Liverpool sedang berupaya mendatangkan pemain sayap Paris Saint-Germain, Bradley Barcola. Namun, klub harus menyiapkan dana besar untuk merekrut pemain tersebut. Minat Liverpool terhadap Barcola muncul setelah mereka gagal mendapatkan Yan Diomande, yang memilih bergabung dengan PSG.
Barcola sendiri dikabarkan ingin meninggalkan PSG karena tidak mendapat jaminan sebagai pemain inti pada musim depan. Pelatih PSG, Luis Enrique, disebut lebih mengutamakan Desire Doue, Ousmane Dembele, dan Kvicha Kvaratskhelia di posisi sayap. Oleh karena itu, Barcola mencari klub yang dapat memberinya kesempatan bermain lebih banyak untuk mengembangkan kariernya.
Barcola Prioritaskan Liverpool
Liverpool disebut-sebut menjadi tujuan utama Barcola jika ia memutuskan untuk meninggalkan PSG. Hal ini berbeda dengan rumor sebelumnya yang menyebutkan Arsenal sebagai tujuan potensialnya. Laporan dari Foot Mercato dan L’Equipe mengindikasikan bahwa Barcola telah menolak tawaran kontrak baru dari PSG, meskipun klub telah menawarkan kenaikan gaji yang signifikan.
Pemain berusia 23 tahun ini masih memiliki kontrak dengan PSG hingga 2028. Namun, ia memilih untuk menghentikan semua pembicaraan mengenai perpanjangan kontrak karena alasan olahraga, bukan finansial. Keputusan ini memberikan angin segar bagi Liverpool dalam perburuan pemain tersebut.
Komunikasi antara kedua klub mengenai potensi transfer Barcola dikabarkan sudah mulai terjalin. Selain Liverpool, Arsenal dan Bayern Munchen juga memantau situasi Barcola. Sementara itu, Chelsea disebut telah ditolak oleh pemain asal Prancis tersebut. Pakar transfer Fabrizio Romano juga mengungkapkan bahwa Liverpool menjadi klub yang menunjukkan minat paling konkret terhadap Barcola.
Liverpool memang sedang mencari pemain sayap baru menyusul kepergian Mohamed Salah yang kontraknya berakhir pada musim panas lalu. Manajer baru Liverpool, Andoni Iraola, secara terbuka menyatakan keinginannya untuk mendatangkan pemain sayap baru sebelum musim perdananya di Anfield.
Tantangan Harga Transfer
Meskipun Barcola memprioritaskan Liverpool, masalah utama bagi klub adalah harga transfer yang dipatok PSG. Klub asal Paris itu tidak bersedia menjual Barcola dengan harga murah, mengingat kontraknya masih tersisa dua tahun lagi. Liverpool setidaknya harus mengeluarkan uang sebesar 145 juta paun, atau sekitar Rp 3,4 triliun, untuk mendapatkan Barcola.
PSG mematok harga tinggi untuk Barcola dengan berkaca pada transfer Morgan Rogers dan Elliot Anderson. Namun, Liverpool meyakini bahwa PSG masih bisa dinegosiasikan terkait harga Barcola. Klub harus bergerak cepat karena bursa transfer akan ditutup dalam waktu kurang dari 40 hari.
Pernyataan Iraola mengenai kebutuhan akan pemain sayap baru juga mengindikasikan bahwa posisi Federico Chiesa di skuad The Reds masih belum aman. Chiesa, yang telah menghabiskan dua musim terakhir di Merseyside setelah diboyong dari Juventus pada musim panas 2024 dengan nilai transfer sekitar 15 juta euro (setara Rp262 miliar), menghadapi tantangan berat untuk membuktikan kapasitasnya dan merebut kepercayaan Iraola.
Pada musim perdananya di era Arne Slot (2024-2025), Chiesa hanya mencatatkan enam penampilan di Premier League, dengan lima di antaranya sebagai pemain pengganti. Meskipun kesempatan bermainnya sempat membaik pada musim 2025-2026 dengan 26 penampilan di Premier League, menyumbang dua gol dan satu assist, kontribusi tersebut belum cukup untuk mengunci posisi sebagai pilihan utama di lini depan.
Dalam sesi konferensi pers pra-musim, Iraola menegaskan kebutuhan timnya akan penyerang sayap baru. Ia menyatakan, “Ada situasi jelas yang kami tahu di mana kami harus mendatangkan pemain baru. Winger, misalnya, kami benar-benar perlu merekrut seorang winger.” Iraola juga menjelaskan bahwa pergerakan Liverpool di bursa transfer akan mempertimbangkan banyak faktor, termasuk ketersediaan pemain dan kondisi finansial klub.
Manajer tersebut menambahkan, “Namun, ada situasi lain di mana kami harus menganalisis apa yang ditawarkan pasar, berapa biayanya, dan bagaimana kami memandang pemain yang kami miliki saat ini. Kami memiliki beberapa posisi riskan dengan pemain cedera yang kami percayai, tetapi situasinya belum ideal. Jadi, semua akan bergantung pada banyak hal.” Ini menunjukkan bahwa Liverpool sedang dalam proses evaluasi menyeluruh untuk memperkuat skuad mereka sebelum bursa transfer ditutup.
Source: sport.detik.com










