“Wasit memberikan tambahan waktu 10 menit yang dimanfaatkan tuan rumah untuk terus menekan pertahanan Persiba,” ujar seorang saksi pertandingan. Pertandingan antara Barito Putera dan Persiba Balikpapan berakhir imbang dengan skor 3-3. Laga ini berlangsung di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, pada tanggal 18 April 2026.
Pertandingan ini merupakan bagian dari pekan ke-25 Grup B/Timur Pegadaian Championship. Barito Putera memasuki laga dengan posisi kedua klasemen, mengoleksi 48 poin sebelum pertandingan. Mereka ingin menambah poin untuk memperkuat peluang lolos ke Liga 1.
Pertandingan dimulai dengan insiden gol bunuh diri oleh Fabiano Beltrame dari Persiba pada menit ke-20. Hal ini membuat Barito Putera unggul lebih awal. Namun, Alexsandro Ferreira menyamakan kedudukan untuk Barito pada menit ke-38.
Sebelum turun minum, Beltrame mencetak gol untuk Barito Putera, membawa mereka memimpin 2-1. Namun, Persiba tidak menyerah. Muhammad Isfandyar Abdillah mencetak gol pada menit ke-46 untuk menyamakan kedudukan kembali.
Takumu Nishihara kemudian membawa Persiba unggul dengan golnya pada menit ke-57. Barito Putera terus berjuang dan akhirnya berhasil mencetak gol penyama kedudukan melalui Renan Alves pada menit ke-10 injury time.
Laga ini diwarnai dengan enam gol dan ketegangan tinggi. Wasit memberikan tambahan waktu yang cukup lama, memungkinkan kedua tim mencoba mencetak gol lagi. Namun, skor akhir tetap bertahan di angka 3-3.
Saat ini, Barito Putera berada di posisi kedua klasemen dengan total 49 poin setelah hasil ini. Sementara itu, Persiba Balikpapan berada di urutan kesembilan dengan hanya 18 poin. Leonard Tupamahu dari Persiba mengatakan, “Kami respek kepada Barito, mereka punya ambisi lolos ke Liga 1, tapi kami juga punya target besar untuk bertahan di Liga 2.”
Pertandingan ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan di Liga 2 saat ini. Baik Barito Putera maupun Persiba Balikpapan masih memiliki banyak hal yang harus diperjuangkan dalam sisa musim ini.











