wartawarganews

Latest News, Stories and Updates from Citizens

AFC kecewa atas rencana FIFA jual saham Piala Dunia

AFC Kecewa soal Wacana FIFA Jual Piala Dunia

Kekecewaan Konfederasi Sepak Bola Asia

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyatakan kekecewaannya terhadap rencana FIFA untuk menjual saham Piala Dunia. Kekecewaan ini muncul karena AFC merasa tidak dilibatkan dalam pembahasan usulan tersebut. Mereka mempertanyakan transparansi proses yang mengemuka ke publik sebelum keluarga besar AFC memiliki kesempatan untuk menelaah dan mendiskusikannya melalui saluran tata kelola yang tepat.

AFC mengakui pentingnya pendekatan inovatif untuk memperkuat masa depan sepak bola global. Namun, inisiatif berskala besar seperti ini, yang berpotensi mengubah masa depan komersial dan keuangan olahraga, seharusnya didasarkan pada prinsip tata kelola yang baik, transparansi, dan konsultasi yang bermakna. Keputusan semacam ini memerlukan keterlibatan komprehensif dengan Konfederasi, Asosiasi Anggota, dan pemangku kepentingan terkait lainnya sebelum proposal diajukan kepada badan pengambil keputusan yang berwenang.

AFC menekankan bahwa semua pemangku kepentingan harus diberikan informasi yang memadai dan waktu yang cukup untuk menilai proposal secara menyeluruh, termasuk implikasi tata kelola, hukum, komersial, dan strategisnya. Proses ini dianggap krusial untuk memastikan bahwa setiap keputusan mencerminkan kepentingan bersama komunitas sepak bola global dan memperkuat kepercayaan terhadap kerangka kerja tata kelola FIFA.

Rencana Penjualan Saham dan Reaksi

FIFA, melalui FIFA Forward Enterprise (FFE), berencana menjual saham Piala Dunia ke sektor privat sebesar 20 persen. Langkah ini diperkirakan dapat menarik investasi senilai 4,2 miliar dolar AS. Sebagai imbalan, Presiden FIFA Gianni Infantino menjanjikan dana berlimpah bagi 211 anggotanya. Setiap anggota FIFA, termasuk Indonesia, berpotensi menerima dana hingga 40 juta dolar AS.

Infantino telah memberikan tenggat waktu kepada setiap federasi untuk memutuskan partisipasi mereka, paling lambat 19 September. Ia menyatakan bahwa sepak bola adalah olahraga paling populer di dunia dan bagian dari permainan telah mengubah popularitas itu menjadi nilai komersial yang luar biasa, yang perlu dilanjutkan untuk mengangkat seluruh permainan.

Rencana ini telah memicu penolakan keras dari berbagai pihak. UEFA, badan sepak bola Eropa, secara terang-terangan mengecam rencana Infantino. Mereka menuding FIFA hendak menjual ‘jiwa’ sepak bola demi uang, karena Piala Dunia dianggap sebagai acara yang seharusnya hanya dikelola oleh FIFA sebagai perwakilan sepak bola dunia. Memberi ruang kepada pihak lain dinilai dapat mengubah esensi olahraga tersebut dari hiburan masyarakat menjadi momen untuk kepentingan komersial semata.

h
h Credit: bola.kompas.com

Infantino sendiri telah membela diri terkait penolakan keras terhadap penawaran penjualan saham Piala Dunia. Ia membagikan video berdurasi lima menit untuk mengklarifikasi status FFE, menekankan bahwa ini adalah penawaran dan bukan kewajiban. Menurut Infantino, ini adalah bagian dari proses demokratis dan konsultasi, serta merupakan peluang. Ia menyatakan bahwa FFE akan menjadi anak perusahaan yang dimiliki dan dikendalikan oleh FIFA jika, dan hanya jika, disetujui oleh mayoritas dari 211 Asosiasi Anggota dan Dewan FIFA.

Tugas FFE, menurut Infantino, adalah untuk memasarkan dan menyelenggarakan semua kompetisi milik FIFA, meliputi sponsor, penyiaran, perizinan, dan proyek baru untuk anggota. Ia juga menekankan bahwa FFE akan memberikan dampak keuangan yang lebih besar kepada seluruh anggota, yang pada akhirnya akan menguntungkan sepak bola negara anggota. Setiap Asosiasi Sepak Bola (FA) akan memiliki opsi untuk mengakses tambahan 20 juta dolar AS melalui Program FIFA Fast Forward, sehingga potensi pendanaan mencapai 40 juta dolar AS per FA. Ini adalah kesempatan unik bagi asosiasi anggota yang memilih untuk berpartisipasi, dengan keputusan yang harus dibuat paling lambat 19 September 2026 agar dana dapat tersedia mulai 1 Januari 2027.

Source: sport.detik.com