Galatasaray hampir pasti meraih gelar juara Liga Süper setelah kemenangan telak 3-0 atas Fenerbahçe. Pertandingan berlangsung dalam suasana yang menegangkan di stadion yang dipenuhi pendukung kedua tim.
Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. Victor Osimhen membuka skor untuk Galatasaray, memberikan keunggulan awal. Anderson Talisca memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan, tetapi gagal mengeksekusi tendangan penalti.
Di babak kedua, Baris Alper Yilmaz mencetak gol kedua dari tendangan penalti. Ini terjadi setelah Ederson menerima kartu kuning kedua dan diusir dari lapangan. Keputusan tersebut mengubah arah permainan.
Lucas Torreira menambah keunggulan Galatasaray dengan gol ketiga pada menit ke-15 babak kedua. Gol ini mempertegas dominasi tim tuan rumah dalam pertandingan derby Istanbul ini.
Galatasaray kini unggul tujuh poin di klasemen Liga Süper Turki, menjadikan mereka favorit kuat untuk meraih gelar. Tim ini telah berinvestasi besar-besaran, menghabiskan €70 juta untuk Victor Osimhen.
Fenerbahçe, di sisi lain, menghadapi tantangan berat setelah kekalahan ini. Mereka juga mengajukan banding terkait perlindungan lengan Osimhen, tetapi banding tersebut ditolak dan Osimhen diizinkan untuk bermain.
Kemenangan ini memiliki arti penting bagi Galatasaray, terutama setelah tersingkir dari Piala Turki. Tim kini fokus pada Liga Süper dan berusaha mempertahankan performa mereka hingga akhir musim.
Dengan rivalitas yang mendalam antara Galatasaray dan Fenerbahçe, hasil ini akan dikenang dalam sejarah derby Istanbul. Kemenangan ini juga memperkuat posisi Galatasaray sebagai salah satu tim terkuat di liga.












