<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>delisting artikel - wartawarganews</title>
	<atom:link href="https://wartawarganews.com/tag/delisting/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Latest News, Stories and Updates from Citizens</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Apr 2026 20:01:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://wartawarganews.com/wp-content/uploads/2026/03/cropped-warta-favicon-32x32.png</url>
	<title>delisting artikel - wartawarganews</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lo Kheng Hong dan Delisting PT Sri Rejeki Isman Tbk</title>
		<link>https://wartawarganews.com/lo-kheng-hong/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 20:01:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tren]]></category>
		<category><![CDATA[Bursa Efek Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[delisting]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[investor]]></category>
		<category><![CDATA[Lo Kheng Hong]]></category>
		<category><![CDATA[pasar modal]]></category>
		<category><![CDATA[perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[PT Sri Rejeki Isman Tbk]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/lo-kheng-hong/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lo Kheng Hong, pemegang saham PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), akan mengalami delisting pada 10 November 2026. Ia memiliki 209 juta saham SRIL.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/lo-kheng-hong/">Lo Kheng Hong dan Delisting PT Sri Rejeki Isman Tbk</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Lo Kheng Hong, seorang investor, memiliki 209 juta saham PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), yang mewakili 1,02% dari total saham perusahaan. Namun, SRIL dijadwalkan untuk delisting dari Bursa Efek Indonesia pada 10 November 2026.</p>
<p>Dengan harga saham terakhir yang tercatat Rp146, nilai portofolio Lo Kheng Hong di SRIL diperkirakan mencapai sekitar Rp31 miliar. Ini menunjukkan dampak signifikan dari keputusan delisting terhadap investasinya.</p>
<p>PT Huddleston Indonesia merupakan pemegang saham terbesar di SRIL dengan kepemilikan sebesar 59,03%. Selain itu, Chesney International Pte Ltd memiliki 4,52%, Grafton Capital Resources Pte Ltd memiliki 4,40%, dan Cassell International Pte Ltd memiliki 3,59% dari total saham SRIL.</p>
<p>Kepemilikan saham oleh Kiatnakin Phatra Bank Public Company Limited juga tercatat sebesar 2,14%. Keputusan delisting ini merupakan bagian dari pengumuman Bursa Efek Indonesia yang mencakup 18 perusahaan lainnya.</p>
<p>Delisting ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor mengenai masa depan perusahaan dan dampaknya terhadap nilai saham yang tersisa. Lo Kheng Hong, sebagai salah satu pemegang saham, kini harus mempertimbangkan langkah-langkah selanjutnya terkait investasinya di SRIL.</p>
<p>Sejak awal, SRIL telah mengalami berbagai tantangan di pasar, yang mungkin berkontribusi pada keputusan delisting ini. Para pengamat pasar kini menunggu informasi lebih lanjut mengenai langkah-langkah yang akan diambil oleh perusahaan setelah delisting.</p>
<p>Details remain unconfirmed.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/lo-kheng-hong/">Lo Kheng Hong dan Delisting PT Sri Rejeki Isman Tbk</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Emiten: Update : PT Ekamas Mora Republik Tbk. dan Delisting di Bursa Efek Indonesia</title>
		<link>https://wartawarganews.com/emiten-update-pt-ekamas-mora-republik-tbk-dan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2026 07:10:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bursa Efek Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[delisting]]></category>
		<category><![CDATA[emiten]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[kinerja emiten]]></category>
		<category><![CDATA[pasar saham]]></category>
		<category><![CDATA[perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[PT Ekamas Mora Republik Tbk.]]></category>
		<category><![CDATA[sukuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/emiten-update-pt-ekamas-mora-republik-tbk-dan/</guid>

					<description><![CDATA[<p>PT Ekamas Mora Republik Tbk. akan melunasi kewajiban sukuk, sementara 18 emiten akan delisting dari Bursa Efek Indonesia.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/emiten-update-pt-ekamas-mora-republik-tbk-dan/">Emiten: Update : PT Ekamas Mora Republik Tbk. dan Delisting di Bursa Efek Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PT Ekamas Mora Republik Tbk. (MORA) sedang bersiap untuk melunasi kewajiban Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap IV Tahun 2021 Seri B. Pelunasan ini dijadwalkan akan dilakukan pada tanggal 4 Mei 2026, dengan total nilai pokok sukuk yang akan dilunasi mencapai Rp30,9 miliar.</p>
<p>Tingkat imbal hasil ijarah untuk sukuk ini ditetapkan sebesar 11 persen per tahun. Menurut Henry Rizard Rumopa, perwakilan dari perusahaan, dana pelunasan akan tersedia di rekening PT Kustodian Sentral Efek Indonesia paling lambat pada tanggal jatuh tempo.</p>
<p>Sementara itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan bahwa 18 emiten akan mengalami delisting mulai 10 November 2026. Keputusan ini diambil berdasarkan pemenuhan kriteria delisting sesuai Peraturan Bursa Nomor I-N.</p>
<p>Dari 18 emiten yang akan delisting, tujuh di antaranya telah mengalami pailit, termasuk PT Sri Rejeki Isman Tbk. (SRIL). Sebelas emiten lainnya akan delisting karena telah mengalami suspensi perdagangan lebih dari 50 bulan.</p>
<p>Kondisi ini menunjukkan adanya dampak negatif signifikan terhadap kelangsungan usaha atau tidak adanya indikasi pemulihan yang memadai dari perusahaan-perusahaan tersebut. Kinerja emiten Danantara, misalnya, masih lesu, sementara hanya beberapa emiten yang kinerjanya berhasil naik signifikan, dipimpin oleh sektor tambang mineral.</p>
<p>Situasi ini menjadi perhatian bagi para investor dan pemangku kepentingan di pasar modal, mengingat dampaknya terhadap likuiditas dan kepercayaan investor terhadap emiten-emiten yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.</p>
<p>Dengan pelunasan sukuk dan delisting yang akan datang, para investor diharapkan dapat lebih berhati-hati dalam memilih emiten untuk investasi mereka. Perkembangan ini juga menandakan perlunya evaluasi lebih mendalam terhadap kinerja dan prospek perusahaan-perusahaan yang terdaftar di pasar saham.</p>
<p>Secara keseluruhan, langkah-langkah ini mencerminkan dinamika pasar yang terus berubah dan tantangan yang dihadapi oleh emiten di Indonesia.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/emiten-update-pt-ekamas-mora-republik-tbk-dan/">Emiten: Update : PT Ekamas Mora Republik Tbk. dan Delisting di Bursa Efek Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
