembali Saham</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>Pada 2 April 2026, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) mengumumkan revisi rencana pembelian kembali saham dengan menaikkan anggaran menjadi maksimal Rp 5 triliun, dari sebelumnya Rp 4 triliun. Pengumuman ini disampaikan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia.</p>
<p>Rencana ini akan diajukan untuk mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan berlangsung pada 17 April 2026. Jika disetujui, periode pembelian kembali saham akan dimulai pada 18 April 2026 dan berlangsung selama 12 bulan.</p>
<p>Jumlah nilai nominal seluruh saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 10 persen dari jumlah modal yang ditempatkan. Meskipun ada rencana pembelian kembali, total aset perseroan diperkirakan akan menyusut dari 6,82 miliar dollar AS menjadi 6,52 miliar dollar AS.</p>
<p>Ekuitas perseroan juga diperkirakan akan terkoreksi dari 5,00 miliar dolar AS menjadi 4,71 miliar dolar AS. Namun, laba per saham dasar justru mengalami kenaikan dari 0,01526 dolar AS menjadi 0,01668 dolar AS.</p>
<p>Manajemen perusahaan menyatakan, &#8220;Dengan posisi dan kinerja keuangan Perseroan saat ini, Perseroan berkeyakinan bahwa Pembelian Kembali Saham Perseroan tidak memberikan dampak buruk terhadap kegiatan usaha dan pertumbuhan Perseroan di masa mendatang.&#8221; Ini menunjukkan keyakinan manajemen terhadap stabilitas dan pertumbuhan perusahaan meskipun ada penyesuaian dalam aset dan ekuitas.</p>
<p>Penting untuk dicatat bahwa ini bukan pertama kalinya ADRO melakukan aksi buyback saham. Sebelumnya, perusahaan telah melakukan pembelian kembali tanpa RUPS pada tahun 2025 hingga awal 2026. Hal ini menunjukkan bahwa ADRO memiliki strategi yang berkelanjutan dalam mengelola sahamnya dan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham.</p>
<p>Dengan langkah ini, ADRO berusaha untuk meningkatkan kepercayaan investor dan menjaga stabilitas harga saham di pasar. Rencana pembelian kembali ini diharapkan dapat memberikan sinyal positif kepada pasar bahwa perusahaan memiliki prospek yang baik ke depan.</p>
<p>Seiring dengan perkembangan ini, para pemegang saham dan investor akan memantau hasil RUPST pada 17 April 2026, yang akan menjadi titik penting dalam keputusan pembelian kembali saham ini. Details remain unconfirmed.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/alamtri-resources-indonesia/">Alamtri Resources Indonesia Revisi Rencana Pembelian Kembali Saham</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bbri: Kinerja Saham  Terbaru</title>
		<link>https://wartawarganews.com/bbri-kinerja-saham-terbaru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Mar 2026 18:49:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Rakyat Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[BBRI]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[laba bersih]]></category>
		<category><![CDATA[NIM]]></category>
		<category><![CDATA[NPL]]></category>
		<category><![CDATA[RUPST]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/bbri-kinerja-saham-terbaru/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kinerja saham BBRI mengalami penurunan yang signifikan dalam lima tahun terakhir. Laba bersih BBRI untuk tahun fiskal 2025 mencapai Rp56,65 triliun.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/bbri-kinerja-saham-terbaru/">Bbri: Kinerja Saham  Terbaru</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>Kinerja saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menunjukkan dampak yang signifikan, dengan penurunan harga saham sebesar -22,30% dalam lima tahun terakhir hingga 25 Maret 2026. Penurunan ini mencerminkan penyesuaian valuasi yang dipengaruhi oleh proyeksi pertumbuhan laba yang lebih rendah.</p>
<p>BBRI melaporkan laba bersih sebesar Rp56,65 triliun untuk tahun fiskal 2025. Namun, meskipun laba bersih yang tinggi, rasio pinjaman bermasalah (NPL) diperkirakan akan meningkat menjadi sekitar 3,3% hingga 3,4%, yang dapat mempengaruhi kepercayaan investor.</p>
<p>Margin bunga bersih (NIM) BBRI juga mengalami penyempitan, kini berada pada kisaran 7,3%. Hal ini menunjukkan tantangan dalam mempertahankan profitabilitas di tengah kondisi pasar yang kompetitif.</p>
<p>Dalam minggu menjelang Lebaran, penjualan bersih oleh investor asing untuk BBRI mencapai Rp936,45 miliar, menunjukkan adanya penghindaran dari saham ini di kalangan investor luar negeri. Ini menjadi indikator penting bagi potensi pergerakan harga saham BBRI ke depan.</p>
<p>Manajemen BBRI berencana untuk memperlambat distribusi kredit dengan target pertumbuhan antara 7-8% pada tahun 2025. Pendekatan konservatif ini diadopsi sebagai respons terhadap ketidakpastian ekonomi yang masih berlangsung.</p>
<p>Rasio beban operasional (BOPO) BBRI juga meningkat, melebihi 71%, yang menunjukkan adanya tekanan pada efisiensi operasional bank. Hal ini dapat mempengaruhi keputusan strategis manajemen dalam jangka pendek.</p>
<p>BBRI dijadwalkan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 10 April 2026, di mana pemegang saham akan mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai strategi masa depan bank.</p>
<p>Dengan situasi yang terus berkembang, investor dan analis akan memantau dengan cermat kinerja BBRI dan dampaknya terhadap pasar saham Indonesia. Detail tetap belum terkonfirmasi.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/bbri-kinerja-saham-terbaru/">Bbri: Kinerja Saham  Terbaru</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pembagian Dividen BBRI: RUPST 2026 Menjadi Sorotan</title>
		<link>https://wartawarganews.com/pembagian-dividen-bbri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 09:35:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[BBRI]]></category>
		<category><![CDATA[dividen]]></category>
		<category><![CDATA[investor]]></category>
		<category><![CDATA[laba bersih]]></category>
		<category><![CDATA[RUPST]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/pembagian-dividen-bbri/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BBRI akan diadakan pada 10 April 2026 untuk membahas pembagian dividen.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/pembagian-dividen-bbri/">Pembagian Dividen BBRI: RUPST 2026 Menjadi Sorotan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>Pembagian dividen BBRI menjadi perhatian utama menjelang Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan pada 10 April 2026. RUPST ini akan membahas persetujuan penggunaan laba bersih untuk dividen BBRI, yang merupakan salah satu agenda penting dalam pertemuan tersebut.</p>
<p>Dividen interim untuk tahun buku 2025 telah dibayarkan pada 17 Januari 2026, dengan jumlah Rp137 per lembar saham. Total nilai dividen interim yang dibayarkan mencapai sekitar Rp20,63 triliun. Laba bersih BRI untuk tahun 2025 tercatat sebesar Rp57,13 triliun, menunjukkan kinerja keuangan yang solid.</p>
<p>Okki Rushartomo, perwakilan perusahaan, menyatakan, &#8220;Keputusan ini merupakan bagian dari upaya Perseroan untuk memberi nilai tambah bagi para pemegang saham, sekaligus memastikan kinerja perusahaan dapat terus tumbuh secara berkelanjutan.&#8221; Pernyataan ini menegaskan komitmen BRI untuk memberikan dividen yang kompetitif kepada pemegang saham.</p>
<p>Dividen final diperkirakan dapat berada di atas Rp150 per lembar saham, yang akan menjadi informasi penting bagi investor. RUPST 2026 bukan hanya menjadi forum formal untuk mengesahkan laporan keuangan, tetapi juga menjadi momen penting bagi BRI untuk menegaskan komitmen kepada pemegang saham.</p>
<p>Dividen yang lebih tinggi biasanya memberikan sinyal positif mengenai kesehatan keuangan perusahaan, dan ini menjadi salah satu alasan mengapa RUPST BBRI sangat dinantikan oleh para investor. RUPST ini diharapkan dapat memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai kebijakan dividen perusahaan ke depan.</p>
<p>Dengan laba bersih yang signifikan dan dividen interim yang telah dibayarkan, investor kini menantikan keputusan yang akan diambil dalam RUPST mendatang. Apakah dividen final akan memenuhi ekspektasi pasar? Details remain unconfirmed.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/pembagian-dividen-bbri/">Pembagian Dividen BBRI: RUPST 2026 Menjadi Sorotan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bbni: Pembagian Dividen  2026</title>
		<link>https://wartawarganews.com/bbni-pembagian-dividen-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 05:55:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tren]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Negara Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[BBNI]]></category>
		<category><![CDATA[dividen]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[laba bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Okki Rushartomo]]></category>
		<category><![CDATA[RUPST]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/bbni-pembagian-dividen-2026/</guid>

					<description><![CDATA[<p>PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk akan membagikan dividen tunai sebesar Rp13,03 triliun pada April 2026.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/bbni-pembagian-dividen-2026/">Bbni: Pembagian Dividen  2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>Apakah Anda ingin tahu kapan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, atau BBNI, akan membagikan dividen kepada para pemegang sahamnya? Pembagian dividen dijadwalkan berlangsung pada 7 April 2026, setelah keputusan ini disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk Tahun Buku 2025 pada 9 Maret 2026.</p>
<p>Dividen tunai yang akan dibagikan mencapai Rp13,03 triliun, yang setara dengan 65% dari laba bersih konsolidasian sebesar Rp20,04 triliun. Setiap pemegang saham akan menerima Rp349,41 per lembar saham, sementara 35% dari laba bersih, atau sekitar Rp7,01 triliun, akan digunakan sebagai saldo laba ditahan.</p>
<p>Menurut Okki Rushartomo, keputusan ini merupakan bagian dari upaya Perseroan untuk memberi nilai tambah bagi para pemegang saham, sekaligus memastikan kinerja perusahaan dapat terus tumbuh secara berkelanjutan. Hal ini menunjukkan komitmen BBNI dalam menjaga hubungan baik dengan para investor dan meningkatkan kepercayaan pasar.</p>
<p>Cum dividen untuk pasar reguler dan pasar negosiasi dijadwalkan pada 17 Maret 2026, sedangkan untuk pasar tunai akan berlangsung pada 26 Maret 2026. Tanggal recording date juga ditetapkan pada 26 Maret 2026, yang berarti pemegang saham yang terdaftar pada tanggal tersebut berhak mendapatkan dividen.</p>
<p>Sejumlah keputusan strategis yang disepakati dalam RUPST ini merupakan bagian dari upaya menjaga kinerja berkelanjutan serta memperkuat fondasi permodalan Perseroan ke depan. Hal ini mencerminkan langkah proaktif BBNI dalam menghadapi tantangan di industri perbankan yang terus berkembang.</p>
<p>Dengan adanya pembagian dividen ini, diharapkan akan semakin meningkatkan minat investor untuk berinvestasi di BBNI, serta memberikan dampak positif terhadap harga saham perusahaan di pasar. Namun, detail lebih lanjut mengenai rencana strategis ke depan masih perlu dikonfirmasi.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/bbni-pembagian-dividen-2026/">Bbni: Pembagian Dividen  2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dividen BBRI: Pembagian dan Rencana RUPST 2026</title>
		<link>https://wartawarganews.com/dividen-bbri-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 23:02:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[BBRI]]></category>
		<category><![CDATA[dividen]]></category>
		<category><![CDATA[Hery Gunardi]]></category>
		<category><![CDATA[laba bersih]]></category>
		<category><![CDATA[RUPST]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/dividen-bbri-2/</guid>

					<description><![CDATA[<p>PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk telah membagikan dividen interim tahun buku 2025 dan akan membahas rencana dividen dalam RUPST 2026.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/dividen-bbri-2/">Dividen BBRI: Pembagian dan Rencana RUPST 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>&#8220;Mekanisme persetujuan pembagian dividen dilakukan melalui RUPS dengan tetap memenuhi ketentuan regulator,&#8221; ungkap manajemen BRI dalam pernyataan resmi mereka. Pernyataan ini muncul menjelang Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan pada 10 April 2026 di Jakarta.</p>
<p>BRI telah membagikan dividen interim tahun buku 2025 sebesar Rp137 per saham, yang totalnya mencapai Rp20,63 triliun. Pembayaran dividen interim ini dilakukan pada 15 Januari 2026, setelah laba bersih BRI tercatat sebesar Rp57,13 triliun untuk tahun 2025.</p>
<p>Dividen tunai untuk tahun buku 2024 juga cukup signifikan, mencapai Rp51,73 triliun atau Rp343,40 per saham. Pada RUPST sebelumnya, yaitu 25 Maret 2025, BRI membagikan dividen sebesar Rp51,73 triliun, yang merupakan 86% dari laba tahun buku 2024.</p>
<p>Hery Gunardi, Direktur Utama BRI, menyatakan, &#8220;Mempertimbangkan kondisi tersebut, seyogyanya kami memiliki ruang untuk memberikan dividen dengan payout ratio yang lebih tinggi dibandingkan dengan level histori yang selama ini ada.&#8221; Pernyataan ini menunjukkan optimisme BRI terhadap kinerja keuangan yang akan datang.</p>
<p>Rasio dividen ditetapkan berdasarkan kewajaran kinerja profitabilitas dan kontribusi kepada pemegang saham. Dengan capital adequacy ratio (CAR) BRI yang mencapai 23,52% pada akhir 2025, perusahaan merasa cukup kuat untuk melanjutkan pembagian dividen yang lebih besar.</p>
<p>BRI juga akan membahas perubahan anggaran dasar Perseroan dalam RUPST mendatang. &#8220;Kinerja keuangan tahun buku 2025 akan diputuskan pada RUPST tahun 2026,&#8221; tambah manajemen BRI.</p>
<p>Dividen final BBRI untuk tahun buku 2025 diprediksi sebesar Rp187 per saham dengan rasio 85%. Ini menunjukkan bahwa BRI berkomitmen untuk memberikan imbal hasil yang baik bagi pemegang saham.</p>
<p>&#8220;Kira-kira segitulah. Nanti kan kami serahkan RUPS nanti,&#8221; kata Riduan, menegaskan bahwa keputusan akhir akan diambil dalam RUPST mendatang.</p>
<p>Dengan semua informasi ini, pemegang saham dan investor BRI menantikan keputusan yang akan diambil dalam RUPST 2026, yang diharapkan dapat memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai pembagian dividen di masa depan.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/dividen-bbri-2/">Dividen BBRI: Pembagian dan Rencana RUPST 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dividen BBRI: Rapat Umum Pemegang Saham dan Pembagian Dividen</title>
		<link>https://wartawarganews.com/dividen-bbri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 15:24:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[BBRI]]></category>
		<category><![CDATA[dividen]]></category>
		<category><![CDATA[Hery Gunardi]]></category>
		<category><![CDATA[laba bersih]]></category>
		<category><![CDATA[RUPST]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/dividen-bbri/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dividen BBRI menjadi sorotan menjelang RUPST pada 10 April 2026, setelah pembagian dividen interim yang signifikan.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/dividen-bbri/">Dividen BBRI: Rapat Umum Pemegang Saham dan Pembagian Dividen</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>&#8220;Mekanisme persetujuan pembagian dividen dilakukan melalui RUPS dengan tetap memenuhi ketentuan regulator,&#8221; ungkap manajemen BRI menjelang Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan pada 10 April 2026 di Jakarta.</p>
<p>BRI telah membagikan dividen interim tahun buku 2025 sebesar Rp137 per saham, yang totalnya mencapai Rp20,63 triliun. Pembayaran dividen interim ini dilakukan pada 15 Januari 2026, sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk memberikan imbal hasil kepada pemegang saham.</p>
<p>Dengan laba bersih yang tercatat sebesar Rp57,13 triliun untuk tahun 2025, dividen tunai untuk tahun buku 2024 mencapai Rp51,73 triliun atau Rp343,40 per saham. Ini menunjukkan komitmen BRI dalam memberikan dividen yang menarik bagi pemegang saham.</p>
<p>Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menambahkan, &#8220;Mempertimbangkan kondisi tersebut, seyogyanya kami memiliki ruang untuk memberikan dividen dengan payout ratio yang lebih tinggi dibandingkan dengan level histori yang selama ini ada.&#8221; Pernyataan ini mencerminkan optimisme manajemen terhadap kinerja keuangan perusahaan.</p>
<p>Dalam RUPST sebelumnya pada 25 Maret 2025, BRI membagikan dividen sebesar Rp51,73 triliun, yang merupakan 86% dari laba tahun buku 2024. Hal ini menunjukkan konsistensi BRI dalam memberikan imbal hasil yang signifikan kepada pemegang saham.</p>
<p>BRI juga telah menetapkan dividen interim tahun buku 2024 sebesar Rp20,33 triliun atau Rp135 per saham. Rasio dividen ditetapkan berdasarkan kewajaran kinerja profitabilitas dan kontribusi kepada pemegang saham.</p>
<p>Capital adequacy ratio (CAR) BRI mencapai 23,52% pada akhir 2025, yang menunjukkan posisi keuangan yang kuat dan kemampuan untuk mendukung pertumbuhan di masa depan.</p>
<p>Menjelang RUPST, manajemen BRI menyatakan, &#8220;Kinerja keuangan tahun buku 2025 akan diputuskan pada RUPST tahun 2026.&#8221; Ini menandakan bahwa keputusan mengenai dividen final untuk tahun buku 2025, yang diprediksi sebesar Rp187 per saham dengan rasio 85%, akan diumumkan pada pertemuan tersebut.</p>
<p>&#8220;Kira-kira segitulah. Nanti kan kami serahkan RUPS nanti,&#8221; tambah Riduan, menegaskan pentingnya RUPST dalam menentukan arah kebijakan dividen BRI ke depan.</p>
<p>BRI akan membahas perubahan anggaran dasar Perseroan dalam RUPST, yang dapat mempengaruhi strategi bisnis dan pembagian dividen di masa mendatang.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/dividen-bbri/">Dividen BBRI: Rapat Umum Pemegang Saham dan Pembagian Dividen</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
