Khvicha Kvaratskhelia, yang dijuluki ‘Kvaradona’, mencetak dua gol dalam kemenangan dramatis PSG atas Bayern Munich pada semifinal leg pertama Liga Champions yang berlangsung di Munich. Pertandingan berakhir dengan skor 5-4 untuk PSG.
Kvaratskhelia menunjukkan performa luar biasa dengan melakukan 38 sentuhan dan melepaskan dua tembakan tepat sasaran. Penampilannya mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik di dunia.
Clarence Seedorf, mantan pemain dan pelatih, menyatakan, “Kvaratskhelia adalah pemain terbaik di dunia dan dia akan terus berkembang.” Hal ini menunjukkan harapan besar terhadap kemampuannya di masa depan.
Kvaratskhelia memulai karirnya di tim junior Dinamo Tbilisi sebelum bergabung dengan FC Rustavi. Ia kemudian pindah ke Lokomotiv Moskow dengan status pinjaman saat berusia 18 tahun. Pada musim panas 2019, ia pindah secara permanen ke Rubin Kazan.
Pada musim panas 2022, Kvaratskhelia bergabung dengan SSC Napoli dengan biaya transfer sebesar 11,5 juta euro. Dalam waktu singkat, ia mendapatkan julukan ‘Kvaradona’ karena penampilannya yang mengesankan di Serie A.
Pada Januari 2025, ia pindah ke PSG dengan biaya transfer mencapai 80 juta euro. Langkah ini menandai perkembangan signifikan dalam karirnya di sepak bola Eropa.
Kvaratskhelia juga memiliki masa lalu yang menarik. Ia meninggalkan Kazan setelah serangan Rusia terhadap Ukraina pada Maret 2022. Kini, ia menjadi bintang utama di PSG dan menjadi sorotan dalam Liga Champions.
Dengan performa seperti ini, banyak pihak berspekulasi tentang masa depannya. Nobel Dzhugueli, mantan pelatihnya, yakin bahwa Kvaratskhelia akan bergabung dengan klub-klub besar seperti Real Madrid atau Bayern Munich.
PSG berencana untuk meningkatkan nilai komersial nama Khvicha Kvaratskhelia. Hal ini menunjukkan potensi besar yang dimiliki pemain muda ini dalam industri sepak bola.












