<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Korea Utara artikel - wartawarganews</title>
	<atom:link href="https://wartawarganews.com/tag/korea-utara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Latest News, Stories and Updates from Citizens</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Apr 2026 20:04:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://wartawarganews.com/wp-content/uploads/2026/03/cropped-warta-favicon-32x32.png</url>
	<title>Korea Utara artikel - wartawarganews</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Korea Utara: Kunjungan Wang Yi dan Peluncuran Proyektil Tak Dikenal</title>
		<link>https://wartawarganews.com/korea-utara-kunjungan-wang-yi-dan-peluncuran-proyektil/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 20:04:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[China]]></category>
		<category><![CDATA[COVID-19]]></category>
		<category><![CDATA[diplomasi]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kim Jong Un]]></category>
		<category><![CDATA[Korea Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Korea Utara]]></category>
		<category><![CDATA[peluncuran proyektil]]></category>
		<category><![CDATA[Wang Yi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/korea-utara-kunjungan-wang-yi-dan-peluncuran-proyektil/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Korea Utara akan menerima kunjungan Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, pada 9-10 April 2026, di tengah peluncuran proyektil ke Laut Timur.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/korea-utara-kunjungan-wang-yi-dan-peluncuran-proyektil/">Korea Utara: Kunjungan Wang Yi dan Peluncuran Proyektil Tak Dikenal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Korea Utara akan menyambut kunjungan Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, pada 9-10 April 2026, atas undangan Pyongyang. Kunjungan ini menjadi langkah penting dalam memajukan hubungan antara kedua negara, yang telah mengalami berbagai dinamika sejak beberapa tahun terakhir.</p>
<p>Wang Yi, yang terakhir kali mengunjungi Korea Utara pada September 2019, akan melakukan kunjungan ini di tengah ketegangan yang meningkat di kawasan. Pada 8 April 2026, Korea Utara menembakkan proyektil tak dikenal ke arah Laut Timur, sebuah tindakan yang dilaporkan oleh Kepala Staf Gabungan Korea Selatan. Peluncuran ini terjadi setelah pernyataan penyesalan dari Seoul terkait pelanggaran wilayah oleh drone sipil pada Januari 2026.</p>
<p>Kunjungan Wang Yi diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan koordinasi antara China dan Korea Utara, terutama dalam menghadapi situasi internasional yang bergejolak. Dalam pertemuan sebelumnya, Kim Jong Un menyatakan dukungan untuk upaya China dalam membangun &#8216;dunia multipolar&#8217;. Wang Yi juga mengungkapkan pentingnya kedua negara untuk memperkuat kerjasama dalam urusan internasional dan regional utama.</p>
<p>Sejak awal pandemi COVID-19 pada tahun 2020, hubungan antara Korea Utara dan China sempat terputus, termasuk layanan penerbangan dan kereta penumpang. Namun, pada Maret 2026, layanan kereta penumpang antara Beijing dan Pyongyang diaktifkan kembali setelah enam tahun terhenti. Saat ini, terdapat dua penerbangan per minggu antara kedua ibukota, dengan harga tiket kereta mencapai 1000 RMB.</p>
<p>Dalam konteks ini, Mao Ning, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, menyatakan bahwa kunjungan Wang Yi merupakan langkah penting bagi kedua negara untuk bertindak berdasarkan pemahaman bersama antara para pemimpin tertinggi. Hal ini menunjukkan adanya upaya untuk memperkuat hubungan bilateral di tengah tantangan yang ada.</p>
<p>Reaksi dari Korea Utara terhadap peluncuran proyektil ini juga mencerminkan ketegangan yang ada. Kim Yo Jong, seorang pejabat tinggi di Korea Utara, menyebut tindakan tersebut sebagai perilaku yang sangat beruntung dan bijaksana demi kepentingan pemerintah sendiri. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada upaya diplomasi, ketegangan militer tetap menjadi bagian dari dinamika hubungan antara Korea Utara dan negara-negara tetangganya.</p>
<p>Dengan kunjungan Wang Yi yang akan datang, banyak pihak berharap akan ada kemajuan dalam hubungan antara Korea Utara dan China. Namun, detail mengenai hasil konkret dari pertemuan ini masih belum terkonfirmasi. Kunjungan ini juga dilakukan sebelum kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Beijing pada bulan Mei 2026, yang dapat mempengaruhi dinamika lebih lanjut di kawasan.</p>
<p>Secara keseluruhan, situasi di Korea Utara dan hubungan dengan China tetap menjadi perhatian utama di kawasan Asia Timur, dengan berbagai faktor yang saling mempengaruhi. Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan jalan bagi peningkatan kerjasama dan stabilitas di wilayah tersebut.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/korea-utara-kunjungan-wang-yi-dan-peluncuran-proyektil/">Korea Utara: Kunjungan Wang Yi dan Peluncuran Proyektil Tak Dikenal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Axios: Serangan Siber Terhadap : Ancaman Baru bagi Pengembang</title>
		<link>https://wartawarganews.com/axios-serangan-siber-terhadap-ancaman-baru-bagi-pengembang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2026 17:22:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[axios]]></category>
		<category><![CDATA[developer]]></category>
		<category><![CDATA[Korea Utara]]></category>
		<category><![CDATA[malware]]></category>
		<category><![CDATA[open source]]></category>
		<category><![CDATA[serangan siber]]></category>
		<category><![CDATA[software]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/axios-serangan-siber-terhadap-ancaman-baru-bagi-pengembang/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Serangan siber baru-baru ini menargetkan Axios, sebuah library JavaScript yang digunakan oleh banyak developer di seluruh dunia. Malware yang disisipkan dapat mengambil alih komputer korban.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/axios-serangan-siber-terhadap-ancaman-baru-bagi-pengembang/">Axios: Serangan Siber Terhadap : Ancaman Baru bagi Pengembang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>The numbers</h2>
<p>Pada 30 Maret 2026, terungkap bahwa Axios, sebuah library JavaScript yang digunakan secara luas untuk mengirim dan menerima data melalui internet, menjadi sasaran serangan siber yang signifikan. Serangan ini menargetkan software Axios yang digunakan oleh banyak developer di seluruh dunia, dengan penyerang menyisipkan malware ke dalam versi library yang didistribusikan kepada developer.</p>
<p>Malware yang disisipkan adalah remote access trojan (RAT) yang memungkinkan penyerang untuk mengambil alih komputer korban. Serangan ini dikategorikan sebagai serangan rantai pasokan (supply chain attack), yang menunjukkan bagaimana penyerang dapat memanfaatkan kepercayaan yang diberikan kepada software yang sudah dikenal dan digunakan secara luas.</p>
<p>Versi Axios yang terkompromi mencapai hingga <strong>100 juta unduhan mingguan</strong> di npm, yang menunjukkan seberapa luas dampak dari serangan ini. Penyerang menggunakan kredensial pengelola utama Axios yang telah terkompromi untuk menerbitkan paket beracun ke repositori npm, yang membuat banyak developer tidak menyadari bahwa mereka telah mengunduh versi yang berbahaya.</p>
<p>Google mengatribusikan peretasan ini kepada kelompok yang mereka lacak sebagai UNC1069, yang telah beroperasi sejak <strong>2018</strong>. Menurut laporan, serangan ini berpotensi memberikan akses kepada peretas untuk mengambil data komputer, termasuk kredensial akses yang sensitif. Malware yang disisipkan juga memiliki kemampuan untuk menghapus jejaknya sendiri setelah melakukan infeksi, sehingga menyulitkan deteksi.</p>
<p>Tom Hegel, seorang analis keamanan, menyatakan, &#8220;Anda tidak perlu mengeklik apa pun atau melakukan kesalahan. Perangkat lunak yang sudah Anda percayai melakukannya untuk Anda.&#8221; Hal ini menyoroti betapa rentannya pengguna dalam menghadapi serangan semacam ini, terutama ketika menggunakan software open-source yang sering kali dikelola oleh tim yang lebih kecil.</p>
<p>John Hultquist, seorang pakar keamanan, menambahkan bahwa &#8220;peretas Korea Utara memiliki pengalaman mendalam dengan serangan rantai pasokan, yang terutama mereka gunakan untuk mencuri mata uang kripto.&#8221; Serangan ini menyoroti kelemahan besar di industri teknologi, yaitu ketergantungan pada software open-source yang sering kali dikelola oleh tim yang relatif lebih kecil, yang dapat menjadi target empuk bagi penyerang.</p>
<p>Serangan ini dapat berdampak pada ribuan perusahaan di Amerika Serikat, yang mengandalkan Axios dalam pengembangan aplikasi mereka. Dengan meningkatnya ketergantungan pada teknologi digital, penting bagi perusahaan untuk meningkatkan keamanan dan melakukan audit terhadap software yang mereka gunakan.</p>
<p>Details remain unconfirmed.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/axios-serangan-siber-terhadap-ancaman-baru-bagi-pengembang/">Axios: Serangan Siber Terhadap : Ancaman Baru bagi Pengembang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kim Jong Un Memimpin Pemilihan Umum di Korea Utara</title>
		<link>https://wartawarganews.com/kim-jong-un-memimpin-pemilihan-umum-di-korea-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 05:57:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Amerika Serikat]]></category>
		<category><![CDATA[industri batu bara]]></category>
		<category><![CDATA[Kim Jong Un]]></category>
		<category><![CDATA[Korea Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Korea Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Rakyat Tertinggi]]></category>
		<category><![CDATA[pemilihan umum]]></category>
		<category><![CDATA[rudal]]></category>
		<category><![CDATA[sanksi PBB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/kim-jong-un-memimpin-pemilihan-umum-di-korea-2/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kim Jong Un memimpin pemilihan umum di Korea Utara untuk pertama kalinya sejak 2019, bersamaan dengan peluncuran rudal ke arah laut.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/kim-jong-un-memimpin-pemilihan-umum-di-korea-2/">Kim Jong Un Memimpin Pemilihan Umum di Korea Utara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>Pemilihan umum di Korea Utara yang dipimpin oleh Kim Jong Un pada 14 Maret 2026 menandai momen penting, karena ini adalah pemilihan pertama sejak Maret 2019. Dalam pemilihan ini, Kim Jong Un memberikan suara di sebuah tambang batu bara, menekankan pentingnya industri tersebut bagi ekonomi negara.</p>
<p>Masa jabatan anggota Majelis Rakyat Tertinggi di Korea Utara dijadwalkan berakhir pada tahun 2024, dan pemilihan ini menjadi bagian dari proses politik yang lebih besar. Kongres partai penguasa diadakan setiap lima tahun sekali, menunjukkan stabilitas politik yang ingin dipertahankan oleh Kim Jong Un.</p>
<p>Namun, di tengah proses pemilihan, Korea Utara menembakkan lebih dari sepuluh rudal ke arah laut. Peluncuran rudal ini terjadi bersamaan dengan latihan militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Korea Selatan, yang menambah ketegangan di kawasan tersebut.</p>
<p>Korea Utara telah berada di bawah berbagai sanksi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa sejak 2006, yang bertujuan untuk membatasi program senjata nuklirnya. Meskipun demikian, Kim Jong Un menyatakan bahwa hubungan antara Korea Utara dan Amerika Serikat dapat membaik jika AS mengakui status Korea Utara sebagai negara pemilik senjata nuklir.</p>
<p>Dalam konteks ini, Kim Jong Un mengungkapkan keyakinannya bahwa batu bara adalah &#8220;makanan bagi industri kita dan menjadi kekuatan pendorong bagi pembangunan ekonomi mandiri.&#8221; Pernyataan ini menunjukkan fokusnya pada pengembangan industri domestik di tengah tekanan internasional.</p>
<p>Dengan pemilihan umum yang berlangsung dan ketegangan yang meningkat, masa depan hubungan antara Korea Utara, Amerika Serikat, dan Korea Selatan tetap tidak pasti. Detail lebih lanjut mengenai hasil pemilihan dan dampaknya terhadap kebijakan luar negeri Korea Utara masih menunggu konfirmasi.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/kim-jong-un-memimpin-pemilihan-umum-di-korea-2/">Kim Jong Un Memimpin Pemilihan Umum di Korea Utara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kim Jong Un Memimpin Pemilihan Umum di Korea Utara</title>
		<link>https://wartawarganews.com/kim-jong-un-memimpin-pemilihan-umum-di-korea/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 15:20:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[batu bara]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[Kim Jong Un]]></category>
		<category><![CDATA[Korea Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Rakyat Tertinggi]]></category>
		<category><![CDATA[pemilihan umum]]></category>
		<category><![CDATA[pertemuan internasional]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/kim-jong-un-memimpin-pemilihan-umum-di-korea/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Korea Utara menggelar pemilihan umum untuk memilih anggota parlemen, dengan Kim Jong Un menekankan peran batu bara dalam pembangunan ekonomi.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/kim-jong-un-memimpin-pemilihan-umum-di-korea/">Kim Jong Un Memimpin Pemilihan Umum di Korea Utara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>The wider picture</h2>
<p>Pemilihan umum yang digelar di Korea Utara baru-baru ini menandai momen penting bagi negara tersebut, di mana Kim Jong Un berperan aktif dalam proses demokrasi yang jarang terjadi di negara yang dikenal dengan rezim otoriternya. Pemilihan ini adalah yang pertama sejak Maret 2019 dan diharapkan dapat membawa perubahan dalam struktur parlemen, dengan lebih banyak anggota muda yang mendapatkan kursi.</p>
<p>Kim Jong Un memberikan suara di sebuah tambang batu bara, simbolis untuk menekankan pentingnya industri ini bagi ekonomi negara. Dalam pernyataannya, ia menyebut batu bara sebagai &#8220;makanan bagi industri kita dan menjadi kekuatan pendorong bagi pembangunan ekonomi mandiri.&#8221; Pernyataan ini mencerminkan fokus pemerintah pada pengembangan sumber daya alam sebagai bagian dari strategi ekonomi nasional.</p>
<p>Masa jabatan anggota Majelis Rakyat Tertinggi di Korea Utara dijadwalkan berakhir pada tahun 2024, dan pemilihan ini diharapkan dapat mengisi kursi-kursi yang kosong dengan wajah-wajah baru. Hal ini juga bertepatan dengan kongres partai penguasa yang diadakan setiap lima tahun sekali, yang baru saja berlangsung dan menyebabkan perombakan sejumlah pejabat senior.</p>
<p>Pertemuan antara Perdana Menteri Korea Selatan, Kim Min-seok, dan Presiden AS, Donald Trump, yang membahas kemungkinan menghidupkan kembali dialog dengan Kim Jong Un, menunjukkan bahwa meskipun ada ketegangan, ada harapan untuk membuka jalur komunikasi. Trump sebelumnya telah menggelar tiga pertemuan bersejarah dengan Kim Jong Un antara 2018 hingga 2019, yang menunjukkan adanya minat untuk menjalin hubungan lebih baik.</p>
<p>Namun, situasi di Korea Utara tetap kompleks. Meskipun pemilihan umum ini menunjukkan upaya untuk memperkuat legitimasi rezim, banyak yang mempertanyakan sejauh mana perubahan nyata dapat terjadi di bawah kepemimpinan Kim Jong Un. Apakah pemilihan ini akan menghasilkan kebijakan yang lebih progresif atau hanya sekadar formalitas untuk mempertahankan kekuasaan?</p>
<p>Dengan pemilihan umum yang baru saja berlangsung, perhatian kini tertuju pada bagaimana hasilnya akan mempengaruhi arah politik dan ekonomi Korea Utara ke depan. Apakah anggota parlemen baru akan mampu membawa perubahan yang diharapkan oleh rakyat, ataukah mereka akan tetap terikat pada kebijakan yang ada?</p>
<p>Perkembangan lebih lanjut diharapkan dalam waktu dekat, terutama terkait dengan bagaimana Kim Jong Un akan menanggapi hasil pemilihan ini dan langkah-langkah apa yang akan diambil untuk memperkuat posisinya di dalam negeri dan di panggung internasional. Detail tetap belum terkonfirmasi.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/kim-jong-un-memimpin-pemilihan-umum-di-korea/">Kim Jong Un Memimpin Pemilihan Umum di Korea Utara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
