“Kemenangan ini menjadi sangat penting karena memperkuat posisi Persib di puncak klasemen,” ungkap seorang sumber yang tidak disebutkan namanya setelah pertandingan. Pertandingan antara Persib Bandung dan Bali United yang berlangsung pada 12 April 2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Persib.
Dalam laga tersebut, Persib Bandung harus bermain dengan 10 pemain setelah Patricio Matricardi menerima kartu merah. Meskipun demikian, tim tuan rumah berhasil mencetak gol pertama melalui Ramon Tanque pada menit ke-29 dan kemudian menggandakan keunggulan dengan gol dari Luciano Guaycochea pada menit ke-55.
Bali United tidak menyerah dan berhasil mencetak gol melalui Teppei Yachida pada menit ke-81, namun Persib kembali menjauh dengan gol ketiga dari Federico Barba pada menit ke-87. Jordy Bruijn mencetak gol untuk Bali United di masa injury time, tetapi tidak cukup untuk mengubah hasil akhir.
Kemenangan ini membuat Persib Bandung kokoh di puncak klasemen dengan 64 poin dan mencatatkan rekor nirkalah dalam 14 pertandingan secara beruntun. Persib terakhir kali kalah pada 14 Desember 2025, dan rekor terbaik mereka adalah tidak terkalahkan dalam 18 laga beruntun pada musim 2024/2025.
Pelatih Bojan Hodak menyatakan, “Ini pertandingan penting bagi kami karena kami mencoba mempertahankan kemenangan seluruh pertandingan di kandang.” Sementara itu, Johnny Jansen menambahkan, “Bagaimana serangan itu adalah cara kami bermain, jadi kami membawa bola kembali, kami berlari di belakang para pemain bertahan.”
Dengan hasil ini, Persib Bandung menunjukkan mental juara yang kuat dan mampu bertahan dalam tekanan, menjadikan mereka tim yang patut diperhitungkan di sisa musim ini. Selanjutnya, perhatian akan tertuju pada pertandingan berikutnya yang akan menentukan langkah mereka dalam mempertahankan posisi puncak klasemen.














